Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label roberto mancini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label roberto mancini. Tampilkan semua postingan

Mancini Yakin 100% Pemainnya Akan Memberi Gelar

12 Mei 2012

Manchester - Selangkah menuju gelar juara, pemain Mancester City bisa saja tertekan dan membuat kesalahan di laga pamungkas. Skenario tersebut diyakini Roberto Mancini tak akan terjadi.

"Saya mempercayai pemain-pemain saya 100%. Mereka tahu kalau segalanya ada di tangan mereka sendiri," sahut Mancini seperti dikutip dari TheSun.

Pernyataan Mancini ini bisa jadi merupakan bentuk tanggapan atas apa yang diungkapkan Sir Alex Ferguson. Sebelumnya, manajer Manchester United itu berharap kalau Vincent Kompany cs membuat kebodohan di laga terakhir Liga Inggris menghadapi Queens Park Rangers.

City saat ini butuh kemenangan untuk memuluskan langkah menjadi juara. Punya poin yang sama dengan MU, City sementara ini cuma unggul selisih gol atas The Red Devils.

Tekanan pada pemain City dianggap sangat berat karena mereka akan menyudahi penantian 44 tahun untuk kembali merengkuh titel juara Liga Inggris. Namun kematangan mental yang ditunjukkan dalam laga kontra MU dan Newcastle membuat Mancini tak khawatir.

"Mereka bekerja dengan keras dan bertarung di setiap pertandingan sepanjang musim ini. Sekarang mereka punya kesempatan. Di dua pertandingan terakhir menghadapi Manchester United dan Newcastle, mereka tampil tangguh serta punya mental bagus dan saya pikir itu akan sama di hari Minggu."

"Saya paham. Kami sudah tidak memenangi titel selama 44 tahun dan kami berada di kota di mana sepupu kami menang setiap tahun. Itu kondisi yang sulit buat fans kami," tuntas Mancini.
 
sport.detik.com


Adu Mulut Fergie dan Mancini

1 Mei 2012

koclokindoblog, 1 Mei 2012, Manchester - Selain satu gol dari Vincent Kompany, hal lain yang menarik dari laga Manchester City vs Manchester United adalah perselisihan antara Roberto Mancini dan Alex Ferguson di tengah babak kedua. Ada apa di antara mereka?

Adalah momen pelanggaran yang dilakukan Nigel De Jong terhadap Danny Welbeck yang memicu pecahnya ketegangan antara Fergie dan Mancio. Ketika itu, tekel keras De Jong berujung keluarnya kartu kuning dari kantong wasit.

Insiden tersebut secara spontan membuat Fergie dan Mancini bereaksi di pinggir lapangan. Entah siapa yang memulai lebih dulu, kedua manajer itu kemudian terlihat melakukan adu mulut dan berusaha saling mendekati. Kontak fisik antara keduanya tak sampai terjadi karena ofisial pertandingan dengan sigap menahan tubuh keduanya.

Dalam pernyataannya usai pertandingan, Fergie menuduh Mancini berusaha mempengaruhi wasit dengan semua protes yang dia lakukan

"Dia (Mancini) terus merengek pada wasit sepanjang pertandingan, ofisial keempat dan hakim garis (juga). Saat saya berada di sana, dia kembali melakukannya," sahut Fergie di Soccernet.

"Beberapa pekan lalu dia mengeluhkan wasit, dia jelas tidak protes malam ini, itu bisa dipastikan," lanjut Fergie.

Fergie sempat terlihat membuka-tutup telapak tangannya yang terangkat untuk membentuk gerakan yang menyindir Mancini karena terlalu banyak bicara. Kejadian tersebut dibalas Mancini dengan bahasa tubuh yang sama.

Terkait insiden itu, Mancini memilih untuk tidak memperpanjang perselisihan dengan Fergie. "Saya tidak ingat. Saya katakan pada ofisial keempat kami yang harusnya dapat pelanggaran, bukan buat mereka," sahut Mancini, yang berhasil mengantar anak didiknya menang tipis 1-0.

sport.detik.com


Roberto Mancini

27 Apr 2012


First name          : Roberto
Last name          : Mancini
Nationality         : Italy
Date of birth      : 27 November 1964
Age                   : 47
Country of birth : Italy
Place of birth     : Ancona
 

Career (Coach) :

Manchester City December 2009 - ...
Internazionale July 2004 - May 2008
Lazio May 2002 - July 2004
Fiorentina February 2001 - January 2002

Trophies :

Serie A Winner 3x 2007/2008, 2006/2007, 2005/2006
FA Cup Winner 1x 2010/2011
Coppa Italia Winner 4x 2005/2006, 2004/2005, 2003/2004, 2000/2001
Runner-up 1x 2006/2007
Super Cup Winner 2x 2006/2007, 2005/2006
Runner-up 2x 2007/2008, 2001/2002
Community Shield Runner-up 1x 2011/2012

 

 


Mancini: Balotelli Siap Main Lawan MU

12 Apr 2012

koclokindoblog, 12 April 2012, Manchester - Mario Balotelli tak akan benar-benar dapat hukuman berat dari Roberto Mancini. Meski sebelumnya terancam tak akan lagi dimainkan di sisa musim, Mancio malah menyebut sang striker bisa turun di Derby Manchester.

Musim Balotelli bersama City sepertinya akan habis lebih cepat. Pasca laga kontra Arsenal, Mancini menyebut tak akan memainkan strikernya itu lagi. Aksi kontroversial Balotelli dalam laga tersebut menguras habis kesabaran sang manajer.

Tapi apa yang diungkapkan Mancini tersebut tak benar-benar akan terjadi. Pasca memetik kemenangan 4-0 atas Wes Bromwich Albion, pelatih asal Italia itu menyebut Balotelli akan dia mainkan lagi di laga-laga berikutnya.

Pernyataan yang dibuat pasca laga kontra Arsenal disebut Mancini dia utarakan karena menduga pemainnya itu bakal dapat sanksi larangan bertanding yang cukup banyak. Padahal, FA kemudian memutuskan kalau mereka tak akan melakukan penyelidikan atas kejadian Balotelli dengan Alex Song.

Itu artinya Balotelli bisa main saat City menjamu MU di Etihad Stadium.

"Mario siapa?" seloroh Mancini saat ditanya wartawan soal pemain kontroversialnya itu.

"Penting buat Mario hanya dapat hukuman tiga laga - saya pikir itu bisa saja membuatnya absen enam sampai tujuh pertandingan. Ya, untuk pertandingan menghadapi MU dia akan siap," sahut Mancini di Dailymail.
 
sport.detik.com


Siapa Bilang Manchester City Tidak Memetik Kesuksesan?

koclokindoblog, 12 April 2012,
Roberto Mancini berada dalam tekanan menjelang akhir musim, di mana City terancam kehilangan peluang menjadi juara. Namun pelatih Italia masih layak mendapat kesempatan untuk memperbaiki kinerja tim.

Empat minggu lalu, ketika Roberto Mancini menjanjikan bahwa Manchester City "akan menjuarai liga", dia memang penuh optimisme dan yakin bisa membawa klub menjadi jawara dalam kurun 44 tahun terakhir.

Tapi kini keyakinan itu diikuti dengan kata-kata "tahun depan", menyusul menipisnya peluang dirinya memberikan gelar juara bagi City, sekaligus membuat masa depannya di Etihad Stadium abu-abu.

Para pemilik klub kabarnya tengah mempertimbangkan masa depan Mancini, di mana pria Italia wajib melakoni lima laga tersisa dengan hasil meyakinkan agar dirinya bisa memperoleh perpanjangan kontrak.

Kontrak Mancini saat ini diperkirakan mencapai £3.5 juta per tahun ditambah bonus dan akan habis pada musim panas tahun depan. Tak ayal, performa buruk City dalam beberapa laga terakhir mencuatkan pertanyaan seputar masa depan Mancini, di mana pelatih Real Madrid Jose Mourinho kerap disebut-sebut sebagai salah satu pengganti dirinya.

Akan tetapi, para petinggi City, serta pendukung setia klub, agaknya perlu melupakan sejenak kekecewaan kehilangan kepemimpinan di Liga Primer dan terpaut lima angka dari United.

Mengingat empat minggu lalu City unggul dua angka atas United, menurunnya performa tim mendatangkan komentar negatif di kubu Manchester Biru setelah sempat memimpin liga dalam 28 pertandingan.

Tapi, atas dasar apa City berhak menuntut gelar juara setelah lebih dari empat dekade tidak mendapatkannya?

Sinyal perkembangan klub di bawah asuhan Mancini selama dua setengah tahun ini sangat jelas terlihat. Ya, dia memang menghabiskan sekitar £240 juta untuk membangun skuad, tapi tidak perlu memecatnya karena hal itu.

Tahun lalu, Mancini memberikan trofi pertama untuk klub dalam 35 tahun terakhir ketika mereka memenangkan Piala FA, di mana perolehan angka mereka 15 poin lebih banyak dibandingkan total raihan tahun sebelumnya dan agaknya menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah City. Hanya performa luar biasa Manchester United dan ekspektasi terlalu tinggi yang akhirnya menciptakan kesan bahwa City telah gagal musim ini.

Memang, peluang mereka merebut gelar juara kian menipis, tapi mereka tidak perlu panik karena mereka sudah berada di jalur yang benar. Mancini telah menjalankan tugasnya secara memuaskan.

Kini City menjelma menjadi salah satu kekuatan sepakbola Inggris dan Eropa. Peluang mewujudkan gelar juara yang dituntut oleh para pemilik semakin besar di musim mendatang. Membangun tim juara setelah tidak meraih kesuksesan dalam waktu lama tidaklah mudah, dan patut diingat bahwa Chelsea dan Blackburn Rovers juga mengalami hal yang sama sebelum akhirnya meraih gelar juara Liga Primer.

City memang telah menghabiskan banyak uang sejak diambil alih oleh pemilik saat ini pada 2008 lalu, tapi mereka memiliki rencana terperinci, dan mereka tidak perlu membuang semua itu. Mancini telah berkali-kali mengatakan bahwa mereka perlu membangun mental juara di Etihad Stadium.

Mantan pelatih Inter Milan sangat optimistis bahwa City memiliki peluang terbaik memenangkan gelar juara musim depan. “Saya yakin klub ini telah mencapai di tingkat atas,” ujarnya pekan lalu. “Dengan dua atau tiga pemain baru setelah tahun ini, klub akan mulai memenangkan trofi, dan setelah memenangkan trofi, mereka akan meraih dua atau tiga juara setiap tahunnya.”

Perlu dicatat juga bahwa Mancini membuat beberapa kesalahan musim ini terkait persiapan menjelang laga serta keputusannya mengenai pemain-pemain tertentu, terutama Mario Balotelli dan Carlos Tevez. Tapi apa gunanya mengganti seorang pelatih kecuali City bisa mendapatkan sosok yang benar-benar bagus, seperti Mourinho misalnya?

Sudah jelas bahwa City tidak akan menghilang dari perebutan gelar juara, mereka akan kembali meramaikan persaingan di papan atas tahun depan. Mancini akan melihat musim ini sebagai putaran pertama, dan dia layak mendapat kesempatan menjalani putaran kedua.
 
goal.com




Balotelli Tak Akan Dimainkan Lagi di Sisa Musim

9 Apr 2012

koclokindoblog, 9 April 2012, London - Kesabaran manajer Manchester City, Roberto Mancini, kepada Mario Balotelli sepertinya sudah habis. Mancini menegaskan dirinya tak akan lagi memainkan Balotelli pasca tingkah lakunya saat melawan Arsenal.

Musim ini Balotelli sepertinya tak pernah lepas dari kejadian kontroversial baik di dalam maupun luar lapangan. Terakhir sebelum laga kontra Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (8/4/2012) malam WIB, Balotelli terlibat dalam sebuah kecelakan mobil tunggal.

Tapi Balotelli tetap dimainkan sebagai starter di laga itu dan baru 10 menit laga berjalan, Balotelli sudah berbuat ulah. Ia melancarkan tekel yang terhitung berbahaya pada Bacary Sagna.

Tak hanya Sagna, Alex Song pun jadi "sasaran" Balotelli saat kakinya mengenai lutut pemain asal Kamerun. Dua kejadian itu luput dari penglihatan wasit Martin Atkinson.

Namun, di akhir laga sebuah tekel telat Balotelli kepada Sagna membuatnya menerima kartu kuning kedua dan harus keluar lapangan. Ini adalah kartu merah keduanya musim ini, setelah yang pertama saat melawan Liverpool.

Kesabaran Mancini pun habis dan setelah selalu sabar akan kelakuan Balotelli, akhirnya manajer asal Italia mengatakan tak akan memainkan Balotelli lagi di enam pekan tersisa.

"Cukup sudah kesabaran saya. Kami punya enam laga tersisa dan dia tidak akan bermain di enam laga itu," tegas Mancini kepada Sky Sports.

"Saya bisa saja memainkan Mario dan setiap itu pula kami punya risiko mendapat kartu merah, seperti hari ini. Tapi dia bisa juga mencetak gol di menit-menit akhir," sambungnya.

Lebih lanjut Mancini mengaku Balotelli bisa saja diberi kartu merah saat melanggar Sagna di awal pertandingan dan menilai beruntung si pemain Italia itu bisa bertahan lebih lama di lapangan.

"Dari bench saya tidak melihat tekel pertama, tapi saya sudah melihatnya dan Mario pantas mendapat kartu merah di menit ke-10. Tapi butuh hingga menit-menit akhir untuknya diusir keluar lapangan," pungkasnya.

sport.detik.com


Mancini not ready to concede title

7 Apr 2012

koclokindoblog, 21 April 2012,
Manchester City manager Roberto Mancini is confident his side can still claim their first Premier League title.
City could face an eight-point deficit by the end of the weekend, with Sir Alex Ferguson's Manchester United hosting struggling QPR before City face a tough trip to Arsenal.
However Mancini still believes that his team can pip their rivals to the crown, if they do the 'maximum' in their remaining seven games.
"We can't think this now. We should think we can win the title - seven games to the end, with one derby to play at home. I think we can win this title," he said.
"Last year we did 71 points - now we are at 71 with seven games left.
"I think we should do the maximum we can do in seven games and then after we will see."
Sunday's opponents Arsenal were defeated by QPR in their last outing, despite having won their previous seven league matches.
And Mancini hopes Mark Hughes' men can cause another upset when they visit Old Trafford in order to blow the title race wide open again.
"It was a surprise for me, I didn't think this - Arsenal played the last seven games and they won all that they played. QPR probably did a good game," he said.
"Sunday for us will be a difficult game, playing against a top squad like Arsenal.
"But we should play our game, we should play well, not like against Sunderland. If we play better we can do well."
soccerway.com


Mancini: I do not trust Balotelli

31 Mar 2012

koclokindoblog, 31 maret 2012,
Mario Balotelli cannot be trusted in Manchester City's crucial title run-in, admitted manager Roberto Mancini.
The Italian boss, who lost top scorer Sergio Aguero to an Achilles injury this week, is facing a striker crisis with Edin Dzeko only hitting the net twice in his last 17 games while Carlos Tevez is returning to match fitness after a three-month absence in Argentina.
And the burden could be left upon Balotelli, although Mancini is unsure whether the fiery 21-year-old can be trusted in such an important time of the title race.
"I don't trust Mario, but he is like this. I don't think anyone can trust Mario," he said.
"He could easily score two goals tomorrow or in the next game at Arsenal. But we can't trust him."
The 47-year-old, however, has no doubts over the former Inter Milan's ability but questioned his recent form after he took the striker off at half-time in City's home win against Chelsea.
"He is a top player, he can do everything in a game. He can score three goals, but he can also take a red card," Mancini said.
"It's his job, he needs to work, he needs to rest, but he is young. I just hope he can score five or six important goals in the last eight games.
"I was disappointed with his performance against Chelsea, but not against Stoke."
The pair were pictured earlier in the week having a disagreement, but the former Sampdoria man played down the argument.
"I spoke with him during training because I explained some situation on the pitch, this is all," he said.
But there were further problems for Mancini this week when Balotelli returned back to Milan during his two days off.
The Sicily-born star unexpectedly burst into an Inter Milan press conference to greet new boss Andrea Stramaccioni, who has replaced Claudio Ranieri, and promptly left after a matter of seconds.
Mancini, however, hopes that the 20-million-pound star can spend his time more wisely and act maturely.
"I can't take him and put him in his house for two days! Probably the moment will arrive when he understands what he should do when he has two days off," he said.
"I hope for him he grows out of it because he needs to improve in this."

soccerway.com


City battle back to beat Blues

22 Mar 2012

koclokindoblog.blogspot.com, 22 maret 2012, A sublime finish from Samir Nasri five minutes from time saw Manchester City complete a second-half comeback to defeat Chelsea 2-1 at the Etihad Stadium.

Mancini happy with Tevez
Nasri chipped the ball over the onrushing Petr Cech having completed a one-two with substitute Carlos Tevez to win the Premier League encounter and maintain City's title push, after Sergio Aguero had earlier cancelled out Gary Cahill's opener from the penalty spot.
Chelsea were lively for much of the contest but scored slightly against the run of play before Tevez's introduction - to a warm reception from the home crowd - sowed the seeds of a remarkable turnaround that kept Roberto Mancini's side within a point of leaders Manchester United at the top of the table.
Liverpool suffered a shock 3-2 defeat to relegation-threatened Queens Park Rangers despite having held a two-goal lead at Loftus Road.
Second-half strikes from Sebastian Coates and Dirk Kuyt appeared to have given Kenny Dalglish's side the three points, but Mark Hughes' side embarked on a remarkable revival.
Shaun Derry got the first goal in the 77th minute, before Djibril Cisse punished his former club with a finish four minutes from time that looked to have salvaged a point for the relegation-threatened Hoops. Things got even better for the home side shortly afterwards as Jamie Mackie moved onto Luke Young's headed pass deep into injury time to fire a beautiful effort beyond Pepe Reina and send the crowd into raptures.
The result moved QPR out of the relegation zone at the expense of Bolton, while Liverpool remain seventh.
Tottenham Hotspur stumbled once again in the battle for Champions League qualification despite salvaging a 1-1 draw against Stoke City at White Hart Lane.
Cameron Jerome had put the Potters ahead 15 minutes from time, winning a free-kick before finding himself in the right position to turn the ball home past Brad Friedel after Ryan Shawcross had got on the end of the ball into the box.
However, Rafael van der Vaart ensured the home side did not go away empty handed, meeting Gareth Bale's injury time corner to head beyond Asmir Begovic and prevent a home defeat.
That result allowed Arsenal to move up to third after they defeated Everton 1-0 at Goodison Park.
Thomas Vermaelen's goal in the eighth minute of the game proved decisive at Goodison Park, the Belgian rising to head home from Robin van Persie's cross following the breakdown of a corner.
Everton were left frustrated by the officials when Royston Drenthe saw a goal wrongly ruled out for offside, but the result was no less than Arsenal deserved from a game where they created the best openings but were unable to add to their advantage. Everton meanwhile, could manage just a single shot on target during the entire game - Nikica Jelavic's attempt from six yards just after half-time forcing Wojciech Szczesny into action.
soccernet.espn



Roberto Mancini staying positive

20 Mar 2012

 koclokindoblog.blogspot.com, March 20, 2012 - Manchester City manager Roberto Mancini is refusing to panic despite falling four points behind Manchester United in the Premier League title race.
United thrashed Wolves 5-0 at Molineux on Sunday to open up the gap, with City facing a tough meeting with Chelsea at Eastlands on Wednesday as their game in hand.
The bookmakers now make United favourites to lift a 20th league title, and most pundits believe their experience of a pressurised run-in will prove crucial. But Mancini rejects that, despite last week's exit from the Europa League at the hands of Sporting Lisbon.
"We lost top place in the Premier League at Swansea, but this is not the end of the title race as some people are saying," he told the Daily Mirror. "Now it is very important we are very comfortable together as a squad and as a club. We must regroup and find our best form and the fans will play their part against Chelsea.
"There is no need for anyone to panic. Of course, it is better to stay at the top, but now we are behind, it doesn't change our target.
"Now we have to show we are strong physically and ready for the challenge. This is a test for our players. It has been a difficult few days in terms of getting results and some injuries to important players, but we all know football is like this.
"The season is long and what happened recently can happen to any team. Against Sporting Lisbon and Swansea, we missed three or four chances on the counter-attack. This is the problem at the moment and then we have conceded what from our point of view have been stupid goals.
"Every game is difficult and different. We try to play good football and sometimes we can, and sometimes we can't. Football is like this. Sometimes you lose when you deserve to win and sometimes you win when you are not the best team.
"It is an unpredictable season, but we know the season still has a long way to go and that we can still win a trophy."
He added: "We have another ten games to finish this championship and that is a lot of points. That is nearly 25% of the season. The season is long and every week the situation could change.
"We will fight hard, and together, right until the end, to give ourselves the chance to win the title."
By ESPNsoccernet



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.