Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label konflik pssi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konflik pssi. Tampilkan semua postingan

Terhambat Visa, Markus Gagal Ikut Turnamen di Palestina

12 Mei 2012

Yogyakarta - Sebanyak 20 pemain dibawa untuk mengikuti Turnamen Internasional Al-Nakkbah di Palestina. Dari daftar itu, kiper senior Markus Horizon terpaksa ditinggalkan karena terkendala visa.

Diberitakan sebelumnya, rencananya hanya 19 pemain saja yang akan dibawa karena Okto Maniani juga terganjal masalah visa yang harus melalui prosedur yang cukup panjang.

Meski demikian, kelengkapan visa Okto tengah diusahakan dan yang bersangkutan diharapkan bisa langsung bisa dimainkan di pertandingan pertama.

"Ada 20 pemain, satu pemainnya yaitu Okto Maniani, masih terganjal masalah visa. Tapi kemungkinan besar akan menyusul karena visa ke palestina agak susah," terang asisten pelatih timnas, Fabio Olivera, di Hotel Yogya Plaza, Sabtu (12/5/2011) siang WIB.

"Untuk mendapatkannya susah karena mesti minta kepada Israel, PBB jadi perlu mungkin 12-15 hari. Namanya sudah masuk daftar dari awal tapi karena baru gabung jadi visanya agak terlambat."

Sementara untuk alasan meninggalkan Markus, Fabio menjelaskan karena kiper berkepala plontos itu datang belakangan. Sehingga untuk waktu untuk mengurus visa tidak cukup.

"Karena markus baru datang. Tibo dan Okto sudah didaftarkan dari awal tapi nama Markus dikirim kesana memang telat, sedangkan Tibo sudah dikirim duluan. Tibo lebih cepat. Markus baru datang," sambung Fabio.

"Markus, jangan lupa dia main di ISL, baru dia pindah ke IPL makanya dia gabung. kita harus urus visa dan mesti tunggu 15 hari tapi waktunya ngga sempat. Kita tidak meragukan Markus tapi masalah visa jadi kendala."

Adapun dua pemain lain yang ditinggalkan adalah Jacky Pasarela (PSMS) dan Rendi Irawan (Persebaya).

Skuad Indonesia:

Kiper: Jandia (Semen Padang), Wahyu Tri N (Persiba), Endra Prasetya (Persebaya)

Belakang: Hamdi Ramdan (Persija), Tanto (Persiba), Nopendi (Persiba), Novan Setyo (Persibo), Kim Jeffrey (Persema)

Tengah: Jajang (Persibo), Taufik (Persebaya), Bayaou (Persija), Nur Iskandar (Persibo), Abdul Musawir (Persiraja), M. Rakhmat (PSM), Slamet Nur Cahyo (Persiba)

Depan: Syamsul Arif (Persibo), Titus Bonai (Persipura), Joshua Pahabol (Semen Padang), Irfan Bachdim (Persema), Okto Maniani (Persiram)

sport.detik.com/


Oktovianus Maniani Siap Lawan Upaya Hukum Persiram Raja Ampat

Oktovianus Maniani siap menerima konsekuensi atas tindakannya kabur dari Persiram Raja Ampat tanpa izin.
Oktovianus Maniani mengaku siap melawan upaya hukum dari klubnya, Persiram Raja Ampat, terkait dengan keputusannya untuk meninggalkan klub tanpa izin agar dapat bergabung dengan tim nasional Indonesia asuhan Nil Maizar.

Seperti yang diketahui, pemain berusia 22 tahun tersebut kabur dari Persiram, klub Superliga Indonesia (ISL) yang sedang sibuk menjalani kompetisi, untuk bergabung dengan timnas yang dipersiapkan guna mengikuti turnamen Al Nakbah di Palestina.
"Semuanya memang ada konsekuensinya. Jika klub akan menempuh upaya hukum kami juga siap," tegas Okto.

Okto menyatakan kehadirannya di timnas bukan atas nama ISL ataupun Indonesia Premier League (IPL). Oleh karena itu, ia tidak mengkhawatirkan nasib kontraknya di Persiram. "Untuk masalah kontrak itu urusan manajer," ujarnya.

goal.com


FIFA Masih Beri Kesempatan Kepada Indonesia

31 Mar 2012

koclokindoblog, 31 maret 2012, Otoritas sepakbola dunia ini memberi kesempatan kepada PSSI hingga 15 Juni bila tidak mau terkena sanksi.

FIFA memberikan waktu hingga pertengahan Juni nanti agar PSSI pimpinan Djohar Arifin Husein bisa menyelesaikan semua permasalahan, terutama berkaitan dengan adanya Superliga Indonesia (ISL).

“PSSI diberi kesempatan hingga 15 Juni 2012 untuk menyelesaikan berbagai permasalahan, terutama mengendalikan breakaway league,” demikian putusan Exco FIFA yang dilansir di laman resmi mereka.

“Jika gagal menuntaskan permasalahan tersebut, maka akan dibawa ke komite darurat FIFA untuk menjatuhkan sanksi langsung.”

Pada akhir tahun 2011, FIFA telah memberikan batas waktu hingga 20 Maret kepada PSSI untuk menyelesaikan permasalahan mereka. Saat itu FIFA juga menyatakan akan melaporkan permasalahan PSSI kepada komite asosiasi FIFA, dan terancam mendapatkan sanksi.

goal.com


Profil Andik Vermansyah

20 Mar 2012


 
Nama lengkap  : Andik Vermansyah
Tanggal lahir     : 23 November 1991 (umur 20)
Tempat lahir     : Jember, Indonesia
Tinggi              : 1.62 m (5 ft 4 in)
Posisi bermain : Penyerang, Gelandang Serang

Informasi klub
Klub saat ini Persebaya Surabaya (IPL)
Nomor 10

Karier junior
2007-2008 Persebaya U-18

Karier senior
2008-2010 Persebaya Surabaya
2011       : Persebaya 1927
2011- ... : Persebaya Surabaya (IPL)

Karir Timnas
2011 - .... (u21, u23, timnas senior)
  
Prestasi
  • Medali Emas Porprov Jatim I 2007 (Kontingen Kota Surabaya)
  • Juara Liga Remaja Regional Jatim (Persebaya U-18) 2007
  • Medali Perunggu POM ASEAN 2008 (Timnas Mahasiswa)
  • Medali Emas PON XVII Kaltim 2008 (Kontingen Jatim)
  • Medali Perak SEA Games 2011
  • Runner-Up Trofi Hassanal Bolkiah 2012


No end to Indonesia power struggle

 Koclokindoblog.blogspot.com, 20 March 2012 - ndonesia is hoping to avoid FIFA sanctions despite the country's football chiefs failing to resolve their power struggle.
Indonesian Football Association (PSSI) disciplinary commission head Bernhard Limbong believes a solution can be reached to the bitter in-fighting.
Football in Indonesia is currently deeply divided, following last month's farcical 10-0 World Cup qualifying loss to Bahrain.
That level of division was never more evident than on Sunday when the PSSI and the opposition faction Indonesian Football Saviour Committee (KPSI) both held congresses simultaneously.
FIFA had told the PSSI it needed to take control of the situation by a deadline of March 20 otherwise risks sanctioning.
Sunday's congress failed to unite the two factions which are split by the PSSI-backed Premier League (IPL) and the rebel Super League (ISL).
However, Limbong told Reuters he hoped the PSSI would avoid sanctions with an olive branch presented to resolve the IPL and ISL split in the short-term.
"We have followed FIFA's order to hold a congress before March 20 and we did that," Limbong said.
"We have also admitted Indonesia Super League, as well as Indonesia Premier League, under PSSI, which addressed FIFA's statute to unite the breakaway league into one single league."
"So for now we have two leagues working parallel for this season. If these leagues later disagree, we would dismiss both leagues and form a new competition, we can call it Indonesia's pro league or something."
"But we can't do it now. We are still tied with broadcasting contract, players' contracts."
However, despite Limbong's comments there still appears to be many divisions in Indonesia.
The KPSI held their own elections at their congress in Jakarta on Sunday, with former PSSI executive committee member La Nyalla Mattalitti chosen as chairman.
The organisation claimed the 81 attendees who elected La Nyalla were official PSSI members with voting rights meaning the decision should be recognised by FIFA.
However, the PSSI disputed this claim, stating that their conference was attended by 94 of 97 legal voters.
La Nyalla, who was sacked from the PSSI executive committee in December, told the Jakarta Globe: "We will prove that the voters who attended this extraordinary meeting were the real ones, not those who attended the PSSI congress in Palangkaraya."
soccerway.com



"Jangan Renggut Mimpi Kami", Syamsir Alam

19 Mar 2012


Kepada GOAL.com, Syamsir Alam menumpahkan kegusarannya atas kongres PSSI yang tidak menghasilkan apapun akhir pekan lalu. Berikut isi suratnya:

"Kepada yang terhormat bapak-bapak anggota PSSI,

Ini mungkin curhatan atau isi hati kami sebagai anak bangsa.

"Kami baru saja ingin memetik atau mewujudkan mimpi kami. 
Sepakbola adalah mata pencaharian kami untuk menghidupkan keluarga kami, dan untuk mewujudkan mimpi kami bermain di Piala Dunia. 
Kami berlatih bersimbah keringat dan bahkan terkadang bertumpah darah pun kami alami. Tetapi sekarang kenapa ada orang-orang yang hanya mementingkan kepentingan pribadinya masing-masing sehingga merusak mimpi jutaan anak Indonesia.

Kami tidak pantas mendapatkannya. 
Sebagian dari kami akan hidup dari sepakbola, dan jika harus begini apa yang dapat kami lakukan kelak. 
Barangkali bapak-bapak tidak menghiraukannya, tetapi tolonglah berpikir dengan hati nurani yang jernih. Kami sudah mengorbankan banyak hal untuk mencapai mimpi. 
Kami tinggalkan sekolah kami, keluarga kami, melewatkan masa-masa muda kami untuk meraih mimpi dan mengabdi kepada bangsa dan tanah air yang tercinta ini.

Sekali lagi, JANGAN RENGGUT MIMPI KAMI!"

Apakah kami pantas mendapatkan itu? Apakah ada orang yang pantas merenggut mimpi kami?

Mungkin sebagai seorang remaja muda, saya tidak mengetahui banyak hal, tetapi kenapa bapak-bapak harus berdebat sampai bercekcok mulut ketika ada kongres yang bisa menjadi sarana bagi kita bekerja sama dan bergotong royong untuk membangun sepakbola?


Padahal, kebangkitan sepakbola kita baru saja hendak dimulai. 
Tolong, jangan ambil mimpi kami, bapak-bapak yang saya hormati. 
Lihatlah ke arah kami sedikit, bayangkan jika bapak-bapak berada di posisi kami. 
Bayangkan betapa getirnya perasaan anak remaja yang baru saja ingin meraih mimpi, tetapi kemudian direbut oleh orang-orang yang haus kedudukan."


sungguh tragis nasib pesepakbola Indonesia, dimana mereka yang mempunyai bakat2 dan sudah berjuang semaksimal mungkin untuk menggapai cita2nya yang juga untuk mengharumkan nama bangsa, masih harus terhambat oleh ulah bapak2 pengurus persepakbolaan Indonesia, entah apa yang sudah terjadi di tubuh PSSI, apakah ada masalah2 diantara kelompok2, atau ego mereka masing2 untuk berkarir dan menghasilkan pundi2 uang.

Ayolah, sudah cukup lama bangsa kita merindukan timnas yang mampu berbicara di kancah Asia maupun dunia, maju terus Syamsir dkk, selagi kalian masih muda.




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.