Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label sepakbola indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepakbola indonesia. Tampilkan semua postingan

Indonesia Menang Lawan Timor Leste 1:0

14 Nov 2012



Timnas Indonesia menumbangkan tamunya Timor Leste 1:0 dalam laga persahabatan menghadapi AFF dalam waktu dekat ini. Gol di ciptakan oleh Bambang Pamungkas setelah mendapat umpan cantik dari rekanya Van Baukering, pemain Naturalisasi asal belanda.
jalanya pertandingan:Shot on goal pertama didapat Timor Leste pada menit 12. Leandro melepaskan tembakan keras yang masih bisa diblok oleh Endra Prasetya.

Indonesia kemudian balas mengancam lewat aksi Bepe. Tetapi tendangan kerasnya dari depan kotak penalti masih bisa dihentikan kiper Emerson.

Ellie Aiboy ganti mencatatkan peluang buat Indonesia melalui sebuah serangan di menit ke-32. Umpan lambung Novan Setya Sasongko berhasil disundul Ellie di depan gawang Timor Leste, tapi masih lemah.

Lima menit sebelum turun minum, kiper Endra kembali diuji melalui shot on goal kedua dari Timor Leste. Bola bisa ditangkap, kedudukan 0-0 pada prosesnya menyudahi babak pertama.

Indonesia langsung menekan di awal babak kedua. Sebuah umpan silang dari sisi kanan pada menit 47 mengarah ke Bepe yang tidak terkawal di depan gawang. Ia mengontrol bola dengan baik lalu menyepaknya, meski masih bisa diamankan kiper.

Peluang Indonesia berikutnya kembali dibuat Bepe, tiga menit berselang dari kans sebelumnya. Kali ini ia melakukan diving header dan mengirim bola melaju deras, meski arahnya masih menyamping dari sasaran.

Peluang berikutnya dari Indonesia hadir pada menit 57. Diawali dari serangan cepat, bola dioper Elie ke Okto di sayap kiri. Setelah itu Okto melepaskan umpan silang yang disambut Vendry Mofu dengan tandukan. Bola masih melayang di atas mistar.

Dua menit berselang, giliran Irfan melepaskan tendangan keras ke arah gawang usai memanfaatkan bola liar. Tapi bola masih bisa dibendung kiper.

Indonesia memimpin pada menit 67. Di kotak penalti, Jhonny Van Beukering, yang masuk menggantikan Elie pada menit 58, melepaskan umpan menyusur tanah ke arah tiang jauh. Kiper gagal menghalau dan Bepe sukses menyambar bola.


Inilah susunan pemain dari masing-masing Tim:
 Indonesia: Endra Prasetya, Nopendi, Wahyu Wijiastanto, Hamdi Ramdan, Novan, Elie Aiboy (C), Vendry Mofu, Tony Cusell, Oktovianus, Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas
Cadangan: Wahyu Tri, Valentino, Arthur Irawan, Taufiq, Cornelius Gedy, Andik Vermansyah, Samsul Arif, Rahmat, Van Beukering
Timor Leste: Emerson; Raul Diaz, Ramon, Wellinto Rocha, Raimundo; Paulo Ribeiro, Jesse Fernando, Adelino, Jose Vide, Nicolau; Leandro
Cadangan: Oligario, Jose Carlos, Ramos Saozinho, Joao Paulo, Marcos Morais, Jose Martins


Pemain Naturalisasi Makin Padu

10 Nov 2012



Pada latihan Training Centre (TC), Timnas Sabtu (10/11), Andik Vermansyah dkk berlatih dengan menggelar simulasi pertandingan 11 melawan 11 dan menggunakan waktu normal, 2x45 menit.


Timnas dibagi ke dalam dua tim. Tim A menggunakan kostum merah-putih, sedangkan Tim B menggunakan kostum putih-hijau. Tim A ditangani oleh Nil Maizar, sedangkan Tim B ditangani oleh Fabio.

Kedua tim menampilkan permainan terbaiknya sejak menit-menit pertama. Pada babak pertama, skor berakhir imbang, 1-1. Johnny Van Beukering dan Bambang Pamungkas menjadi pencetak gol di babak pertama.

Pada babak kedua, para pemain dirotasi dan dikombinasikan ulang. Trio naturalisasi asal Belanda yang awalnya bermain bersama Tim B, ikut dirotasi. Johnny Van Beukering dan Tonnie Cusell diplot di Tim A, sedangkan Raphael Guilermo tetap berada di Tim B. Termasuk, Bambang Pamungkas pun juga dirotasi ke Tim B.

Pemain asal klub Espanyol B, Arthur Irawan terlihat belum menyatu dan sepanjang pertandingan performanya masih belum terlihat maksimal.

Memasuki babak kedua, Bambang Pamungkas kembali mencetak gol untuk Tim B. Tidak lama berselang, dibalas dengan gol dari Vendry Mofu yang memperkuat Tim A.

"Secara keseluruhan, Tonnie Cusell, Raphael Guilermo, Johnny Van Beukering, dan Arthur Irawan, memiliki kualitas yang cukup baik. Keempatnya patut diperhitungkan untuk masuk ke dalam skuad utama," ujar Nil Maizar uai laga.

"Mereka juga memiliki strategi secara cepat dan bermain dengan karakter masing-masing. Sehingga, kita memiliki banyak pilihan pemain," sambungnya.

Nil kembali mengatakan, bahwa keempat masih membutuhkan waktu adaptasi dengan tim dan suhu udara di Jakarta.

"Dampaknya, Arthur tidak bermain dengan maksimal. Hal sama juga terjadi pada Johnny, yang mengeluh dengan udara panas. Ke depannya, saya berharap mereka dapat menyesuaikan diri dan memberikan seluruh kemampuannya," pungkasnya

bola.net

Dikalahkan Valencia, Nil Tetap Bangga dengan Para Pemain

5 Agu 2012

Jakarta - Pelatih timnas Indonesia, Nil Maizar, tak terlalu kecewa meskipun timnya kalah telak dari Valencia. Menurut Nil, dengan segala kondisi yang ada, para pemainnya sudah membuatnya bangga.

Timnas--yang menggunakan nama Indonesia Selection dalam laga ini--tak bisa berbuat banyak saat menjajal Valencia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (4/8/2012) malam WIB. Bambang Pamungkas dkk. takluk lima gol tanpa balas.

Nil menilai timnya memang kalah kelas dari Los Che. Selain itu, dalam kondisi puasa, persiapan anak asuhnya juga tak terlalu maksimal.

"Ini pengalaman buat tim nasional. Banyak pelajaran yang kita dapat dari Valencia, baik itu cara bermain, taktik dan strategi, pergerakan pemain, semuanya," ungkap Nil.

"Kalau 0-5 kita rasa wajar karena kualitas mereka yang sangat baik. Tapi, saya salut dengan perjuangan anak-anak. Saya bangga dengan para pemain saya. Meski dalam keadaan puasa, letih, tapi demi 'Merah Putih' mereka tetap bermain," imbuhnya.

"Mudah-mudahan ke depannya kita akan lebih banyak belajar lagi dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal," kata Nil.

Pernyataan senada diungkapkan oleh pemain yang baru saja pensiun dari timnas, Bima Sakti. Bima berharap timnas akan membaik di waktu mendatang.

"Ini pelajaran berharga buat kita. Mudah-mudahan ini menjadi titik awal perkembangan sepakbola kita yang lebih baik ke depan karena timnas bukan hanya untuk ujicoba ini, tapi untuk Piala AFF," ujar Bima.

"Dengan bersatunya pemain-pemain ISL dan IPL, semoga bisa membangun timnas lebih baik lagi ke depan," tuturnya.

detikSport


Indonesia Selection 0 - Valencia 5

Jakarta - Indonesia Selection gagal memetik hasil bagus kala menjamu Valencia dalam laga ujicoba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (4/8/2012). Indonesia Selection takluk 0-5 pada laga tersebut.

Pada pertandingan tersebut, Valencia bahkan mampu mencetak tiga buah gol dalam tempo kurang dari 30 menit. Ketiga gol tersebut dicetak oleh Pablo Piatti, Francisco Alcacer, dan Ricardo Costa.

Gol Piatti tercipta ketika pertandingan baru berjalan empat menit dengan diawali operan satu-dua para pemain Valencia di depan kotak penalti Indonesia. Bola kemudian berada di sisi kiri sebelum dikirim ke depan gawang yang dikawal Wahyu Tri Nugroho. Piatti kemudian dengan tenang menyelesaikannya lewat sepakan kaki kiri.

Alcacer kemudian menggandakan keunggulan tim tamu pada menit ke-12. Ia bebas berdiri di tengah-tengah barisan pertahanan Indonesia, lepas dari jebakan offside, dan menerima umpan terobosan yang dikirimkan kepadanya. Alacacer, yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Wahyu, mudah saja menceploskan bola ke dalam gawang.

Gawang Indonesia kemudian bobol lagi di menit ke-25. Kali ini, umpan lambung dari sisi kanan diterima dengan sundulan oleh Ricardo Costa yang tak terkawal di dalam kotak penalti. Gol tersebut menjadi gol terakhir di babak pertama.

Indonesia sebenarnya sempat mendapatkan peluang bagus melalui Patrich Wanggai di awal-awal babak pertama. Namun, tendangan pemain bernomor punggung 27 itu masih bisa ditangkap oleh Diego Alves.

Di babak kedua, Valencia menambah dua gol lagi. Satu dari Alcacer--gol keduanya dalam laga ini--, sementara yang lainnya dari Pablo Hernandez.

Gol Hernandez tercipta di menit ke-50 setelah dirinya melakukan tusukan dari sayap kiri, dan tak mendapatkan gadangan dari satu pemain pun. Ia kemudian melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti dan Wahyu tak mampu menghalaunya.

Terakhir, Alcacer menyempurnakan kemenangan Valencia setelah menerima umpan silang dari sisi kanan pada menit ke-55. Tendangannya ke arah pojok bawah gawang lagi-lagi tak mampu dibendung Wahyu.

Indonesia menurunkan beberapa pemain senior dalam laga ini, seperti M. Ridwan, Firman Utina, Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, hingga Bima Sakti. Baru di babak kedua, satu per satu beberapa dari pemain-pemain itu diganti--Bima sendiri baru bermain di babak kedua.

Laga ini, seperti disebutkan pelatih Nil Maizar, dimaksudkan sebagai salah satu laga ujicoba jelang perhelatan Piala AFF yang akan berlangsung akhir tahun ini.

detikSport


Artikel Bambang Pamungkas di Situs Resmi Fifa

13 Jun 2012

Jakarta - Bambang Pamungkas sudah menjadi salah satu ikon dalam sejarah sepakbola Indonesia. Situs resmi FIFA hari ini memunculkan artikel tentang penyerang Persija Jakarta itu di situs resminya.

Panggilan akrabnya 'Bepe'. Di akun jejaring sosial Twitter, "pengikut"-nya hampir tiga juta orang. Dalam 83 penampilannya untuk tim nasional Indonesia, ia berhasil mencetak 37 gol. Bepe kecil bercita-cita menjadi guru, bukan pesepakbola seperti sekarang.

Tetapi, nasib adalah kesunyian masing-masing. Lewat sepakbola, ia menjadi mercusuar inspirasi bagi banyak pemuda di negeri yang memiliki 1.128 suku ini. Dia adalah: Bambang Pamungkas.

Berikut adalah petikan wawancaranya dengan FIFA:

"Awalnya tidak pernah terlintas dalam pikiran saya untuk menjadi pemain sepak bola. Mimpi saya adalah menjadi guru."

"Pada ulang tahun saya yang kedelapan ayah memberi saya sepasang sepatu bola, sejak itu saya ingin menjadi pesepakbola."

Kurniawan Dwi Julianto dan Paul Gascoine adalah dua pesepakbola yang menjadi inspirasi bagi Bepe. "Saya bermain sebagai gelandang serang ketika di awal karir dan menurut saya Paul Gascoigne adalah seorang jenius di era itu," ia berpendapat.

Dan untuk Kurniawan DJ, ia berkata, "Hampir semua remaja menganggapnya sebagai idola, termasuk saya. Pada tahun 2000, kami bermain bersama di timnas dan itu mimpi yang menjadi kenyataan."

Karirnya di Liga Indonesia diawali saat dia bergabung dengan Persija Jakarta pada tahun 1999. Musim pertamanya sensasional: ia mencetak 24 gol dalam 30 pertandingan yang membuatnya menjadi topskor liga musim itu. Selain memiliki motivasi tinggi saat itu, Bepe juga bicara perihal teknik.

"Saat itu saya sangat termotivasi untuk membuktikan bahwa saya pantas untuk bersaing dengan semua striker top di Indonesia," katanya. "Di sisi lain, mungkin pemain bertahan saat itu tidak terbiasa dengan gaya bermain saya, jadi mungkin agak sulit untuk bermain melawan saya."

Kemampuan Bepe mencetak gol menarik minat klub asing. Ia lantas menjalani pelatihan bersama dua klub Jerman, Borussia Monchengladbach dan Cologne. Setelah itu klub divisi Belanda ketiga EHD Norad menawarinya kontrak bermain. Bepe setuju. Meski bermain hanya dalam jangka pendek, Bepe mengaku senang dengan pengalaman tersebut.

"Salah satu momen paling penting dalam karir saya adalah ketika saya di Belanda," ujarnya. "Saya belajar banyak tentang bagaimana hidup sebagai pemain sepakbola profesional. Sayangnya, cuaca dingin membuat saya agak sulit untuk beradaptasi. Tapi, karakter saya banyak terbentuk selama di sana."

Ia kembali ke Indonesia dan memenangkan gelar liga dengan Persija Jakarta. Pada tahun 2005, Bepe mendapat tawaran untuk bergabung Selangor FC, salah satu klub papan atas di Liga Malaysia.

Musim pertama, musim luar biasa: Bepe berhasil mencetak 41 gol dalam 43 pertandingan, memenangi treble domestik, tidak pernah megalami cedera, dan tidak mendapat satu pun kartu kuning.

Tahun 2007 ia kembali ke Persija. Tawaran dari klub asing kembali datang kepadanya. Adalah Wellington Phoenix, salah satu klub Selandia Baru yang hendak memakai jasanya pada tahun 2010. Tetapi Bepe menampik pergi.

"Sekali lagi, cuaca dingin di Selandia Baru membuat saya berpikir dua kali, karena akan sulit bagi saya dan keluarga saya tinggal di sana. Mungkin masih akan ada kemungkinan bagi saya untuk bermain di Asia Tenggara."

Debut internasional pemain kelahiran Semarang, 10 Juni 1980 ini dimulai saat usianya masih 18 tahun. Kala itu, lawan yang dihadapinya adalah Lithuania. Ia mengaku, dalam usia semuda itu, tekanan terasa jauh lebih berat.

"Tekanan tersebut sangat berat. Jika saya tak mampu mengontrol diri, bisa jadi saya menjadi besar kepala dan lupa bahwa perjalanan masih sangat panjang."

Untuk urusan gol dan penampilan di tim nasional, Bepe adalah yang terbaik. Tetapi ia mengerti, rekor pribadi tak berarti tanpa trofi. Untuk itu, ia menegaskan bahwa hanya akan pensiun jika telah mendapatkan piala dengan timnas Indonesia.

"Segala rekor saya tak ada artinya jika saya tak meraih trofi," katanya. "Sebuah trofi penting bagi Indonesia dan akan menjadi akhir yang manis sebelum saya pensiun. "

Ketika ditanya apa yang akan dilakukannya sepuluh tahun mendatang, Bepe masih belum memikirkannya, "Mungkin aku akan menjadi pelatih, atau mungkin cukup menghabiskan diri di kamar dengan laptop dan segelas kopi sebagai penulis. Atau menjadi koki! Jamie Oliver adalah koki favorit saya. Gaya memasaknya ekspresif dan inovatif. "

Belum lama ini Bepe berulang tahun ke-32. Dengan usia yang tak lagi muda, Bepe menitip pesan untuk Indonesia yang dicintainya ini:

"Suatu hari bisa jadi kalian semua menggantikan saya, jadi persiapkan diri sebaik mungkin. Jangan pernah berhenti bermimpi."
 
sport detik


PSSI-KPSI Akan Bentuk Kompetisi Baru

9 Jun 2012

Setelah lama berseteru, PSSI dan KPSI akhirnya memutuskan untuk mewujudkan perdamaian. Dengan dimediasi oleh AFC, kedua belah pihak telah sepakat membentuk kompetisi baru.

Acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) perdamaian itu dilakukan oleh PSSI, ISL, dan KPSI di markas AFC di Kuala Lumpur, Kamis (7/6/2012). Kesepakatan ini merupakan buah dari pembicaraan selama dua hari di hadapan Taskforce AFC yang dipimpin oleh Wakil Presiden AFC Pangeran Abdullah Ibni Sultan Ahmad Shah dan anggota Komite Eksekutif FIFA Dato' Worawi Makudi.

Dalam acara ini, hadir juga Sekretaris Jenderal AFC Dato' Alex Soosay, Direktur Asosiasi Anggota dan Pengembangan FIFA Thierry Regenass, Direktur Asosiasi Anggota/Hubungan Internasional dan Pengembangan AFC James Johnson, dan Manajer MAs FIFA Marco Leal. Dari Indonesia, hadir Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, Ketua PSSI versi KLB Ancol La Nyalla Mattalitti, dan CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono.

PSSI dan KPSI telah sepakat untuk bekerja sama dan berkolaborasi demi kepentingan yang lebih besar, yakni kemajuan sepakbola Indonesia. Butir-butir kesepakatan ini adalah:

1. Pembentukan komite gabungan yang nantinya akan membentuk liga profesional yang baru.

2. Komite sebagaimana disebut di nomor 1 akan bekerja sama dengan FIFA dan AFC untuk meninjau kembali statuta serta permasalahan organisasi lain.

3. Empat Anggota Komite Eksekutif PSSI yang dipecat (La Nyalla, Tony Aprilani, Robertho Rouw, dan Erwin Dwi Budiawan) dikembalikan ke posisinya.

4. ISL yang sekarang berjalan akan terus berlangsung secara terpisah, tapi akan di bawah payung PSSI. Sementara KPSI tidak akan mendirikan badan sepakbola sendiri.

"Ini demi kepentingan sepakbola Indonesia dan saya ingin berterima kasih kepada semua pihak dan FIFA yang telah memercayai AFC untuk memimpin misi ini," ujar Pangeran Abdullah.

"Ini adalah awal dari babak baru dalam sepakbola Indonesia dan kesempatan untuk menepikan perbedaan pribadi maupun politis dan mendahulukan kepentingan sepakbola. Ada banyak pekerjaan di depan dan AFC siap membantu Indonesia dalam membentuk liga baru," katanya.

sport detik 


Hasil Laga Persahabatan: Filipina 2 - Indonesia 2

5 Jun 2012

Laga persahabatan antara Filipina vs Indonesia yang digelar di Rizal Memorial Stadium, Manila, Selasa 5 Juni 2012 malam, berakhir imbang 2-2.

Dua gol Indonesia dicetak oleh Patrcih Wanggai dan Irfan Bachdim. Sementara gol Filipina dihasilkan oleh Younghusband bersaudara, James dan Phil.

Dalam laga ini, pelatih Nil Maizar menurunkan susunan pemain terbaik yang dimilikinya. Di lini depan, Nil Maizar menurunkan duet Irfan Bachdim dan Patrich Wanggai. Ia didukung oleh Oktovianus Maniani yang ditempatkan sebagai gelandang sayap. Sementara di bawah mistar gawang, Nil Maizar menurunkan Markus Horison.

Indonesia unggul terlebih dahulu 2-1 lewat gol yang dicetak oleh Patrich Wanggai di menit ke-58. Gol Wanggai tercipta setelah ia berhasil memanfaatkan umpan dari Okto Maniani, yang melakukan tusukan dari sisi kiri pertahanan Filipina. Okto mengirim umpan lambung yang disambut dengan sundulan oleh Wanggai. Indonesia pun unggul 1-0.

Senit kemudian Filipina membalas lewat gol yang dicetak oleh James Younghusband. Gol Filipina itu berawal dari kesalahan pemain belakang Indonesia dalam membuang bola. Younghusband mampu mencuri bola, dan dengan tenang menaklukkan kiper Markus Horison, sekaligus mengubah skor menjadi 1-1.

Tiga menit kemudian Indonesia kembali unggul 2-1. Kali ini lewat gol yang dicetak Irfan Bachdim. Lewat sebuah skema serangan balik cepat, Irfan Bachdim berhasil menusuk pertahanan Filipina, dan menaklukkan penjaga gawang lawan, sekaligus mengubah skor menjadi 2-1.

Menjelang akhir pertandingan, Filipina berhasil menyamakan skor menjadi 2-2. Gol penyama dari Filipina lahir dari tendangan Phil Younghusband di menit ke 84, setelah menerima umpan tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan Indonesia. Hingga akhir pertandingan, skor tetap tidak berubah 2-2.


Hasil ISL: Persipura 5 - PSMS 0

3 Jun 2012

Jayapura - Setelah menuai hasil kurang memuaskan dalam sejumlah turnya, skuad 'Mutiara Hitam' kembali menampilkan performa bagus. Menghadapi PSMS Medan, Persipura menang 5-0.

Pada pertandingan yang berlangsung Minggu (3/56/2012) sore di Stadion Mandala Jayapura, Persipura tampil tanpa diperkuat dua pilar andalannya, Gerald Pangkali serta gelandang lincah Zah Rahan Kranggar.

Namun, Persipura justru tampil trengginas dengan aksi operan satu-dua yang beberapa kali membuat kiper Edi Kurnia jatuh bangun untuk mengamankan bola. Keran gol Persipura dibuka dengan diawali aksi brilian David Laly yang mampu mengecoh kiper Edi Kurnia di menit ke-17. Sembilan menit berselang giliran Yustinus Pae mengecoh kiper Edi Kurnia setelah menerima umpan matang dari Lukas Mandowen.

Sementara gol ketiga Persipura tercipta melalui aksi bek Bio Paulin Piere setelah melepaskan tendangan mendatar lemah yang lagi-lagi tak bisa diantisipasi Edi, lantasan sang kiper karena telah keluar dari "sarangnya". Skor 3-0 untuk keunggulan sementara Persipura bertahan hingga turun minum.

Dua gol tambahan tuan rumah dihasilkan melalui aksi solo-run Ian Louis Kabes di menit 71, serta striker mungil Lukas Mandowen yang terima umpan dari Imanuel Wanggai empat menit berselang.

Hasil ini membawa Persipura terus menempel pemuncak klasemen Sriwijaya dengan nilai 55 dari 28 laga yang sudah dijalani. Sementara PSMS masih tertahan di urutan 14 klasemen sementara dengan nilai 30 dari 28 laga.
 
sport detik


Hasil IPL: Arema 2 - Persiraja 1

Malang - Arema Indonesia memetik poin penuh kala bertanding di hadapan pendukung sendiri. Bertanding di Stadion Gajayana, Minggu (3/6/2012), sore WIB, Arema menang 2-1 atas Persiraja Banda Aceh.

Meski bermain di kandang lawan, Persiraja langsung memperagakan permainan menyerang sejak menit pertama. Namun, kedisiplinan lini belakang Arema mampu membendung serangan mereka.

'Singo Edan' lantas balik menyerang. Namun, penyelesaian akhir kurang yang kurang bagus menjadi membuat Arema sulit untuk menciptakan gol.

Kebuntuan Arema baru pecah pada menit 16, ketika umpan dari Ahmad Amiruddin berhasil diselesaikan dengan baik T.A. Musafry. Tak lama setelahnya, Arema mencetak gol lagi, kali ini lewat kaptennya, Legimin Raharjo. Namun, gol itu dianulir. Wasit memutuskan Legimin berada dalam posisi offside.

Amiruddin akhirnya menggandakan kemenangan bagi Arema di menit 25. Gol itu tercipta dari tendangan bebas Roman Chmelo, yang kemudian diselesaikan dengan baik oleh Amiruddin, kedudukan menjadi 2-0.

Arema terus menekan. Peluang emas tercipta di menit 30, namun sepakan keras Barisic masih melambung diatas mistar gawang Persiraja.

Asyik menyerang, tuan rumah justru kebobolan di menit ke 39 lewat sundulan Arief Kurniawan yang gagal diantisipasi Dennis Romanovs, skor berubah menjadi 2-1 sampai babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Persiraja tetap bermain menyerang. Meski memiliki sejumlah peluang, Persiraja gagal menambah gol lantaran penyelesaian akhir yang kurang baik.

Di menit 87, Persiraja punya peluang melalui Defri Rizki. Namun, tendangannya terlalu mudah untuk diantisipasi kiper Dennis Romanovs. Hingga pertandingan usai, skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Arema.

Usai pertandingan, Asisten Pelatih Persiraja, Saifulah Abdullah, mengatakan bahwa tuan rumah bermain maksimal sehingga dengan mudah menerobos pertahanan timnya. "Di babak kedua kita sudah bangkit, tapi masih gagal menambah gol," terangnya.

Sementara Pelatih Arema Dejan Antonic bersyukur anak asuhnya unggul meski dalam berada dalam kondisi tertekan. "Bagus anak-anak bisa belajar cepat untuk menyerang meski dalam masa under-pressure," ujarnya.
 
sport detik


Hasil ISL: Persisam 4 - Gresik United 0

29 Mei 2012

Samarinda - Persisam Samarinda berhasil meraih 3 poin setelah menghajar tamunya Gresik United dengan skor 4-0, Selasa 29 Mei 2012. Keempat gol tersebut semuanya dicetak oleh Cristian Gonzales.

Penyerang bernama alias 'El Loco' itu menciptakan gol-golnya di Stadion Segiri, Samarinda, itu di menit 59, 63, 87, dan 90.

Persisam yang dilatih Misha Radovic bernisiatif menyerang sedari awal laga. Arifki Eka Putra membuka peluang saat laga berjalan tiga menit. Tendangan kerasnya masih melenceng di atas mistar gawang Gresik yang dikawal Ade Mochtar.

Tim tamu yang mengandalkan trio penyerang Gaston Castano, Rahmat M Riva'I dan Marwan Sayedeh, berupaya mengimbangi permainan menyerang tuan rumah. Lini belakang Persisam yang dikawal M. Roby bermain disiplin.

Marwan Sayedeh balik menebar ancaman di menit 27. Tendangan kerasnya menyasar pojok kanan atas gawang Persisam. Kiper Agung Prasetyo sukses memblok tendangan Marwan.

Persisam memperoleh tiga peluang lagi melalui Eka Ramdhani dan Jerry Boima Karpeh, tapi tidak satu pun berbuah gol. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, penyerang Persisam Kim Dong Chan yang masuk menggantikan Karpeh langsung menebar ancaman. Namun tendangannya masih mampu diantisipasi kiper Ade Mochtar.

Gonzales akhirnya memecah kebuntuan. Sundulan kepalanya di menit 59, usai menerima umpan Arifki Eka Putra di sektor pertahanan lawan, mengoyak gawang Gresik United.

El Loco mulai unjuk gigi. Hanya berselang empat menit kemudian ia kembali menjebol gawang lawan, memanfaatkan kelengahan barisan belakang Gresik United.

Gol ketiga Gonzales ia buat menjelang akhir babak kedua, meneruskan umpan Lopicic. Di injury time penyerang Indonesia kelahiran Uruguay itu memastikan kemenangan timnya menjadi 4-0.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.