Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label AC Parma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AC Parma. Tampilkan semua postingan

Gianluigi Buffon

23 Mei 2012

  • Squad No: 1 
  • Position: Goalkeeper
  • Age: 34
  • Birth Date: Jan 28, 1978
  • Birth Place: Carrara, Italy
  • Height: 6' 3'' (1.91m)
  • Weight: 83 kg 



Long regarded as the finest goalkeeper in the world, Buffon became the most expensive shot-stopper in history when he joined Juventus for £32.6 million in 2001. Since that record-breaking move the Italian has proved his considerable worth for both club and country, culminating in World Cup triumph in 2006.
After winning the 2001-02 and 2002-03 Scudetti in Turin, Buffon stayed loyal to Juventus after they were demoted to Serie B in the Italian match-fixing scandal and he was rewarded with an instant return to the top fight, which inspired the big keeper to sign an extension to his contract until 2012.
Buffon has won everything in the Italian game and was a major part of the Italy side that won the World Cup - enjoying a 453-minute scoreless streak and conceding just two goals (one an own goal and the other a penalty) during the tournament.
His personal accolades include the UEFA award for Most Valuable Player and Best Goalkeeper. He was also named by Pele as one of the top 125 players in the game. The keeper was handed the honour of captaining his nation following Fabio Cannavaro's retirement in 2011.
Strengths: An agile, commanding shot-stopper who is hugely experienced at the highest level.
Weaknesses: Has been caught out a few times from crosses and age is catching with him so his mobility is not what it once was.
Career high: Winning the World Cup in 2006 with Italy.
Career low: Being demoted to Serie B with Juventus following the calciopoli scandal.
Style: Accomplished, commanding, a well respected keeper.
Quotes: "Gigi Buffon is in every way an original. His talent very quickly made him the No.1 with Italy, whilst his personality, which is never banal, is characterised by great bravery both in his statements to the press and as he comes out to smother the ball at the feet of onrushing players." Italian journalist Leo Turrini.
Trivia: Buffon hails from sporting stock as he is a nephew of keeping legend Lorenzo Buffon. His father Adriano was a weight lifter while his mother was a discus thrower.

Youth Carrer:
1991–1995 Parma 

Senior Carrer: 
1995 - 2001 Parma
2001 - ........ Juventus


Giovinco Dibandrol 40 Juta Euro

15 Mei 2012

Parma - Tommaso Ghirardi ( Presiden Parma), menyatakan bahwa Sebastian Giovinco tidak akan dijual dengan harga murah. Untuk mendapatkannya, klub pengincar harus mengeluarkan uang sebesar 40 juta euro (sekitar Rp 473 miliar).

Giovinco, yang kontraknya juga dimiliki Juventus, banyak menarik minat dari klub lain setelah mencetak 15 gol di Seri A musim ini. Ghirardi dengan tegas mengatakan bahwa klub manapun yang hendak memboyongnya harus siap merogoh kocek dalam-dalam.

"Berapa harga Giovinco? Saya bertanya kepada kalian, apakah harganya di bawah Javier Pastore atau Alexis Sanchez?" kata Ghirardi kepada Football Italia.

Pastore meninggalkan Palermo dan menuju Paris Saint-Germain musim panas lalu dengan harga 43 juta euro, sementara Barcelona memboyong Sanchez dengan mahar 26 juta euro - harga yang disinyalir melambung hingga berkisar 37,5 juta euro.

"Kami sendiri tidak ingin menjualnya dan dia dipastikan tidak akan pergi," lanjut Ghirardi. "Giovinco bersikap tenang dengan situasi yang ada sekarang."

"Dia tidak keberatan untuk bertahan, tapi seperti semua pemain, ia memimpikan bermain untuk tim besar. Juventus boleh berbicara dengan kami mengenai situasi ini," pungkasnya.


Soal Masa Depan, Giovinco Punya Beberapa Pilihan

8 Mei 2012

koclokindoblog, 8 Mei 2012, Parma - Ada sejumlah kemungkinan yang terbuka untuk Sebastian Giovinco di masa depan. Ia bisa saja bertahan di Parma, hijrah ke Juventus, atau malah memilih klub lain.

Nama Giovinco acap muncul seiring dengan kian dekatnya bursa transfer musim panas. Tampil apik bersama Parma, masa depannya memang santer dispekulasikan.

Dengan status dimiliki bersama oleh Parma dan Juve, pemain berusia 25 tahun itu disebut-sebut sudah menarik minat Bianconeri, yang diperkuatnya periode 2006–2010, untuk memboyongnya kembali.

Akan tetapi, spekulasi lain menduga kalau Giovinco akan bertahan di Parma, setidaknya untuk semusim lagi, guna terus mengasah kemampuan sebelum menentukan masa depan.

"Jika Parma memutuskan untuk mempertahankannya maka mereka bisa membangun tim berkualitas di sekelilingnya," kata Andrea D'Amico selaku perwakilan Giovinco, kepada Sport Italia yang dikutip Football Italia.

"Juga ada kemungkinan Parma bisa memutuskan untuk membeli sisa kepemilikannya dari Juventus, dengan sebuah tim bagus sudah dipersiapkan, lalu membelinya. Opsi lain adalah Juventus membawanya pulang," lanjutnya.

Selain kemungkinan tersebut, bukan tak mungkin pula akan ada klub lain yang mendekati Parma dan Juve, lalu membeli status kepemilikan Giovinco dari kedua klub tersebut.

"Saya bisa mengonfirmasi kalau klub-klub asing sudah menanyakan tentang dirinya kepada saya. Barcelona telah memantaunya selama beberapa tahun."

"Akan tetapi, penting bahwa ia bisa memilih proyek yang akan cocok dengan karakteristiknya. Kami mesti menunggu dan melihat situasi karena minat terhadapnya sangat besar," lugas D'Amico.
 
sport.detik.com


Diminati Banyak Klub, Giovinco Belum Tentukan Masa Depan

5 Mei 2012

koclokindoblog, 5 Mei 2012, Parma - Performa ciamik Sebastian Giovinco bersama Parma membuat banyak klub tergoda untuk merekrutnya. Walaupun begitu dia masih belum tahu akan bermain di mana musim depan.

Giovinco menjadi pemain kunci bagi Gialloblu dalam mengarungi Liga Italia musim ini. Sampai pekan ke-34 pemain berjuluk 'Semut Atom' itu mengemas total 14 gol.

Berkat produktivitas golnya itu Barcelona dan Wolfsburg dikabarkan berminat untuk memboyongnya dari Stadio Ennio Tardini. Juventus, klub yang memiliki separuh hak kepemilikihan Giovinco, juga berhasrat untuk memilikinya kembali seutuhnya.

Sementara Parma pasti akan berusaha sekuat tenaga untuk menahan pemain andalannya itu agar tidak hengkang.

Giovinco yang melihat banyaknya spekulasi terkait masa depannya, mengaku belum membuat keputusan. Saat ini pemain 25 tahun itu hanya ingin menikmati dua laga sisa musim ini bersama Parma.

"Itu (keputusan untuk pindah klub) tergantung dengan banyak situasi," jelas Giovinco kepada Football Italia.

"Kami harus menunggu. Untuk saat ini saya hanya ingin menikmati dua laga terakhir musim ini lalu kami akan melihat apa yang akan terjadi," tambahnya.

 sport.detik.com


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.