Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label Valentino Rossi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Valentino Rossi. Tampilkan semua postingan

Rossi: Soal Masa Depan: Antara Ducati, Yamaha, atau ?

5 Agu 2012

California - Valentino Rossi membeberkan rencananya di musim depan. Rossi mengaku saat ini punya tiga opsi, bertahan di Ducati, balik ke Yamaha, atau gabung ke satu tim lain.

Kontrak Rossi dengan Ducati akan habis di akhir musim ini. Dengan serangkaian hasil yang tidak memuaskan semenjak bergabung dengan tim itu awal musim lalu, Rossi kabarnya akan menolak tawaran perpanjangan kontrak.

Santer dikabarkan kalau Rossi akan kembali ke Yamaha, tim yang ia bela pada periode 2004-2010 dan membawanya ke empat gelar juara dunia MotoGP. Rossi pun tidak menampik kemungkinan balik ke Yamaha, kendati ia juga masih mempertimbangkan bertahan di Ducati.

"Aku juga memiliki opsi ketiga, tapi itu bukanlah sebuah tim pabrikan. Aku mempertimbangkan pilihan ini tapi sudah pasti aku ingin bertahan dengan tim pabrikan," katanya dalam wawancara dengan MCN.

Jika pada akhirnya memilih Yamaha, yang memang tengah mencari pebalap menyusul pengumuman Ben Spies untuk mundur di akhir musim, Rossi pun akan kembali menjadi rekan Jorge Lorenzo.

Sudah bukan rahasia kalau hubungan Rossi dan Lorenzo di Yamaha dulu tidaklah terlalu harmonis. Rossi tak menampik, meski mengaku siap menghadapi potensi reuni tersebut.

"Perasaanku sudah banyak berubah karena situasinya pun tak lagi sama. Di masa lalu aku memiliki masalah dengan Jorge, terutama karena aku marah dengan Yamaha. Setelah yang aku lakukan untuk Yamaha, mereka memasangkanku dengan rekan setim yang amat tangguh, jadi aku lebih kesal ke Yamaha dibandingkan kepada dirinya."

"Kini situasinya berbeda dan aku memahami bahwa Yamaha sudah membuat keputusan yang tepat. Ini bukanlah masalah besar," paparnya.

Masih dalam skenario pengandaian, jika Rossi pada akhirnya memilih Yamaha musim depan maka ia akan menjadi pebalap kedua, dengan Lorenzo jadi pebalap utama. Situasi itu amatlah langka dalam karier Rossi sehingga ia pun mengaku menjadikan hal tersebut sebagai salah satu pertimbangan kuat.

"Ini adalah hal penting untuk dipertimbangkan karena di Ducati aku bisa jadi pebalap pertama dan Yamaha sudah punya Lorenzo," lugas Rossi.

detikSport


Rossi: MotoGP Akan Sangat Kehilangan Stoner

19 Mei 2012

Le Mans - Valentino Rossi berkomentar soal keputusan Casey Stoner untuk pensiun akhir musim ini. Menurut Rossi, MotoGP akan sangat merindukan sosok Stoner dan merupakan sebuah kerugian karena kehilangan pebalap handalnya.

Stoner memutuskan gantung helm usai musim 2012 ini berakhir. Alasan utama Stoner adalah ia sudah tidak lagi menemukan gairah serta semangat untuk berkompetisi di balapan motor kelas primer tersebut karena banyaknya perubahan regulasi.

Sebuah keputusan yang mengejutkan mengingat usia Stoner masih 27 tahun dan ia sedang dalam puncak kariernya ketika menjuarai MotoGP untuk kedua kalinya musim lalu. Namun, keputusan itu sudah final dan para fans tak akan bisa melihat aksi rider Australia itu lagi musim depan.

Rossi yang merupakan rival Stoner di musim 2007 dan 2008 menyesalkan keputusan yang diambil oleh pebalap Repsol Honda itu. Menurut Rossi, MotoGP akan sangat kehilangan Stoner yang merupakan salah satu magnet untuk para penggemarnya.

"Aku pikir semuanya akan berdampak negatif untuk MotoGP, karena kami kehilangan juara dunia bertahan dan pemimpin klasemen. Jadi dari sisi pandang teknik, maka balapan akan sangat kehilangan (Stoner)," tukas Rossi seperti dilansir Autosport.

Sport Detik


Harapan Rossi di Le Mans

17 Mei 2012

Valentino Rossi menyambut MotoGP Prancis dengan menyimpan harapan. Dasarnya adalah podium ketiga yang dia dapat di Le Mans tahun lalu.

Finis ketiga di MotoGP Prancis musim 2011 merupakan capaian terbaik Rossi sejak bergabung dengan Ducati. Selain balapan di Le Mans tersebut, dia belum sekalipun menjejak podium bersama Desmosedici.

Fakta tersebut plus perbaikan yang terus didapat membuat Rossi menyimpan harapan bisa meraih hasil lebih baik saat balapan di gelar akhir pekan ini. Target pembalap asal Italia itu adalah finis lebih baik dibanding di Portugal, di mana dia menuntaskan balapan di urutan tujuh.

"Di Prancis, kami mempersiapkan balapan dengan mengerjakan motor seperti di Estoril, dimulai dari set-up dasar di mana kami mulai lebih familiar. Di hari Minggu semoga kami bisa mencapai hasil maksimal dari potensi yang kami miliki," sahut Rossi.

"Le Mans adalah tempat di mana cuaca bisa sangat menantang, terutama pada periode seperti ini. Tapi itu juga merupakan lintasan di mana saya mendapat hasil terbaik bersama Ducati tahun lalu. Kita akan lihat bagaimana jalannya, tapi kami ingin yang lebih baik lagi dibanding di Portugal," lanjut Rossi di Crash.

Dari seri ke seri yang sudah digelar musim ini, penampilan Rossi memang terus membaik. Setelah finis di posisi 10 pada balapan di Qatar, dia berturut-turut finis di urutan sembilan dan tujuh di Spanyol dan Portugal.

sport detik


Ducati Percaya dan Berikan Kebebasan pada Rossi

10 Mei 2012

koclokindoblog, 10 Mei 2012, Estoril - Meski belum juga nyetel dan memperlihatkan hasil yang bagus, Ducati tak kehilangan kepercayaan pada Valentino Rossi dan tim mekaniknya. Ducati justru percaya akan menemukan settingan motor yang pas untuk Rossi.

Sebelum ini, sempat tersiar kabar bahwa Rossi bakal pensiun pada akhir musim ini. Keputusan Rossi pensiun di antaranya dipicu oleh tak kunjung kompetitifnya Ducati. Dan demi menghindari pamornya rusak lantaran selalu terlempar di posisi belakang, menghentikan karier di dunia balap jadi opsi yang dipertimbangkan pembalap 33 tahun itu.

Namun, Rossi langsung membantahnya. Kepada Autosport, ia mengatakan bahwa kabar yang mengatakan dirinya bakal pensiun dari dunia balap pada akhir musim ini tidaklah benar.

Yang menjadi tantangan untuk Rossi dan Ducati kini adalah memperbaiki catatan mereka di lintasan. "Jelas, tantangannya adalah membangun sebuah motor yang disukai Valentino. Karena kami percaya bahwa motor yang disukai Valentino pasti bagus untuk pebalap lainnya juga," ujar chief technical Ducati Filippo Preziosi di Autosport.

"Kami mengikuti arahan yang disarankan Valentino. Tentu saja kami berusaha melakukan yang terbaik, namun saat ini masih belum mampu lebih cepat dari Honda. Tapi, jelas kami akan mengikuti jalan yang diinginkan Valentino," tegasnya.

Preziosi juga menambahkan bahwa ia memberikan kebebasan penuh kepada Jeremy Burgess, kepala tim mekanik Rossi, untuk berkreasi.

Sejak bergabung dengan Ducati di tahun 2011, Rossi tak pernah lagi bisa tampil kompetitif. Di musim tersebut dia malah dipaksa menjalani musim terburuknya dengan tidak sekalipun meraih kemenangan dan duduk di posisi tujuh klasemen akhir.

sport.detik.com


Rossi: Hasil di Estoril Cerminkan Potensi Ducati Saat Ini

7 Mei 2012

koclokindoblog, 7 Mei 2012, Estoril - Valentino Rossi finis ketujuh di MotoGP Portugal. Menurutnya, kemampuan Ducati saat ini memang baru bisa mengantarnya ke sekitar posisi finis itu.

Finis ketujuh di Estoril, Minggu (6/5/2012), menjadi capaian terbaik Rossi musim ini. Dari dua seri sebelumnya, ia cuma finis di posisi 10 dan 9.

"Ini sudah pasti menjadi balapan yang lebih baik dari sebelumnya. Di dalam balapan aku bisa menerapkan performa bagus di sesi latihan bebas karena pada hari Jumat lalu kami memulai dari titik awal yang lebih baik dan aku bisa bersiap dengan cara yang normal," papar Rossi di Autosport.

Rossi kali ini memulai balapan dari posisi 9. Ia kemudian berhasil menuntaskan balapan lebih baik dan finis di peringkat 7. Hasil itu membuat Rossi kini mengoleksi 22 poin untuk duduk di posisi sembilan.

"Kali ini aku lebih cepat dari awal, aku bisa mengambil posisi (untuk naik peringkat) dan secara konstan berada dalam kisaran waktu yang kami harapkan. Sekarang inilah potensi kami."

"Balapan ini juga memberi kami perasaan yang lebih menyenangkan, juga informasi dan optimisme untuk lebih meningkatkan performa di Le Mans," simpul Rossi.

sport.detik.com


Rossi Menuju Balapan ke-200

26 Apr 2012

koclokindoblog, 26 April 2012, Jerez - Valentino Rossi akhir pekan ini akan menorehkan catatan baru dalam kariernya sebagai pebalap papan atas dunia. Di balapan ke-200 The Doctor pun berharap peruntungannya bisa lebih baik demi mengarungi musim ini.

Rossi adalah pebalap ketiga yang mampu mencapai jumlah itu sepanjang sejarah 64 tahun MotoGP digelar. Sebelumnya ada nama Alex Barros dan Loris Capirossi. Tak dipungkiri Rossi adalah rider terbaik yang pernah dengan catatan sembilan kali gelar juara dunia di semua kelas.

Namun, Rossi yang sekarang berbeda dengan yang dulu. Rossi kini seperti sudah kehilangan sentuhannya sejak bergabung dengan Ducati. Musim lalu ia sama sekali tak menjejak podium, sesuatu yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.

Ketika musim yang baru bergulir tiga pekan lalu di sirkuit Losail, Qatar pun ternyata Rossi belum mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Ia hanya menyelesaikan balapan di posisi ke-10.

Setelah jeda tiga pekan,balapan akan kembali bergulir di Jerez akhir pekan ini dan demi mewarnai balapan ke-200 dengan sesuatu yang positif, Rossi pun bertekad meraih hasil terbaik di sini. Apalagi musim lalu ia mengalami insiden dengan Casey Stoner di sirkuit ini.

"Saya selalu menyukai trek di Jerez dan jelas kami harus tampil lebih baik dari saat di Qatar. Di tiga hari terakhir tes di bulan Maret, kami sudah menemukan setup yang pas untuk GP12. Jadi kami punya modal untuk memulai dari trek sebagaimana kami sudah mempersiapkan motor untuk balapan," tutur Rossi di situs resmi MotoGP.

"Akan sangat penting untuk bekerja dengan baik saat sesi latihan Jumat dan Sabtu, fokus pada memperbaiki kinerja motor ini dan mengambil keuntungan dari apa yang sedang kami kerjakan saat ini," pungkasnya.

sport.detik.com


Rossi Masih Bisa Bersaing dengan Stoner dan Lorenzo

14 Apr 2012

koclokindoblog, 14 April 2012, Jakarta - Mantan pebalap MotoGP Loris Capirossi yakin Valentino Rossi masih memiliki kecepatan untuk bersaing dengan Casey Stoner dan Jorge Lorenzo. Syaratnya, Rossi harus mendapatkan motor yang bagus.

Stoner dan Lorenzo mendominasi balapan MotoGP sejak Rossi merengkuh gelar juara terakhirnya pada 2009 lalu.

Sementara itu, kiprah Rossi bersama Ducati jauh dari kata memuaskan. The Doctor baru sekali naik podium dan mengakhiri musim debutnya di urutan tujuh.

Saat berharap motornya menunjukkan peningkatan di musim keduanya bersama Ducati, Rossi memperoleh kekecewaan. Pada balapan pembuka di Qatar, ia terpaut 30 detik dari Lorenzo yang jadi pemenang dan finis di urutan 10.

Di tengah rasa frustrasinya, muncul rumor bahwa Rossi akan berpisah dengan Ducati di akhir musim. Meski begitu, Rossi mengaku masih ingin bertahan setidaknya dua tahun lagi.

Capirossi, yang pensiun dari MotoGP pada akhir musim lalu, yakin kalau kompatriotnya itu belum habis. Permasalahan terletak pada motornya yang tidak kompetitif.

"Menurut pendapat saya, jika Valentino bisa memiliki sebuah motor yang bagus lagi dia bisa bertarung untuk kemenangan dan bersaing dengan Casey (Stoner) dan Jorge (Lorenzo)," ucap Capirossi kepada MCN.

"Tapi sedihnya, Ducati masih belum siap untuk itu. Masalahnya adalah bahwa ketika motor tidak tepat dan Anda harus mengendarai dalam kondisi 100 persen maka itu sulit."

"Saya tidak mengatakan soal motivasi dia sudah hilang tapi kita membicarakan tentang peraih sembilan titel juara dunia yang telah menikmati banyak sekali sukses. Saya pikir ketika dia melihat sebuah peluang maka itu akan menjadi heboh dan dia akan bersaing lagi."

"Tapi ini bukan situasi yang mudah dan itu akan sulit bagi dia. Ducati kini tertinggal tapi olahraga ini butuh Ducati dan Valentino kembali ke jajaran depan," demikian Capirossi.

sport.detik.com


Valentino Rossi : Motor Ducati Sulit Ditunggangi

9 Apr 2012

koclokindoblog, 9 April 2012, Valentino Rossi kecewa dengan motor Ducati Desmosedici GP12 setelah hanya meraih posisi kesepuluh di MotoGP Qatar, Minggu 8 April 2012 (Senin dini hari WIB). The Doctor mengaku tidak bisa menunggangi GP12.

Rossi mengalami kesulitan sepanjang balapan di Sirkuit Losail. Bahkan sembilan kali juara dunia Grand Prix Motor itu kalah cepat dari rekan setimnya, Nicky Hayden, yang menyelesaikan balapan di posisi keenam.

Rossi mengatakan tabrakan di awal balapan dengan rider Pramac Ducati, Hector Barbera, mengganggu balapannya. Namun, pembalap asal Italia itu tidak memungkiri kalau masalah terbesar adalah dengan motor Ducati Desmosedici GP12.

"Saya tidak bisa menunggangi motor ini, saya tidak bisa membuat perubahan. Bahkan saya tidak bisa mengimbangi kecepatan Hayden. Secara teori, dengan ban baru, harusnya tampil lebih cepat. Hayden mampu tampil bagus, tetap saja dia berada di posisi keenam," ujar Rossi seperti yang dilansir Autosport.

Situasi ini membuat Rossi takut MotoGP 2012 akan lebih buruk dari musim lalu baginya. Tahun lalu mantan pembalap Yamaha dan Honda itu hanya menduduki peringkat ketujuh, dengan hanya sekali meraih podium di MotoGP Perancis.

"Mungkin kami akan lebih buruk dari tahun lalu, karena kami mampu meraih posisi ketujuh di Qatar tahun lalu. Apa yang bisa saya katakan? Saya tidak bisa menunggangi motor ini dengan baik, bahkan dibanding dengan rekan setim saya," tegas Rossi.

"Ducati punya masalah. Saya memberi indikasi bagian mana yang harus dibenahi, tapi kami tidak mampu mengatasi masalahnya. Sayangnya saya bukan mekanik, dan saya tidak bisa berbuat apapun," tuntas Rossi.
 
sport.vivanews.com


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.