News Update :

Adu Mulut Fergie dan Mancini

1 Mei 2012

koclokindoblog, 1 Mei 2012, Manchester - Selain satu gol dari Vincent Kompany, hal lain yang menarik dari laga Manchester City vs Manchester United adalah perselisihan antara Roberto Mancini dan Alex Ferguson di tengah babak kedua. Ada apa di antara mereka?

Adalah momen pelanggaran yang dilakukan Nigel De Jong terhadap Danny Welbeck yang memicu pecahnya ketegangan antara Fergie dan Mancio. Ketika itu, tekel keras De Jong berujung keluarnya kartu kuning dari kantong wasit.

Insiden tersebut secara spontan membuat Fergie dan Mancini bereaksi di pinggir lapangan. Entah siapa yang memulai lebih dulu, kedua manajer itu kemudian terlihat melakukan adu mulut dan berusaha saling mendekati. Kontak fisik antara keduanya tak sampai terjadi karena ofisial pertandingan dengan sigap menahan tubuh keduanya.

Dalam pernyataannya usai pertandingan, Fergie menuduh Mancini berusaha mempengaruhi wasit dengan semua protes yang dia lakukan

"Dia (Mancini) terus merengek pada wasit sepanjang pertandingan, ofisial keempat dan hakim garis (juga). Saat saya berada di sana, dia kembali melakukannya," sahut Fergie di Soccernet.

"Beberapa pekan lalu dia mengeluhkan wasit, dia jelas tidak protes malam ini, itu bisa dipastikan," lanjut Fergie.

Fergie sempat terlihat membuka-tutup telapak tangannya yang terangkat untuk membentuk gerakan yang menyindir Mancini karena terlalu banyak bicara. Kejadian tersebut dibalas Mancini dengan bahasa tubuh yang sama.

Terkait insiden itu, Mancini memilih untuk tidak memperpanjang perselisihan dengan Fergie. "Saya tidak ingat. Saya katakan pada ofisial keempat kami yang harusnya dapat pelanggaran, bukan buat mereka," sahut Mancini, yang berhasil mengantar anak didiknya menang tipis 1-0.

sport.detik.com


Share this Article on :
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.