Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label la liga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label la liga. Tampilkan semua postingan

Ruud Van Nistelrooy Pensiun

14 Mei 2012

Malaga - Para penikmat sepakbola tak akan lagi bisa menikmati aksi Ruud van Nistelrooy mulai musim depan, setelah striker asal Belanda itu memutuskan gantung sepatu di akhir musim ini.

Keputusan itu diambil pesepakbola 36 tahun itu pasca pertandingan Malaga vs Sporting Gijon di akhir musim. Di laga tersebut Malaga menang 1-0 dan berhasil mempertahankan posisinya di empat besar untuk lolos ke babak playoff Liga Champions musim depan.

Namun, itulah persembahan terakhir Van Nistelrooy untuk Malaga dan juga dunia sepakbola yang telah membesarkan namanya. Tak kuasa melawan umur dan cedera yang kerap menderanya, Van Nistelrooy akhirnya pensiun.

"Kemarin adalah laga terakhir saya sebagai pesepakbola profesional. Aku ingin bermain di Liga Champions, tapi ini saatnya aku untuk berhenti. Aku harus sudah mencapai batas kekuatan fisik dan aku tidak bisa bermain di level maksimum lagi. Aku tidak punya waktu yang lebih baik dari saat ini," tutur Van Nistelrooy seperti dilansir Soccernet.

"Aku merasa senang mengambil keputusan ini. Aku ucapkan terima kasih kepada Malaga, staf teknis dan medis untuk setahun yang tak terlupakan ini. Aku bahagia bisa mengoleksi gelar-gelar individu dan tim. Tapi kepuasan terbesarku adalah mampu bisa bermain selama ini," tuntasnya.

Van Nistelrooy yang kelahiran Oss, 1 July 1976, mengawali karier profesionalnya tahun 1993 bersama klub Den Bosch. Empat tahun bermukim di sana, Van Nistelrooy hijrah ke Heerenven selama setahun sebelum akhirnya berseragam PSV Eindhoven musim 1998.

Di PSV Van Nistelrooy mulai mengangkat nama dan ia mencetak 75 gol dari 91 penampilan. Sayang dalam tiga tahun kariernya di sana, pemain yang akrab disapa Ruudtje itu mengalami cedera lutut parah.

Cedera yang menghambat kepindahannya ke Manchester United pada tahun 2000, sebelum akhirnya benar-benar hijrah setahun setelahnya. Di Old Trafford, Van Nistelrooy makin menancapkan kukunya sebagai salah satu predator ganas di dunia.

Total 150 gol dari 219 penampilan bersama The Red Devils ditambah dengan satu gelar Premier League dan Piala FA membuatnya jadi pujaan fans.

Di musim panas 2006 ia pindah ke Real Madrid dan bermain di sana selama empat musim dengan 64 gol dari 96 penampilan, serta menyumbangkan dua titel La Liga. Sempat bermain 1,5 musim di Hamburg lalu musim panas lalu ia memutuskan memperkuat Malaga.

Di level timnas, striker bertinggi badan 188 cm itu tampil sebanyak 70 kali dan menyumbang 35 gol. Dia tampil di Piala Eropa 2004 & 2008 serta Piala Dunia 2006.
sport.detik.com


Madrid Sempurna, Messi Tersubur & 'Tenggelamnya' Villarreal

La Liga musim 2011/2012 sudah rampung dinihari WIB tadi. Hasilnya Real Madrid akhirnya juara lagi, Lionel Messi jadi pemain tersubur dan Villarreal harus menerima kenyataan turun kasta setelah terdegradasi.

Madrid yang mengakhiri musim dengan kemenangan 4-1 atas Real Mallorca semalam membuat gelar juara yang direbut dua pekan sebelumnya terasa lebih sempurna.

Sempurna karena El Real menorehkan 100 poin dari 38 laga, hasil 32 kemenangan, empat hasil imbang dan empat kekalahan. Hasil itu membuat Madrid jadi tim pertama yang menembus 100 poin, melewati raihan 99 poin Barcelona.

Gelar juara ini pun jadi penuntas dahaga Madrid setelah dalam tiga musim sebelumnya selalu berada di bawah bayang-bayang Barcelona. Lalu bagaimana dengan Los Cules sendiri?

Tim asal Catalan itu hanya kebagian gelar El Pichichi yang diraih Messi dengan raihan 50 gol. Sementara El Zamora kembali jatuh ke tangan Victor Valdes setelah "hanya" kebobolan 28 gol selama semusim.

Berakhirnya dominasi Barca juga ditandai dengan kepergian Pep Guardiola yang menyudahi empa tahun masa pengabdiannya. Mulai musim depan El Barca akan dilatih Tito Vilanova.

Nasib kurang beruntung dialami Villarreal yang dalam 5-6 musim terakhir selalu berada di papan atas. Jika musim lalu mereka finis empat besar maka musim ini 'Kapal Selam Kuning' harus rela "tenggelam" ke Segunda Division setelah finis di posisi ke-18.

Kekalahan 0-1 dari Atletico Madrid di partai pamungkas membuat Yellow Submarine mengumpulkan 41 poin, hasil dari sembilan kemenangan, 14 imbang dan 15 kali kalah.

Total dari 380 laga yang dimainkan musim ini, La Liga menghasilkan 1.050 gol dengan rataan 2,76 gol per laga. Madrid jadi tim tersubur dengan 121 gol sementara Racing Santander jadi tim dengan jumlah gol paling minim, yakni 28.

Berikut Rekapan singkat La Liga 2011/2012

Liga Champions
Real Madrid
Barcelona
Valencia
Malaga (Playoff Liga Champions)

Liga Europa
Atletico Madrid
Levante
Athletic Bilbao (Finalis Copa Del Rey - Karena Barca sudah lolos Liga Champions)

Degradasi
Villarreal
Sporting Gijon
Racing Santander

Topskorer
Lionel Messi - 50 gol
Cristiano Ronaldo - 46 gol
Radamel Falcao - 24 gol
Gonzalo HIguain - 22 gol
Karim Benzema - 21 gol

Top Assist
Mesut Oezil - 16
Lionel Messi - 14
Angel Di Maria - 13
Cristiano Ronaldo - 12
Jesus Navas - 12
 
sport.detik.com


Guardiola Menjelang Laga Terakhirnya di La Liga

12 Mei 2012

Barcelona - Malam nanti Josep Guardiola akan menjalani pertandingan terakhirnya bersama Barcelona di Liga Spanyol. Setelah empat tahun dengan gemerlap gelar, Pep menyebut semua adalah proses belajar buatnya.
Lawan terakhir yang akan dihadapi Barcelona di Liga Spanyol musim ini adalah Real Betis. Itu akan menjadi partai perpisahan Pep dengan La Liga Primera, meski dia masih akan menghadapi Athletico Bilbao di final Copa del Rey.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan tersebut, Guardiola mengaku bangga dengan apa yang sudah dia raih selama empat musim di Camp Nou. Tapi di samping prestasi hebat yang didapat, Guardiola menyadari kalau dirinya juga telah membuat banyak kesalahan.

"Saat sebuah musim berakhir, Anda akan menengok ke belakang untuk melihat apakah segalanya berjalan baik atau Anda justru melakukannya dengan jalan yang berbeda. Sejak hari pertama bertugas, saya belajar kalau saya bisa membuat kesalahan," sahut Guardiola seperti diberitakan ESPNStar.

"Saya merasakan banyak penyesalan, tapi errr..itu adalah bagian dari proses belajar. Saya tidak menyesal dengan bagaimana kami melakukan banyak hal, meski saya merasa kalau saya akan merindukan ini," lanjut dia.

Empat tahun membesut Barcelona, Josep Guardiola mempersembahkan 13 trofi juara. Khusus di Liga Spanyol, dia menjalani 151 pertandingan, dengan meraih 116 kemenangan, 24 hasil imbang dan cuma 11 kali kalah.

sport.detik.com


Cetak Empat Gol, Lionel Messi Kukuhkan El Pichichi

6 Mei 2012

koclokindoblog, 6 Mei 2012, Tidak hanya melumat Espanyol, tapi torehan gol Messi juga sukses menembus angka 50 dalam semusim!
Kegagalan Barcelona mempertahankan gelar Primera Liga Spanyol untuk keempat kali secara beruntun serta kepergian Pep Guardiola di akhir musim tidak membuat Azulgrana bermain setengah hati. Hal itu terbukti dalam laga derby Catalan kontra Espanyol di Camp Nou, Sabtu (5/5) malam.

Azulgrana menggulung rival sekotanya itu dengan empat gol tanpa balas. Lionel Messi menjadi satu-satunya pemain yang mencatatkan nama di papan skor, artinya dengan tambahan empat gol La Pula makin kukuh di daftar El Pichichi dengan torehan 50 gol.

Rekor ini memecahkan catatan Cristiano Ronaldo yang musim lalu membukukan 40 gol. Jika ditotal, maka Messi telah mencetak 72 gol di semua musim ini. Catatan ini menjadi kado manis untuk Guardiola yang mendampingi Blaugrana di laga kandang terakhir musim ini.

Barcelona tampil tanpa tekanan di hadapan puluhan ribu pendukungnya di Camp Nou, karena Real Madrid telah memastikan gelar juara La Liga sejak tengah pekan lalu. Tapi, bisa dikatakan ini laga paling emosional musim ini, terutama saat suporter Barca membentangkan spanduk besar yang ditujukan untuk Guardiola.
Messi membuka keran golnya saat mendapat tendangan bebas dari luar kotak penalti. Meski sepakan kerasnya sempat mengenai Raul Baena, tapi bola meluncur ke dalam gawang.

Sementara Blaugrana terus mendominasi laga, Espanyol justru bertahan habis-habisan demi mempertahankan gawang dari gempuran tuan rumah. Sebelum turun minum kiper Espanyol Cristian Alvarez melakukan dua penyelamatan gemilang.

Pertama adalah usaha Seydou Keita, kemudian tendangan bebas Andres Iniesta sukses ditepis sang penjaga gawang.

Barca kembali menekan di babak kedua, dan Adriano diberikan peran lebih menyerang untuk membongkar lini belakang Espanyol. Usaha ini membuahkan hasil di menit 64, di mana Barca mendapat hadiah penalti setelah Cristian Gomez melakukan handball. Messi mengkonversi gol ke-70 di semua kompetisi musim ini, saat tendangannya meluncur ke sisi kanan.

Barca kembali memperbesar keunggulan, lagi-lagi Messi membuat Barcelonista bergemuruh dengan gol ketiganya di laga ini setelah menerima umpan Adriano.

Pesona Messi tidak sampai di situ, di menit 79 Barca kembali mendapat penalti karena Sergio Busquets dijatuhkan di kotak terlarang. Messi langsung menuju pinggir lapangan dan memeluk Guardiola untuk merayakan gol ke-50 di La Liga musim ini.

goal.com



Thiago Alcantara & Daniel Alves Minta Maaf Atas Selebrasi Mereka

30 Apr 2012

koclokindoblog, 30 April 2012, Thiago Alcantara berjanji tidak akan mengulang selebrasi yang provokatif lagi.
Dani Alves dan Thiago Alcantara meminta maaf atas selebrasi gabungan mereka usai gol kelima Barcelona saat mencukur Rayo Vallecano dengan skor 7-0 di Primera Liga Spanyol.

Seperti yang diketahui, usai Thiago mencetak gol kelima pertandingan tersebut, dia dengan Alves melakukan selebrasi dengan berjoget. Bagaimanapun juga, tarian tersebut akhirnya dihentikan oleh kapten klub Carles Puyol.

"Saya ingin meminta maaf kepada fans Rayo yang merasa tersinggung dengan tarian tersebut. Saya tidak pernah bermaksud untuk menyinggung siapapun, saya hanya ingin menikmati momen tersebut," ujar Alves.

"Karena mereka pernah memberitahu saya ketika saya masih kecil, bahwa sepakbola itu untuk dinikmati. Di samping itu, tim telah bekerja dengan luar biasa."

Sementara itu, Thiago juga mengucapkan permintaan maafnya: "Saya minta maaf jika saya menyinggung Rayo saat melakukan selebrasi. Emosi yang ada membuat saya melakukan kesalahan. Itu tidak akan terjadi lagi."

goal.com


Menang 7-0, Barcelona Tunda Pesta Real Madrid

koclokindoblog, 30 April 2012, Jika saja Barcelona malam ini mendulang kekalahan atas Rayo Vallecano maka pasukan Real Madrid siap berpesta. Tapi, kenyataan berkata lain, bukannya kalah, Barca malah tampil gila-gilaan membantai Rayo tujuh gol tanpa balas.

Kemenangan ini membuat jarak anatara Real Madrid dan Barcelona yang beberapa jam sempat menjadi 10 poin kini kembali pendek menjadi tujuh poin. Madrid memimpin dengan 91 poin sementara Barcelona 84 poin. Jarak ini sebenarnya masih cukup jauh, apalagi liga tinggal menyisakan tiga pertandingan lagi.

Kepastian soal juara liga mesti ditunda. Madrid harus memenangi satu laga lagi untuk berpesta. Bisa jadi kemenagannya dicapai minggu depan.

Pesta Tim Catalan dibuka Lionel Messi di menit ke-17. Gol pertama itu berbau offside. Pedro yang sudah berhadap-hadapan dengan kiper saat itu mengoper silang pendek ke Lionel Messi yang dalam tayangan replay tampak offside. Meski pemain Rayo tampak protes wasit mengesahkan gol tersebut.

Gol kedua Barca dicetak di menit ke-26 lewat penetrasi Alxeis Sanchez.

Shancez mendapat terobosan dari Seydou Keita. Ia lalu berlari dan berhasil menerobos dengan kencang pertahanan Rayo. Shanchez yang posisinya agak sulit untuk menembak karena nyaris berada di garis lapangan dekat tiang gawang lalu menembak bolanya mirip crossing. Roberto Correa, pemain Rayo, dengan sladdingnya berusaha menghalau bola. Apes bola hasil adangannya malah masuk ke gawang. Bunuh diri, Roberto Correa malah harus keluar dari lapangan karena cedera. Usai memblok bola itu, Correa membentur tiang gawang. Rayo Vallecano 0, Barcelona 2.

Di menit ke-38, Barca kembali menambah gol dan kedudukan jadi 0-3.

Adalah Seydou Keita yang mencetak gol ketiga tersebut. Keita yang menerima umpan silang dari Lionel Messi. Berhasil menaklukkan kiper Rayo, David Cobeno. Gol ini mirip dengan gol-gol kebanyakan yang dicetak Barca. Umpan terobosan ala tiki-taka.

Babak pertama ditutup dengan tiga gol tanpa balas.

Keperkasaan Barcelona malam ini menghadapi Rayo vallecano tak terbantahkan. Di menit ke 47, barcelona kembali mencetak gol keempat. Pedro dari sisi kiri gawang Pedro menaklukkan David Cobeno. Ia mencetak gol dari jarak dekat. Rayo vallecano 0, Barcelona 4.

Thiago Alcantatara giliran mencetak skor. Kali ini dengan kepalanya di menit ke-77. Pedro mencetak gol keeenam di menit ke 87 lewat assist dari Lionel Messi.

Akhirnya si pembuka pesta menutupnya dengan apik. Lionel Messi mencetak gol terakhir malam itu di menit ke-90.
 
tribunnews.com


Beckham pays tribute to Pep Guardiola

29 Apr 2012

koclokindoblog, 29 April 2012, LA Galaxy midfielder David Beckham has joined the growing band of those praising Barcelona coach Pep Guardiola.

On Friday, Guardiola, 41, revealed he would step down as coach of the La Liga giants.

Guardiola has led Barca to 13 titles in four years and the former Real Madrid man believes the Barca boss should be respected for what he has achieved at Camp Nou.

"Pep is not only a great coach, but also a gentleman," Beckham posted on his official Facebook page.

"I'm a fan of Real Madrid, but I loved the way his team played and he deserves everything he has achieved. I wish him well."

Beckham spent four years with Barcelona's bitter rivals Real before joining LA Galaxy in 2007.
 
soccerway.com


Apa Kata Mereka Soal Guardiola?

28 Apr 2012

koclokindoblog, 28 April 2012, Jakarta - Empat tahun dan 13 titel juara jadi capaian fenomenal Josep Guardiola bersama Barcelona. Dalam usia sangat muda, Pep sudah jadi pelatih yang begitu disegani kolega-koleganya.

Berikut komentar tokoh-tokoh sepakbola dunia soal sosok 41 tahun itu sebagaimana dikutip dari Marca:

Sandro Rosell (Presiden Barcelona): "Saya berharap Pep masih melatih (Barcelona) musim depan"

Carles Puyol: "Saya tidak bisa membayangkan Barcelona tanpa Guardiola."

Javier Mascherano: "Klub mana yang siap ditinggal pelatih paling sukses sepanjang sejarah?"

Lionel Messi: "Barcelona tanpa Guardiola tak akan lagi sama. Akan sangat sulit menemukan pelatih lain yang bisa melakukan apa yang dia lakukan."

Xavi Hernandez: "Kami tidak siap untuk kepergian Guardiola."

Cesc Fabregas: "Dia pelatih terbaik."

Andres Iniesta: "Saya tidak berpikir soal (pelatih) non-Guardiola. Tapi faktanya itulah yang akan terjadi"

Andoni Zubizarreta (mantan kiper Barcelona dan timnas Spanyol): "Guardiola punya nilai-niali yang sangat dekat dengan klub".

Juan Laporta (Presiden Barcelona 2003-2010): "Jika semuanya berada di tangan saya, maka presiden klub selanjutnya adalah Guardiola."

Raul Gonzalez (eks striker Real Madrid): "Sepakbola membutuhkan Pep."

Iker Casillas (kiper Real Madrid dan timnas Spanyol): "Guardiola adalah contoh untuk kita semua."

Juergen Klopp (pelatih Borussia Dortmund dan mantan pemain timnas Jerman): "Guardiola adalah yang terhebat."

Jorge Valdano (mantan pemain dan manajer umum Real Madrid): "Otoriras moral Pep (terhadap Barcelona) melebihi yang dipunya Messi dan Rosell"

Vincente Del Bosque (pelatih timnas Spanyol): "Pada Guardiola, saya suka semua hal yang dia lakukan."

Marcello Lippi (eks pelatih timnas Italia): "Guardiola melatih tim terbaik di dunia."

Luis Figo (mantan pemain Barcelona dan Real Madrid): "Guardiola seperti saudara saya sendiri."
sport.detik.com

Madrid Berhasil Memenangkan duel eL Clasico dan mematahkan Rekor tak terkalahkan Barca di Camp Nou

22 Apr 2012

koclokindoblog, 22 April 2012, Barcelona - Stadion Camp Nou kali ini tidak bertuah untuk Barcelona. Real Madrid yang datang sebagai tim tamu berhasil tampil jadi pemenang, sekaligus mengakhiri rentetan positif tim tuan rumah.

Dalam laga jornada 34 La Liga Primera di Camp Nou, Minggu (22/4/2012) dinihari WIB, Barca menelan kekalahan 1-2 dari Madrid.

Sami Khedira membawa El Real memimpin ketika pertandingan berjalan 17 menit. Alexis Sanchez lantas menghidupkan asa El Barca melalui gol penyama kedudukan di menit ke-69.

Akan tetapi, Cristiano Ronaldo kemudian berhasil memastikan kemenangan untuk 'Si Putih' berkat golnya pada menit 73. Madrid pun berhak pulang dengan tiga poin tambahan berkat kemenangan 2-1.

Hasil tersebut dicatat Reuters sudah mengakhiri laju Barca yang tidak terkalahkan dalam 34 partai kandang di La Liga Primera (31 kemenangan dan 3 hasil imbang). Sebelum ini, tim La Liga terakhir yang bisa mengalahkan Barca di Camp Nou adalah Hercules pada 11 September 2010 lalu.

Selain itu, Madrid turut menyudahi laju Barca yang sebelumnya juga tidak terkalahkan di dalam 54 pertandingan kandang pada laga-laga resminya di seluruh kompetisi.

Mengingat pada tengah pekan Barca juga mengalami kekalahan di Liga Champions, Barca pun kini sudah mencatatkan dua kekalahan beruntun. Infostrada Live menyebut bahwa di era Josep Guardiola ini baru kali ketiga terjadi, dengan yang sebelumnya hadir pada Mei 2009.

sport.detik.com


Xavi: Barcelona Bukan Tim Tak Terkalahkan

21 Apr 2012

koclokindoblog, 21 April 2012, Xavi Hernandez memuji Pep Guardiola sebagai pribadi sempurna.
Xavi Hernandez, gelandang Barcelona, mengatakan La Blaugrana bukan tim tak terkalahkan.

"Tidak. Kami bukan tim tak terkalahkan. Kami pernah kalah sebelumnya," ujar Xavi dalam wawancara dengan L'Equipe.

Barcelona kini bersiap menghadapi Real Madrid dalam laga El Clasico, yang menentukan apakah La Blaugrana masih berpeluang meraih gelar musim ini.
"Cara mengalahkan Barcelona adalah ambil bola dari kaki kami," lanjut Xavi.

Xavi yakin lawan akan kesulitan mengambil bola dari kaki pemain Barcelona jika lapangan kering, dan kondisi pertandingan memadai.

"Namun jika kami bermain di lapangan artifisial, dan bola bergerak lambat, kami akan menghadapi masalah," ujarnya lagi.

Jika bermain di lapangan normal, Barcelona tidak akan kesulitan mencetak gol, siapa pun lawan yang dihadapi.

Xavi memuji Pep Guardiola, yang membuatnya bangga mengenakan kostum Barcelona. Xavi mengatakan; "Saya gila, tapi Pep lebih buruk lagi. Setiap hari yang dipikirkannya hanya taktik."

Guardiola, kata Xavi, mengambil gagasan Johan Cruyff dan mengangkatnya ke level tertinggi. 
 
goal.com


Prediksi El Clasico Barca vs Real madrid

19 Apr 2012

koclokindoblog, 19 April 2012, Akhir pekan ini akan tergelar El Clasico jilid keenam di musim ini, dengan Barcelona sebagai tuan rumahnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
Hasil pertandingan di 5 pertemuan terakhir:
14 Agustus 2011: Real Madrid 2-2 Barcelona (Piala Super)
17 Agustus 2011: Barcelona 3-2 Real Madrid (Piala Super)
10 Desember 2011: Real Madrid 1-3 Barcelona (La Liga)
18 Januari 2012: Real Madrid 1-2 Barcelona (Copa del Rey)
25 Januari 2012: Barcelona 2-2 Real Madrid (Copa del Rey)

Pertandingan ini sangat berpengaruh untuk menaikkan moral melanjutkan perjuangannya di Liga Champions. Soalnya mereka sama-sama kalah di leg pertama babak semifinal. Madrid menyerah 1-2 di kandang Bayern Munich, Barca kalah 0-1 di markas Chelsea.

Kemenangan dalam El Clasico hari Sabtu (21/4/2012) lusa dapat memberi dampak psikologis yang berarti buat mereka untuk melakoni leg kedua di stadion masing-masing.

Dari lima pertemuan mereka di musim ini, dua kali di Piala Super Spanyol, sekali di liga, dua kali di perempatfinal Copa del Rey , Madrid tak pernah menang, bahkan kalah dua kali di Santiago Bernabeu. Barca menang tiga kali.
 
prediksi koclokindoblog, melihat fakta kedua tim yang mempunyai materi hampir sama dari segi skill, tehnik, kecepatan, pertandingan akan berjalan sengit. Tetapi apabila dilihat dari segi psikologis, visi misi setiap pemain, tentunya pasukan Josep Guardiola lebih unggul.
tentunya Xavi Hernandes dkk akan memenangi pertandingan dengan score over 3, dengan selisih skor tipis.



Madrid Hadapi 6 Laga Hidup-Mati di Sisa Musim

12 Apr 2012

koclokindoblog, 12 April 2012, Madrid - Semakin mendekati akhir musim, tekanan yang dihadapi Real Madrid makin membesar. Los Merengues pun bersiap menghadapi enam laga pamungkas dan menganggapnya sebagai pertarungan hidup-mati.

Setelah menang 4-1 atas Atletico, Kamis (12/4/2012) dinihari WIB, Madrid kembali menjauh dari kejaran Barcelona. Dengan koleksi 82 poin dari 32 laga, mereka unggul empat poin atas rival abadinya itu.

Meski begitu, tekanan untuk Madrid niscaya akan terus ada hingga musim benar-benar berakhir. Apalagi, mereka masih dinanti sejumlah laga berat.

Dari enam calon lawan Madrid di sisa musim ini, tiga di antaranya adalah tim kuat. Pasukan Jose Mourinho masih harus meladeni Barca (tandang, 21 April), Sevilla (kandang, 29 April), dan Athletic Bilbao (tandang, 2 Mei).

"Sebuah tim seperti Real Madrid selalu dalam tekanan, tapi kami tahu bagaimana untuk bertahan dan kami harus siap untuk segalanya," cetus bek Madrid, Sergio Ramos, di situs resmi klub.

"Setiap pertandingan adalah soal hidup dan mati. Kami tak berpikir Barcelona akan kehilangan banyak poin, tapi kami tergantung pada diri kami sendiri dan keunggulan empat poin memungkinkan kami untuk terus bekerja dengan baik," imbuhnya.

Sementara itu, asisten pelatih Aitor Karanka meminta Madrid tetap tenang menghadapi laga-laga sisa agar target sapu bersih bisa tercapai.

"Kami harus memenangi setiap pertandingan, tapi kami juga harus tetap tenang," ujarnya.

"Kami selalu percaya diri. Kami harus terus bekerja keras, bertarung, dan percaya pada diri kami sendiri," tegas Karanka 
 
sport.detik.com


Soal Hutang, Madrid & Barca juga Bersaing

koclokindoblog, 12 April 2012, Madrid - Klub-klub Spanyol saat ini tengah mendominasi kompetisi antarklub di Eropa. Tetapi di balik sukses itu terselip bab gelap berupa utang luar biasa.

Liga Champions musim ini berpeluang mempertemukan dua klub Spanyol di partai puncak, seiring dengan kehadiran Barcelona dan Real Madrid--di semifinal Barca bertemu Chelsea dan Madrid berhadapan dengan Bayern Munich.

Peluang serupa hadir di Liga Europa, yang bahkan diisi oleh tiga klub Spanyol di babak semifinal saat ini; Atletico Madrid, Valencia, dan Athletic Bilbao.

Hal itu tak ayal memperlihatkan betapa sepakbola Spanyol saat ini sudah menancapkan tajinya di Eropa. Namun, kilau tersebut diburamkan dengan sebuah studi yang memperlihatkan kalau klub-klub di Spanyol juga dibelit dengan utang dan tunggakan besar.

El Real dan El Barca--pertemuan kedua tim dilabeli sebagai duel El Clasico saking bergengsinya--yang saat ini tengah bersaing ketat di pucuk klasemen La Liga Primera dengan selisih empat poin, ternyata juga punya jumlah utang yang "bersaing". Madrid disebut memiliki total utang 589 juta euro (Rp 7,095 triliun), sedangkan Barca punya utang 578 juta euro (Rp 6,963 triliun), seperti dilansir AFP.

Jumlah utang tersebut bahkan melebihi pendapatan kedua klub raksasa Spanyol itu, di mana pada 2010-2011 tercatat 479 juta euro (Rp 5,771 triliun) untuk Madrid dan 450 juta euro (Rp 5,421 triliun) buat Barca.

Keuangan Valencia dan Atletico Madrid juga digambarkan dalam kondisi "merah", masing-masing dengan 382 juta euro (Rp 4,602 triliun) dan 514 juta euro (Rp 6,191 triliun), secara berurutan.

Enam dari 20 klub La Liga Primera--Rayo Vallecano, Racing Santander, Real Betis, Zaragoza, Granada, dan Mallorca--juga dikategorikan terancam pailit, sebagaimana halnya enam tim dari divisi dua.

Dari hitung-hitungan teranyar yang juga jadi buah bibir di Spanyol, klub-klub elit Spanyol disebutkan berutang 752 juta euro kepada dinas pajak, padahal di saat yang sama lebih dari lima juta orang di negara itu menganggur dengan pemerintah pun meminta masyarakat untuk lebih "mengetatkan ikat pinggang".

"Angka-angka itu memperlihatkan betapa sepakbola Spanyol tidak ditangani dengan baik secara finansial," ulas Jose Maria Gay de Liebana, Profesor Ekonomi dari Universitas Barcelona yang menspesialisasikan studinya di dalam sepakbola.

"Sepakbola adalah cerminan dari ekonomi secara umum di Spanyol. Selama bertahun-tahun kami melakukan pengeluaran besar-besaran, semakin masuk ke dalam jeratan utang. Untuk sepakbola pun begitu: selama bertahun-tahun klub sudah melakukan investasi amat besar dan tak efisien. Dan karena mereka tidak memiliki dana sendiri untuk mendanai pengeluaran tersebut, mereka pun terbenam dalam utang," paparnya.
 
sport.detik.com


Casillas Takut Madrid Disalip Barcelona

9 Apr 2012

koclokindoblog, 9 April 2012, "Real Madrid bisa kehilangan gelar, karena Barcelona terus berjuang."
Kegagalan Real Madrid menumbangkan Valencia membuat penjaga gawang Iker Casillas sedikit khawatir. Kapten Los Blancos tersebut menilai Madrid bisa kehilangan gelar juara La Liga.

Madrid gagal memperlebar jarak dengan Barcelona di puncak klasemen La Liga setelah hanya bermain imbang tanpa gol saat menjamu Valencia di Santiago Bernabeu, Minggu 8 April 2012 (Senin dini hari WIB). Hasil tersebut membuat Madrid hanya unggul empat poin atas Barcelona.

Casillas takut Madrid akan gagal meraih gelar La Liga musim ini jika tidak segera bangkit. Terlebih Barcelona terus menekan El Merengues di posisi kedua.

"Kami (Madrid) ingin meraih tiga poin malam ini tapi gagal. Real Madrid bisa kehilangan gelar, karena Barcelona terus berjuang dan kami belum memenangkan apapun secara matematis," ujar Casillas seperti dikutip dari situs resmi Madrid.

"Kami tidak boleh merasa santai meski unggul sepuluh atau delapan poin. Mental sangatlah penting. Keunggulan kami sudah berkurang, tapi kami tidak boleh khawatir dengan keadaan ini," sambung Casillas.

Casillas kemudian meminta rekan setimnya untuk fokus ke laga derby melawan Atletico Madrid, Rabu 11 April 2012 (Kamis dini hari WIB).

"Derby akan jadi laga yang berat, dan kami yakin Atletico akan tampil penuh motivasi, terutama setelah mereka kalah dari Levante. Mereka belum pernah mengalahkan kami sejak lama. Mereka mencapai semifinal Liga Europa, dan mereka harus tetap menang," tegas Casillas.

bola.vivanews.com


La Liga wrap: Messi scores 60th goal

8 Apr 2012

koclokindoblog, 8 April 2012,
Barcelona fought back from a goal down to defeat Real Zaragoza 4-1 in La Liga as Lionel Messi scored a brace to claim his 60th goal of the season.
Zaragoza, who had their coach Manolo Jimenez sent to the stands and played the second half with 10 men after Abraham Fernandez was sent off, took an early lead through Carlos Aranda on 30 minutes after he had missed a penalty six minutes prior.
But Carles Puyol's crafty left-foot strike and Messi's first from inside the penalty area saw Barca wrestle back the lead within ten minutes.
Fernandez's dismissal made life difficult for the hosts but they did match Barcelona with 14 strikes on goal before Messi scored from the spot four minutes from time and Pedro added a fourth.
Barcelona move to within three points of leaders Real Madrid ahead of their clash with Valencia on Sunday.
Rayo Vallecano smashed six past sixth-placed Osasuna to all but assure their survival with a stunning performance.
Michu scored a brace, including his 15th of the season, for Rayo in the 6-0 win.
Goals from Diego Costa and Jose Maria Movilla in the first half saw the hosts to a 4-0 half-time lead, prompting Osasuna manager Jose Luis Mendilibar to make all three substitutions.
But the changes did little to stem the tide with Rayo adding another two in the second half through Emiliano Armenteros and Tito, who completed the rout with an easy finish 11 minutes from time.
Defeat for Sporting Gijon pushed them ever closer to the drop after a 2-0 loss at Getafe.
Venezuelan forward Miku grabbed the first after 20 minutes and soon after half-time Diego Castro volleyed home from close range, leaving no way back for Sporting, who remain bottom of La Liga after failing to win in their past five matches.
Espanyol played out an entertaining 2-2 home draw with Real Sociedad, strikes from Vadim Demidov and on-loan Manchester City striker Vladimir Weiss cancelled out Carlos Vela's double for the hosts.
Real Betis compounded pressure on struggling Villarreal with a 3-1 win at home that keeps Miguel Angel Lotina's side four points clear of the drop zone.
Roque Santa Cruz and Ruben Castro scored within three first-half minutes to put Betis 2-0 up before Benat made it three in the 59th minute.
Marco Ruben converted from the penalty spot for Villarreal four minutes into the stoppage time.

soccerway.com


Kiblat Sepakbola Bergeser Ke Spanyol

7 Apr 2012

koclokindoblog, 7 April 2012, Liga mana yang pantas disebut sebagai yang terbaik? Pastinya, dengan beragam orang, karakter, favoritisme, dan keberpihakan, jawaban yang diberikan pun akan berbeda-beda.

Orang Inggris mungkin akan menyebut Liga Primer Inggris sebagai kompetisi terbaik saat ini. Italiano bisa jadi pula mengedepankan Serie A Italia. Bundesliga Jerman menjadi andalan orang Jerman. Dan memang subyektifitas ini tak bisa dipungkiri. Tapi juga tak bisa diabaikan ada data dan statistik yang harus dilihat mengenai kompetisi mana yang disebut sebagai terbaik saat ini.
Merujuk pada musim ini, dengan mengadu tim-tim yang terlibat di kompetisi antarklub Eropa, kontestan dari Spanyol bisa dibilang mendominasi slot-slot kandidat juara.

Di Liga Champions musim ini misalnya, di mana kompetisi sudah menyentuh babak semi-final. Spanyol menempatkan dua wakilnya, Barcelona dan Real Madrid. Kontestan lain adalah Chelsea dan Bayern Muenchen. Kemungkinan terjadinya All Spanish Final juga terbuka karena Barcelona dan Real Madrid tidak saling bertemu di babak semi-final.
Di Liga Europa, dominasi Spanyol malah lebih kentara. Atletico Madrid, Valencia dan Athletic Bilbao menjadi semi-finalis musim ini. Satu tempat lain diberikan kepada Sporting CP.

Jadi, dari sini, apakah bisa disebut sebagai Liga Spanyol menjadi kompetisi terbaik di Eropa saat ini?

Sebelum menjawabnya, kita lihat dulu bagaimana kiprah tim Spanyol ke belakang, baik di kompetisi antarklub Eropa hingga penyebaran pemain dan bakat yang dimiliki.

Untuk segi kompetitifitas, kompetisi di Spanyol tak bisa dikatakan sebagai kompetisi yang sehat. Persaingan menuju tangga juara hanya didominasi dua klub, Barcelona dan Real Madrid. Bahkan tim yang disebut pertama tampil sangat dominan dengan menyegel gelar juara dalam satu dekade terakhir.

Malah ketika kompetisi memasuki milenium baru, hanya Valencia (musim 2001/02 dan 2003/04) yang bisa meruntuhkan dominasi Barcelona dan Real Madrid dalam mengoleksi gelar juara La Liga.

Koleksi angka pemuncak klasemen dengan tim di bawahnya juga memiliki selisih yang sangat besar. Musim ini saja misalnya. Hingga jornada ke-30, Real Madrid memimpin dengan 78 angka, disusul Barcelona dengan 72 poin. Sementara tim penghuni peringkat ketiga, Valencia, mengoleksi 48 angka.

Perbedaan signifikan ini tak bisa dilepaskan dari pengaturan pendapatan hak siar yang masih timpang. Klub-klub besar, terutama Barcelona dan Real Madrid, mendapat jatah pendapatan yang jauh lebih tinggi dari kontestan La Liga lainnya. Tak salah jika kemudian Barcelona dan Real Madrid bisa mendatangkan pemain bintang dari tim mana pun, sementara tim lain harus melepas pemain andalan mereka untuk sekadar bertahan hidup.

Bayangkan saja, dari total pendapatan dari hak siar yang masuk, nyaris 50 persennya dibagi sama rata untuk Barcelona dan Real Madrid, sementara sisanya diberikan kepada 18 klub yang ambil bagian di divisi Primera. Jika dibandingkan dengan kompetisi di Bundesliga dan Liga Primer, La Liga bisa dibilang tertinggal dalam hal ini. Dan mereka tak bisa disebut sebagai yang terbaik.

Tapi di satu sisi, hal ini membuat klub-klub Spanyol menjadi lebih konsen kepada pembinaan pemain muda. Alhasil, di setiap musim dalam sepuluh tahun terakhir, selalu muncul bintang-bintang baru dari akademi sepakbola mereka yang kemudian menjadi bintang dan banyak diburu klub-klub papan atas Eropa di luar Spanyol.
Lihat saja belakangan ini, mulai dari Jordi Alba, Iker Muniain, Thiago Alcantara dan masih banyak lainnya yang mulai dilirik tim papan atas Inggris, Jerman dan Italia. Bahkan pemain seperti Juan Mata dan David Silva sudah memposisikan diri sebagai pemain yang sangat penting di Inggris. Absennya mereka menjadi pertanda tim yang ditinggalkan akan mengalami penurunan kualitas bermain. Lihat saja Manchester City dalam dua laga terakhir yang harus menuai hasil tak memuaskan dan semakin tertinggal dari Manchester United hanya karena David Silva tak cukup fit untuk dimainkan.

Dengan berkembangnya pemain-pemain muda, yang paling diuntungkan tentunya timnas Spanyol. Dominasi mereka di jagat sepakbola Eropa, bahkan dunia bisa terus terjaga.

Di tahun 2008, mereka sudah berhasil membuktikan kualitas pemain lokal yang dipupuk lewat kompetisi domestik dengan memboyong Piala Eropa 2008. Dua tahun kemudian, sukses dilanjutkan di Afrika Selatan dengan menyegel gelar sebagai juara dunia. Tahun ini, bukan tidak mungkin akan ada tropi Piala Eropa kali ketiga ditorehkan La Furia Roja, sebagai bentuk keberhasilan pembibitan pemain muda dalam sepuluh tahun ke belakang. Untuk yang ini, memaksimalkan potensi pemain dan pembibitan pemain muda lewat jalur kompetisi, Spanyol pantas dilabeli sebagai yang terbaik.

Untuk pembandingan dengan kompetisi lain, dalam duel satu lawan satu di ajang antarklub Eropa, Spanyol juga bisa dikatakan dominan.
Mari kita lihat di ajang Liga Champions dalam tujuh tahun terakhir mulai memasuki babak semi-final. Di musim 2005/06, Villarreal dan Barcelona menjadi wakil Spanyol di babak empat besar, dan akhirnya Barcelona menjadi kampiun dengan mengalahkan Arsenal di Stade de France, Paris di partai final dengan skor 2-1.

Di musim berikutnya, tak ada satu pun wakil Spanyol di semi-final. Bahkan di babak perempat-final, hanya Valencia yang ambil bagian, sebelum akhirnya disingkirkan Chelsea dengan skor agregate 3-2. Di musim 2007/08, Barcelona menjadi wakil di semi-final, namun kalah oleh Manchester United.

Tapi mulai musim 2008/09, Spanyol selalu mengirimkan wakil mereka ke babak semi-final, bahkan tak jarang menyudahi kompetisi dengan gelar juara di tangan. Dan demikian juga di tahun ini.

Di Liga Europa, yang dimulai pada musim 2009/10, Spanyol bahkan sudah mendapati satu wakil mereka menjadi juara, Atletico Madrid. Di musim berikutnya, Villarreal menjadi utusan Spanyol yang bermain di semi-final, namun kalah dari Porto yang kemudian menjadi juara edisi kedua Liga Europa.  Tahun ini, tak tanggung-tanggung, Spanyol memasukkan tiga wakil mereka di babak semi-final, Valencia, Atletico Madrid dan Atletic Bilbao.

Liga Champions:
2005/06 - Villarreal, Barcelona (Juara)
2006/07 - Tidak ada
2007/08 - Barcelona
2008/09 - Barcelona (Juara)
2009/10 - Barcelona
2010/11 - Real Madrid, Barcelona (Juara)
2011/12 - Real Madrid, Barcelona

Liga Europa:
2009/10 - Atletico Madrid (Juara)
2010/11 - Villarreal
2011/12 - Atletico Madrid, Valencia, Athletic Bilbao
    


Falcao : Barca, Real unstoppable

3 Apr 2012

koclokindoblog, 3 April 2012,
Atletico Madrid striker Radamel Falcao believes that Barcelona and Real Madrid's La Liga dominance is impossible to stop.
The Colombia international joined Atletico in the off-season after helping Porto to win four titles in 2010/11, including the Europa League.
Falcao has scored 20 league goals so far this season but says it is not nearly enough to break Barca and Real's stranglehold on the La Liga.
"Barcelona and Real Madrid have built teams that are much superior and against which it is not possible to compete," Falcao told Radio9.
"In terms of economic power, the difference is enormous and both clubs have great players.
"But there is more to the league than being champion. Some teams fight to play in Europe, some try not to be relegated.
"Each club plays their own league and this makes the competition very attractive."
Falcao has been strongly linked with a move to the Premier League, but the 26-year-old tried to distance himself from the speculation.
"The media have been reporting an interest from Manchester City and Chelsea in me, but I try not to listen to such stories," he said.
"I know I am at a club with great visibility all over the world, and if I do things well I will get the attention of other sides.
"Coming to Atletico was a big step in my career. They trusted me and I wanted to prove to myself that I could play in a league as competitive as this one."

soccerway.com


Pique relieved after Barca win

25 Mar 2012

koclokindoblog.blogspot.com, 25 maret 2012,
Gerard Pique expressed relief after Barcelona managed to overcome the dismissal of Thiago to record a 2-0 victory over Mallorca on Saturday.
Barca took the lead midway through the first half with a free-kick from talismanic forward Lionel Messi, but they lost Thiago to a second booking during the second period.
However, Pep Guardiola's men dug in and sealed victory courtesy of Pique, who fired home with just over 10 minutes remaining to ensure that Barca stayed in touch La Liga leaders Real Madrid, who they trail by six points with nine matches remaining.
"It was very hard to win, especially with 10 men," Pique said. "The three points are very important and we deserved them.
"We tried to control the match; they wanted to equalise, but we played well with 10 players and the most important thing is that our title hopes are still alive.
"All that really matters is winning and we've managed to earn a great victory. Winning matches in La Liga and Champions League reinforces out morale."
Barca face AC Milan at San Siro in the Champions League quarter-finals on Wednesday before welcoming Athletic Bilbao to Camp Nou next weekend.
soccerway.com


Messi breaks record as Barca win

21 Mar 2012

koclokindoblog.blogspot.com, 21 March 2012,
Lionel Messi broke Barcelona's scoring record with a hat-trick in the club's 5-3 La Liga win over Granada on Tuesday.
The 24-year-old Argentine entered the match with 231 goals for Barcelona, one short of the club record set by Cesar Rodriguez from 1942-1955.
Messi started his night by setting up a goal, rather than scoring one, as he laid on the assist for Xavi's opener after just four minutes.
Messi then equalled the record with his 17th minute effort before a spirited Granada side gave Barca a scare at the Nou Camp.
Firstly, Mainz pulled a goal back 10 minutes into the second half before Dani Alves conceded a penalty after fouling Carlos Martins.
And the spot-kick was dispatched by Mexican defender Guilherme Siqueira to level proceedings just after the hour-mark.
The man of the moment was not about to be denied though and he broke the club's scoring record when he bagged his second goal on 67 minutes.
Tello made it 4-2 with eight minutes left and Messi rounded out the evening with his third moments later.
There was still time for Siqueira to score a second penalty of the night after Alves was sent off for handling in the area, but Barca were impressive in victory as they reduced the margin on table-toppers Real Madrid to just five points.
Messi has now scored an incredible 54 goals in 45 matches for Barcelona this season.
In the other La Liga match on Tuesday, Osasuna and Getafe played out a goalless draw.
A win would have lifted Osasuna to fourth but they were forced to settle for a point in front of their home fans.
soccerway.com


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.