Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label inter milan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inter milan. Tampilkan semua postingan

Hasil Tur Inter di Indonesia: Indonesia 2 - 4 Inter Milan

26 Mei 2012

Indonesia harus mengakui kematangan tim Inter Milan setelah melewati pertandingan 90 menit dan berakhir dengan skor 2 - 4.Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 26 Mei 2012 malam WIB, Indonesia turun dengan tim yang berisikan dua legenda nasional, Kurniawan Dwi Yulianto dan Bima Sakti. Bima bermain sebagai starter, sementara Kurniawan ada di bangku cadangan. Pelatih Nil Maizar juga memainkan Patrich Wanggai dan Ferdinand Sinaga sejak awal.

Dari kubu Inter, Stramaccioni memainkan Javier Zanetti, namun memberikan ban kapten kepada Ivan Cordoba yang bakal berpisah dengan tim karena gantung sepatu. Stramaccioni juga memasukkan Maicon, Esteban Cambiasso, Diego Milito, dan Phillipe Coutinho di starting XI. Coutinho tampil brilian.

Ia membuka keunggulan Inter ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Berawal dari bola yang diberikan Jonathan, Maicon melepaskan sebuah tembakan dari luar kotak penalti. Namun, tembakan Maicon masih bisa dihalau pertahanan Indonesia. Bola muntah kemudian jatuh di kaki Coutinho yang langsung melepaskan tembakan ke sudut bawah sebelah kanan gawang Markus Harrison.

Namun, keunggulan Inter hanya bertahan tujuh menit. Dengan dimotori oleh Okto Maniani dan Ellie Aiboy, Indonesia kerap menekan dari sisi lapangan. Okto kemudian menjadi salah satu aktor dari hadirnya gol pertama Indonesia. Umpan silangnya dari sisi kiri gagal dibuang dengan sempurna oleh Cambiasso. Imbasnya, Patrich Wanggai yang berada di luar kotak penalti leluasa melepaskan tembakan jarak jauh. Gawang Paolo Orlandoni bobol.

Selanjutnya, Inter mengurung pertahanan Indonesia. Mereka kerap melakukan serangan dari sisi kanan yang ditempati Maicon dan Jonathan. Diego Michiels pun harus bekerja keras. La Beneamata juga kerap memanfaatkan longgarnya pertahanan Indonesia dengan umpan-umpan terobosan atau umpan jauh. Sial bagi mereka, beberapa peluang mentah lantaran penyelesaian akhir kurang baik atau ditepis Markus.

Inter akhirnya unggul ketika pertandingan memasuki menit 42. Umpan Jonathan langsung disambut oleh Milito dan langsung melakukan operan satu-dua dengan Coutinho, sebelum nama yang disebut terakhir menceploskan bola ke gawang Markus dengan tenang. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 2-1 untuk Inter.

Di babak kedua, dominasi Inter kian kentara. Sementara pertahanan Indonesia masih longgar dan kerap dieksploitasi dengan cara yang sama seperti di babak pertama. Giampaolo Pazzini, yang masuk menggantikan Samuele Longo di babak kedua, mencetak dua gol. Gol pertamanya hadir juga dengan diawali umpan lob dari Cambiasso.

Menerima bola dari Cambiasso yang berada di sisi kiri, penyerang yang mengenakan nomor 7 itu langsung melakukan sontekan untuk menaklukkan Markus. Kiper berkepala plontos itu pun hanya bisa pasrah menyaksikan gawangnya kemasukan lagi.

Pazzini membuat gol keduanya di menit ke-74 setelah menerima umpan terobosan dari Milito. Serbuannya gagal ditahan bek-bek Indonesia sehingga ia dengan mudah melepaskan tendangan ke gawang Markus.

Indonesia akhirnya memperkecil skor lewat Yoshua Pahabol di menit ke-92. Gol tersebut diawali dengan aksi ciamik Valentino yang melakukan tusukan dari sisi kiri. Ia merangsek hingga ke dalam kotak penalti sebelum akhirnya melepaskan umpan ke depan gawang Inter. Yang selanjutnya terjadi adalah "text-book"; Pahabol menyelesaikannya dengan satu sontekan.

Pertandingan berakhir tak lama setelahnya. Zanetti pun berkeliling stadion untuk menyapa sekaligus berterima kasih kepada pendukung Inter di Indonesia.

Susunan Pemain:

Indonesia Selection: 12-Markus Harisson (22-Syamsidar 77), 4-Diego Michiels, 14-Abdul Rahman, 17-Hari Saputra (18-Valentino 82), 21-Hengky Ardiles (15-M Bachtiar 72), 8-Ellie Aiboy (10-Kurniawan Dwi Yulianto 53), 11-Bima Sakti, 13-Lucky Wahyu (7-Busari 42), 23-Okto Maniani (6-Yoshua Pahabol 78), 3-Ferdinand Sinaga (9-Irfan Bachdim 30), 5-Patrich Wanggai (25-Titus Bonai 56).

Inter Milan: 21-Paolo Orlandoni (12-Luca Castellazzi 45), 2-Ivan Cordoba, 4-Javier Zanetti (48-Lorenzo Crisetig 90), 13-Maicon, 25-Walter Samuel (24-Paolo Hernan Dellafiore 59), 42-Jonathan (34-Cristiano Biraghi 69), 17-Angelo Palombo (18-Andrea Poli 45), 19-Esteban Cambiasso, 29-Coutinho, 22-Diego Milito, 81-Samuele Longo (7-Giampaolo Pazzini 45).


Hasil Tur Inter di Indonesia: Liga Selection 0-3 Inter Milan

24 Mei 2012

Liga Indonesia Selection harus mengakui keunggulan Inter dalam laga perdana Tur Inter Milan di Indonesia dengan skor 0 - 3.
Walaupun di babak Pertama hanya menurunkan sebagian besar pemain mudannya, Inter berhasil mencuri gol melalui Samuele Longo di babak pertama.
Pada babak kedua, masuknya beberapa pemain utama Inter membuat skuat asuhan Andrea Stramaccioni tersebut menguasai sepenuhnya permainan. I Nerazzurri mampu menghibur fans mereka dengan permainan kombinasi yang cepat.
Inter mendominasi sepenuhnya permainan di babak kedua, skuat asuhan Andrea Stramaccioni tersebut berhasil menambah keunggulan menjadi 3-0 melalui gol Giampaolo Pazzini dan Luca Tremolada.

Babak Pertama
Pada babak pertama, kedua tim memulai pertandingan dengan hati-hati. Peluang pertama di dapat oleh Liga Selection melalui tendangan keras Wilson Junior dari luar kotak penalti di menit ketujuh, namun sayang tembakannya masih melenceng.

Enam menit kemudian, memanfaatkan kesalahan Palombo, Wilson Junior kembali memiliki peluang emas untuk membuat Liga Selection unggul, namun kali ini tembakannya masih membentur mistar gawang.

Di saat Inter terus kesulitan menembus lini pertahanan lawan, Liga Selection terus menebar ancaman melalui tendangan-tendangan jarak jauh. Pada menit ke-26, giliran Kurniawan yang mencoba peruntungannya melalui tendangan keras mendatar yang masih mampu diamankan oleh Di Gennaro.

Pada menit ke-28, Inter hampir mencuri gol memanfaatkan kesalahan lini tengah Liga Selection, namun kembali tembakan pemain I Nerazzurri masih berhasil diblok oleh David Pagbe. Liga Selection langsung membalas peluang tersebut, tiga menit kemudian Wilson Junior kembali melakukan tembakan jarak jauh yang lagi-lagi dapat diamankan oleh Di Gennaro.

Pada menit ke-36, Inter berhasil memecah kebuntuan melalui gol Samuele Longo. Bola dari kapten Liga Selection Otavio Dutra yang ditujukan kepada kiper, dapat dicuri oleh Longo, sehingga ia dengan mudah mencetak gol ke gawang yang sudah kosong dan membuat kedudukan menjadi 1-0.

Inter yang mulai dapat mengembangkan permainan mereka, kembali memperoleh peluang melalui Longo lima menit kemudian. Sayang tembakan pemain berusia 20 tahun tersebut masih terlalu lemah. Hingga babak pertama usai, kedudukan 1-0 tetap bertahan.

Babak kedua
Inter mampu mendominasi permainan sepenuhnya di paruh kedua ini, terutama dengan masuknya beberapa pemain utama mereka, yaitu Douglas Maicon, Coutinho dan Jonathan.

Lima menit pertandingan berjalan, Coutinho hampir menggandakan keunggulan Inter. Memanfaatkan umpan Longo, Coutinho melepaskan sontekan yang digagalkan Aji Saka dengan susah payah.

Pada menit ke-52, akhirnya Inter berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Pazzini yang lolos dari jebakan offside berhasil menceploskan bola ke gawang yang dikawal Aji Saka. Kiper Arema IPL tersebut sebenarnya mampu menepis tembakan Pazzini, namun bola muntah kembali mengarah ke striker Italia tersebut dan peluang kedua tidak disiakannya.

Liga Selection mencoba membalas melalui Andik Vermansyah, namun sayang dua peluang yang didapat pemain Persebaya IPL tersebut masih tidak menemui sasaran.

Inter terus menekan lini pertahanan Liga Selection, Pazzini berpeluang mencetak gol keduanya, sayang kali ini tembakannya masih jauh melayang meskipun tinggal berhadapan dengan Aji Saka. Coutinho kemudian mengancam melalui tendangan jarak jauh, namun arah bola masih mengarah tepat ke kiper.

Pada menit ke-70, Inter berhasil memperlebar kedudukan menjadi 3-0. Umpan terobosan Coutinho berhasil diterima dengan baik oleh Luca Tremolada, yang tidak kesulitan menaklukkan Aji Saka.

Unggul tiga gol tidak membuat Inter menerapkan strategi bertahan. Beberapa menit kemudian, hampir saja kedudukan berubah menjadi 4-0, setelah tendangan jarak jauh Maicon masih membentur mistar gawang. Sementara tendangan keras Coutinho juga masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Aji Saka.

Liga Selection yang kali ini kesulitan menembus lini pertahanan Inter juga berusaha mencuri gol melalui tembakan jarak jauh. Wilson Junior terus berusaha mencuri gol dengan melepaskan tendangan jarak jauh yang masih melenceng dari sasaran.

Esteban Cambiasso juga memperoleh peluang untuk mencetak gol di menit ke-85, pemain asal Argentina tersebut berdiri bebas saat menyambut umpan silang dari Maicon, sayang tandukannya masih melenceng dari sasaran.

Kedudukan 3-0 akhirnya menjadi hasil akhir dari pertandingan pertama Inter dalam tur mereka di Indonesia menghadapi Liga Selection.

Skuad Liga Selection dan Inter Milan:
Liga Selection: Aji Saka; Indra, Pagbe, Dutra, Diego; Kwon Jun, Sigit; Andik, Rasyid, Karlovic; Wilson. Cadangan: Ridwan, Saputra, Billah, Siregar, Hidayat, Kurniawan, Agung, Setmop, Rahman.

Inter Milan: Di Gennaro; C. Biraghi, Dellafiore, I. Cordoba, Zanetti, A. Palombo, A. Poli, L. Crisetig, S. Longo, G. Terrani, Pazzini. Cadangan: Castellazzi, Orlandoni, Maicon, Samuel, Cambiasso, Coutinho, Jonathan, Tremolada, Milito.
 
goal.com


Andik Mengidolakan Zanetti

23 Mei 2012

Jakarta - Andik Virmansyah bakal kebagian kesempatan untuk bertanding melawan salah satu idolanya. Dia tak lain adalah kapten Inter Milan, Javier Zanetti.

Andik bergabung dengan Liga Selection untuk menghadapi Inter di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (24/5/2012). Ini pengalaman kedua Andik bermain melawan tim asing. Sebelumnya, ia juga tampil dalam laga persahabatan melawan Los Angeles Galaxy.

Penyerang klub Persebaya itu mendapatkan cerita menarik pada pertandingan itu, di mana ia mendapatkan kaos dari David Beckham di akhir laga.

Kali ini, Andik tidak mau berbicara soal mendapatkan kaos dari pemain idolanya. Ia mengaku hanya senang bisa mendapatkan pengalaman bertanding melawan Zanetti.

''Saya mengidolakan Javier Zanentti. Cuma masalah mendapatkan kaos, rahasia,'' ujar Andik di Hotel Mulia, Rabu (23/5/2012).

Terkait ambisi mencetak gol, Andik tidak terlalu mengejarnya. Yang terpenting baginya adalah bermain bagus.

''Ini pengalaman kedua saya bisa bertanding dengan klub Eropa, (mungkin maksudnya klub asing). Saya tidak ada target mencetak gol, yang penting saya akan berusaha tampil bagus,'' tukasnya.
 
sport detik


Hodgson Resmi Jadi Manajer Inggris, Inter Ikut Bahagia

2 Mei 2012

koclokindoblog, 2 Mei 2012, Milan - Ditunjuknya Roy Hodgson sebagai manajer baru Inggris juga mendapat perhatian dari Inter Milan. Mereka turut senang untuk Hodgson yang juga pernah menjadi pelatih Inter.

Hodgson menjadi nahkoda Nerazzurri di musim 1995/1996. Setelah awal musim yang buruk, Hodgson membawa Inter finis di urutan tujuh dan lolos ke kualifikasi Piala UEFA.

Di musim berikutnya, Hodgson membawa Inter ke partai final Piala UEFA. Namun mereka hanya menjadi runner up setelah kalah dari Schalke 04 dalam adu penalti.

Musim 1996/1997 belum usai, Hodgson meninggalkan Inter dengan catatan 14 kemenangan, 13 hasil imbang, dan lima kali kalah. Di tahun 1999, Hodgson kembali ke Inter sebagai caretaker sebelum digantikan oleh Marcelo Lippi.

Meski Hodgson tak lama bersama La Beneamata, namun Inter tetap menaruh respek pada pelatih berusia 64 tahun itu. Maka ketika Hodgson ditunjuk sebagai manajer baru Inggris, Massimo Moratti dan seluruh tim turut menyatakan rasa bangganya.

"Presiden Massimo Moratti dan setiap orang di Inter senang Roy Hodgson ditunjuk sebagai manajer baru Inggris," tulis Inter di situs resminya.

"Dipilih oleh FA adalah kehormatan untuk pelatih Inggris. Tapi dalam kasus Hodgson ini juga merupakan penghargaan untuk orang yang tulus dan murah hati yang bisa dianggap sebagai teman sejati dari Inter."

"Kami mengirim salam terhangat dan semoga dia beruntung dengan pekerjaan barunya," tutup pernyataan itu.

sport.detik.com


Salahkan Jose Mourinho Atas Krisis Inter Milan

25 Mar 2012


koclokindoblog.blogspot.com, 25 maret 2012,
"Jose Mourinho adalah penyebab dari krisis yang melanda Inter milan", Menurut Maradona, seperti yang dikutip oleh goal.com, "Jose Mourino mengekploitasi seluruh pemain untuk meraih tiga gelar, Dia menggunakan energi setiap pemain untuk mencapai tujuannya," Ujar Maradona yang sekarang melatih Al Wasi. 

Mengomentari kebangkitan Juventus, ia mengatakan bahwa Biaconeri adalah big story musim ini, tetapi AC Milan masih favorit juara.

Stankovic: Pressure is on Juve

23 Mar 2012

koclokindoblog.blogspot.com, 23 maret 2012,
Inter Milan midfielder Dejan Stankovic believes all the pressure is on Juventus ahead of Sunday's Serie A clash between the two teams.
Claudio Ranieri's men are lingering in seventh on the table, while unbeaten Juve are challenging AC Milan for the title.
Stankovic, 33, feels Juventus have more to play for, with the pressure on Antonio Conte's side to win and remain in touch with AC Milan.
"Juventus have much more to lose than Inter. They are fighting for the Scudetto and we know that brings a lot of extra pressure," Stankovic told La Gazzetta dello Sport on Friday.
"They really cannot afford to drop any points. There will be even more pressure on them if AC Milan win their league game (against Roma) on Saturday."
Stankovic, whose team still hold hopes of finishing third and earning a spot in the Champions League qualifiers, said Inter were feared despite their struggles this campaign.
"It hurts to see us like this in the league table. However, we have some important games coming up against Udinese and Lazio for third place. We are still a feared opponent," the Serbian said.
Inter are seven points adrift of third-placed Lazio, who occupy the final Champions League spot.
soccerway.com


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.