Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label kongres PSSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kongres PSSI. Tampilkan semua postingan

PSSI Izinkan Pemain ISL Perkuat Timnas

12 Apr 2012

koclokindoblog, 12 April 2102,
Bernhard Limbong menyatakan keputusan tersebut adalah tindak lanjut dari kongres tahunan PSSI di Palangkaraya.
PSSI pimpinan Djohar Arifin Husein akhirnya mengizinkan para pemain-pemain yang berada di kompetisi Superliga Indonesia (ISL) memperkuat tim nasional Indonesia yang akan melakoni beberapa laga internasional.

Hal yang mengejutkan tersebut disampaikan oleh penanggung jawab timnas Bernhard Limbong, ia berkilah pemanggilan pemain ISL tersebut adalah tindak lanjut dari keputusan kongres tahunan PSSI di Palangkaraya. Padahal seperti yang diketahui, usai kongres tahunan Djohar Arifin menyatakan bahwa kompetisi ISL akan diakui oleh PSSI syarat klub-klub ISL bersedia berada di bawah kontrol PSSI, namun hingga saat ini klub ISL tidak mematuhinya bahkan mereka telah memilih induk PSSI baru di bawah kepemimpinan La Nyalla Mattalitti.

"Untuk memperkuat timnas harus putra-putra terbaik. Sejak dulu sudah saya katakan. Semuanya berhak memperkuat timnas. Apalagi saat ini ISL telah diakui oleh PSSI," ujar Limbong yang sebelumnya meminta Kapolri menghentikan izin ISL namun permintaannya tersebut tidak dipenuhi.

Timnas Indonesia sesuai dengan jadwal yang ada akan menjalani pertandingan persahabatan dengan Timnas Palestina yang rencananya digelar antara 14-23 Mei mendatang. Pertandingan ini telah menjadi agenda resmi FIFA.

Selain itu Timnas U-23 plus juga dijadwalkan akan menghadapi tim asal Italia, Inter Milan. Sesuai dengan jadwal yang ada pertandingan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 24 dan 26 Mei mendatang. 
 
goal.com


"Jangan Renggut Mimpi Kami", Syamsir Alam

19 Mar 2012


Kepada GOAL.com, Syamsir Alam menumpahkan kegusarannya atas kongres PSSI yang tidak menghasilkan apapun akhir pekan lalu. Berikut isi suratnya:

"Kepada yang terhormat bapak-bapak anggota PSSI,

Ini mungkin curhatan atau isi hati kami sebagai anak bangsa.

"Kami baru saja ingin memetik atau mewujudkan mimpi kami. 
Sepakbola adalah mata pencaharian kami untuk menghidupkan keluarga kami, dan untuk mewujudkan mimpi kami bermain di Piala Dunia. 
Kami berlatih bersimbah keringat dan bahkan terkadang bertumpah darah pun kami alami. Tetapi sekarang kenapa ada orang-orang yang hanya mementingkan kepentingan pribadinya masing-masing sehingga merusak mimpi jutaan anak Indonesia.

Kami tidak pantas mendapatkannya. 
Sebagian dari kami akan hidup dari sepakbola, dan jika harus begini apa yang dapat kami lakukan kelak. 
Barangkali bapak-bapak tidak menghiraukannya, tetapi tolonglah berpikir dengan hati nurani yang jernih. Kami sudah mengorbankan banyak hal untuk mencapai mimpi. 
Kami tinggalkan sekolah kami, keluarga kami, melewatkan masa-masa muda kami untuk meraih mimpi dan mengabdi kepada bangsa dan tanah air yang tercinta ini.

Sekali lagi, JANGAN RENGGUT MIMPI KAMI!"

Apakah kami pantas mendapatkan itu? Apakah ada orang yang pantas merenggut mimpi kami?

Mungkin sebagai seorang remaja muda, saya tidak mengetahui banyak hal, tetapi kenapa bapak-bapak harus berdebat sampai bercekcok mulut ketika ada kongres yang bisa menjadi sarana bagi kita bekerja sama dan bergotong royong untuk membangun sepakbola?


Padahal, kebangkitan sepakbola kita baru saja hendak dimulai. 
Tolong, jangan ambil mimpi kami, bapak-bapak yang saya hormati. 
Lihatlah ke arah kami sedikit, bayangkan jika bapak-bapak berada di posisi kami. 
Bayangkan betapa getirnya perasaan anak remaja yang baru saja ingin meraih mimpi, tetapi kemudian direbut oleh orang-orang yang haus kedudukan."


sungguh tragis nasib pesepakbola Indonesia, dimana mereka yang mempunyai bakat2 dan sudah berjuang semaksimal mungkin untuk menggapai cita2nya yang juga untuk mengharumkan nama bangsa, masih harus terhambat oleh ulah bapak2 pengurus persepakbolaan Indonesia, entah apa yang sudah terjadi di tubuh PSSI, apakah ada masalah2 diantara kelompok2, atau ego mereka masing2 untuk berkarir dan menghasilkan pundi2 uang.

Ayolah, sudah cukup lama bangsa kita merindukan timnas yang mampu berbicara di kancah Asia maupun dunia, maju terus Syamsir dkk, selagi kalian masih muda.




Akankah Sepak Bola Nasional Terselamatkan?

18 Mar 2012

koclokindoblog.blogspot.com, -Kongres Tahunan PSSI Tahunan telah dibuka. Ini artinya perjuangan demi perbaikan sepak bola nasional telah dimulai. Banyak hal yang akan dibahas dalam kongres pertama PSSI di era Djohar Arifin Husin ini. Meski demikian, target utama dari Kongres Tahunan kali ini adalah menyelamatkan sepak bola nasional. Entah itu dari keterpurukan atau ancaman sanksi FIFA.

Ya, sanksi FIFA tengah membayangi sepak bola negeri ini. Ini tak lepas dari dualisme kompetisi yang tengah terjadi. Publik sudah mahfum, saat ini ada dua kompetisi profesional di Indonesia, yaitu Indonesian Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL). FIFA yang merupakan federasi tertinggi sepak bola dunia tak nyaman dengan dualisme itu.

Dalam suratnya pada tanggal 21 Desember 2011, FIFA memerintahkan PSSI untuk merangkul klub ISL yang dinyatakan liga ilegal. FIFA memberi batas waktu hingga tanggal 20 Maret 2012 untuk PSSI segera menyelesaikan masalah dualisme ini. Jika tidak, maka kasus ini akan dibawa ke Komite Asosiasi FIFA dengan ancaman sanksi yang siap dijatuhkan.

Sayang, hingga detik ini masalah ini belum terselesaikan. PSSI sudah berusaha dengan mengajak klub ISL untuk rekonsiliasi, namun ditolak karena dianggap terlambat. Setelah upaya ini gagal, PSSI kemudian membuat keputusan dengan berencana melegalkan ISL di kongres ini. "Kita terus mencari solusi. Upaya apapun akan kita lakukan agar kita tidak disanksi. Kongres ini juga rangkaian usaha kita untuk mencegah agar tidak ada hukuman," kata Djohar di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, tempat berlangsungnya kongres.

Lantas bagaimana jika upaya ini tetap tak membuahkan hasil? Djohar pun menyatakan pihaknya siap untuk "membujuk" FIFA agar tak mengeluarkan keputusan yang bisa merusak martabat negeri ini. "Kami tak ingin kita dihukum. FIFA khawatir kita tidak berusaha. Untuk itu kita akan sampaikan apa saja yang sudah dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini," jelas Djohar.

Ajang memperbaiki diri
Tak hanya misi menyelamatkan sepak bola nasional dari sanksi, kongres tahunan yang dibuka resmi oleh Gubernur Kalteng, Agustin Tenar Narang, ini juga bertujuan untuk memperbaiki "kerusakan" yang mengerogoti sepak bola kita. Dalam kongres nanti, PSSI akan memaparkan program kerja mereka selama empat tahun ke depan.

Salah satu program kerja yang akan dipaparkan adalah pembinaan usia dini demi tercapainya tim nasional yang mumpuni. Selain itu, PSSI juga akan membahas draft perubahan dan pengesahan hasil perubahan statuta PSSI. Tak diketahui secara rinci apa perubahan tersebut.

Dalam pertemuan ini pula, PSSI akan memaparkan laporan keuangan tahun 2011 dan mengesahkan anggaran PSSI tahun 2012. Kongres juga akan menguatkan hasil keputusan Komite Eksekutif soal format kompetisi, peserta kompetisi dan penyelenggaraan kompetisi.

Wirawan Kusuma | Glori K. Wadrian | Minggu, 18 Maret 2012 | 09:45 WIB
kompas.com


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.