Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label chelsea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label chelsea. Tampilkan semua postingan

Fakta Menarik Chelsea vs Liverpool

11 Nov 2012





Laga penuh emosi antara Chelsea dan Liverpool akan berlangsung di markas The Blues, Stamford Bridge, malam ini. Berikut fakta menarik kedua tim seperti dihimpun Opta:




1 . Fernando Torres sudah mencetak lima gol ke gawang Chelsea dari empat pertandingan di Premier League yang dilakoninya saat masih berkostum Liverpool. Namun, dia masih belum bisa mencetak gol ke gawang The Reds setelah pindah ke Chelsea pada Januari 2011.

2 . Liverpool hanya kalah dua kali dari 11 pertemuan terakhir dengan Chelsea di Premier League (menang 7 kali, seri 2 kali dan kalah 2 kali). The Reds selalu menang di empat pertemuan terakhir.

3 . Di lima pertandingan terakhir di Premier League, Chelsea selalu gagal melakukan clean sheet, yang terburuk sejak Januari lalu. Mereka juga selalu kebobolan lebih dulu di dua laga terakhir di kandang.

4 . Liverpool menjadi satu-satunya tim yang belum pernah mencetak gol di 15 menit terakhir laga pada musim ini.

5 . Liverpool menjadi tim yang paling banyak memainkan laga Premier Leaguedi hari Minggu daripada klub lainnya. Dari total 187 laga, The Reds menang 87 kali.

6. Luis Suarez berperan besar dalam terjadinya semua gol Liverpool di musim ini (82 persen). Ia hanya kalah dari striker Sunderland, Steven Fletcher (100 persen) yang berperan sangat penting bagi klubnya di Premier League.

7 . Sejauh ini, Frank Lampard telah mencatat 499 kali jadi starter di Premier League. Itu termasuk saat bermain untuk West Ham United dan Chelsea.

8 . Torres melakukan debut untuk Chelsea saat melawan Liverpool di Stamford Bridge. Tapi, sejauh ini El Nino sudah kalah tiga kali dari The Reds di EPL dan juga ajang Piala Liga, musim lalu.



Liverpool Vs Chelsea, Liverpool Terlalu Digdaya

9 Nov 2012

 Dalam enam pertemuan terakhir, Liverpool adalah raksasa dan Chelsea adalah liliputnya. Mengapa demikian? Catatan pertemuan kedua tim dalam enam laga itu terlalu timpang.

Ya, Liverpool terlalu digdaya jika melihat catatan berikut: dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, The Reds menang lima kali, sementara The Blues menang satu kali. Rinciannya, empat pertandingan terjadi pada musim lalu, sementara dua sisanya pada musim 2010/2011.

Empat di antara enam pertemuan itu terjadi di Premier League dan Liverpool memenangi keempatnya, baik di Anfield ataupun Stamford Bridge.

Ada rivalitas menyengat di antara kedua tim. Dalam kurun waktu 2004 hingga 2009, Liverpool sudah bertemu sebanyak 24 kali. Itu artinya, setidaknya dalam satu musim mereka bisa bertemu lima kali.

Pada masa kepelatihan Jose Mourinho dan Rafael Benitez, pertemuan 'Si Merah' dan 'Si Biru' bahkan menjalar sampai ke Eropa. Ketika Liverpool terakhir kali menjuarai Liga Champions, pada 2005, mereka melaju ke final dengan melangkahi Chelsea di semifinal.

Ketika itu, keduanya bermain imbang tanpa gol pada pertemuan perdana di Stamford Bridge. Pada pertemuan selanjutnya di Anfield, Liverpool menang 1-0 berkat gol Luis Garcia. Siapa yang masih ingat dengan gol pemain asal Spanyol itu?

Gol diawali oleh umpan Steven Gerrard kepada Milan Baros, yang kemudian terjatuh lantaran dihadang oleh Petr Cech. Bola muntah kemudian disambar oleh Garcia. Dan, meski William Gallas berusaha untuk menyapu bola tepat di garis gawang, gol tetap tercipta. Asisten wasit mengatakan, bola sudah melewati garis gawang. Liverpool lolos ke final berkat gol itu dan kemudian menaklukkan AC Milan di partai puncak.

Minggu (11/11/2012) nanti, keduanya akan kembali bertemu. Jika melihat posisi di klasemen, Chelsea memang relatif lebih diunggulkan. Secara tim, Chelsea pun terbilang lebih solid. Dengan kombinasi Juan Mata, Oscar, dan Eden Hazard, tim besutan Roberto Di Matteo itu berpotensi membahayakan tim mana pun. Hanya saja, lini belakang mereka sedikit mengkhawatirkan.

Akhir pekan nanti, John Terry sudah bisa dimainkan. Ketika sang kapten absen, Chelsea kebobolan 12 gol dalam lima pertandingan di semua kompetisi. Catatan lainnya, Chelsea gagal menjaga gawangnya bebas dari kebobolan dalam tujuh pertandingan terakhir.

Di sisi lain, Luis Suarez tengah bagus-bagusnya. Dengan mobilitas yang dimilikinya, Brendan Rodgers mengaku senang memainkannya sebagai false 9. Hanya saja, Suarez kerap terlihat kerja sendiri di lini depan. Tidak ada yang bisa menuntaskan umpan-umpan yang kerap diberikan olehnya.

Untuk soal mengkreasikan peluang, Suarez masih jauh lebih baik dari striker manapun di Premier League. Dilansir EPL Index, dalam 10 laga terakhir, striker asal Uruguay tersebut sudah menciptakan 30 peluang atau 2,4 peluang setiap laga, dengan torehan dua assist. Itu artinya, dalam setiap 34 menit, Liverpool memiliki kemungkinan untuk mendapatkan gol hanya melalui Suarez seorang.

Jika Suarez yang dipasang Brendan Rodgers sebagai penyerang tengah dalam pola 4-3-3 justru lebih aktif sebagai kreator peluang, tak heran jika di bursa transfer Januari mendatang Liverpool sibuk membidik penyerang murni lain untuk dijadikan tandem.

detik.com

Eden Hazard Memilih Chelsea

29 Mei 2012

Melalui akun twitternya, Eden Hazard mengumumkan kepindahannya ke Chelsea.

"Saya tengah menandatangani kontrak dengan juara Liga Champions sekarang," kicaunya pada Senin waktu setempat.

Dengan adanya kabar ini maka pemain tim nasional Belgia ini dipastikan telah membuat Manchester City dan Manchester United hanya bisa merana. Sebelumnya dua klub asal kota Manchester ini menjadi pesaing Chelsea dalam upaya mendapatkan Hazard.

Meski sang pemain telah mengumumkan diri namun hingga kini pihak Lille masih belum memberikan kabar apapun terkait dengan kepindahan Hazard ke Chelsea.

Namun demikian sejumlah kabar menyebutkan pihak klub besar kemungkinan memperoleh $41.4 juta dari hasil penjualan ini. Angka tersebut merupakan banderol yang dipatok oleh klub Ligue 1 Prancis ini pada Hazard.

Pada musim lalu, Hazard telah menyumbangkan 20 gol buat Lille. Ia hanya terpaut satu gol di belakang pencetak gol terbanyak liga Oliver Giroud dari Montpellier.


Spanyol Panggil Torres dan Mata

23 Mei 2012

Madrid - Vicente Del Bosque memanggil dua pemain tambahan untuk dua laga pemanasan jelang Piala Eropa 2012. Mereka adalah dua pemain Chelsea, Fernando Torres dan Juan Mata.

Torres dan Mata sebelumnya tak masuk skuad yang dipersiapkan untuk pertandingan melawan Serbia di St. Gallen (26/5) dan Korea Selatan di Bern (6/6). Ini terkait partisipasi keduanya di final Liga Champions bersama klubnya.

Namun, setelah mengantarkan Chelsea jadi juara dan kondisi mereka juga tidak cedera, Torres dan Mata pun diikutsertakan untuk dua partai ujicoba di Swiss itu.

"Pelatih tim nasional, Vicente Del Bosque, memanggil pemain Chelsea Fernando Torres dan Juan Mata. Dua pemain internasional itu akan bergabung dengan skuad pada 25 Mei di St Gallen," demikian keterangan Federasi Sepakbola Spanyol di situsnya, sebagaimana dikutip Sky Sports.

Hingga saat ini, Del Bosque belum memanggil para pemain Barcelona dan Athletic Bilbao. Sebab, para pemain itu masih harus membela klubnya di final Copa del Rey.

Di Piala Eropa, Spanyol yang berstatus juara bertahan masuk Grup C dan akan bertarung melawan Italia, Kroasia, dan Republik Irlandia.
 
Sport detik


Drogba Akan Hengkang dari Chelsea

22 Mei 2012

London - Didier Drogba telah membuat keputusan mengenai masa depannya. Penyerang Chelsea itu mengungkapkan bahwa dirinya akan hengkang saat kontraknya habis pada musim panas ini.

Drogba menjadi salah satu kunci sukses Chelsea dalam meraih dobel gelar di musim ini. Ia tampil oke saat timnya menjuarai Piala FA dan menjadi pahlawan kala 'Si Biru' merengkuh gelar Liga Champions untuk kali pertama.

Namun tampaknya itu lah kontribusi terakhir penyerang berusia 34 tahun itu buat Chelsea. Ia telah mengatakan keputusannya itu kepada rekan-rekan se-timnya saat melakukan parade trofi pada Minggu (20/5).

"Kami tidak akan bersama di musim depan," ucap Drogba yang dikutip France Football.

Pesepakbola internasional Pantai Gading ini disebut-sebut telah sepakat untuk bergabung klub China, Shanghai Shenhua, dan mengakui sulit mengucap kata perpisahan.

"Karena saya sudah memutuskan, saya ingin mengatakan kepada mereka (tim) secara langsung. Hanya saja saya tidak sanggup. Mereka membuat saya menangis. Bahkan sudah selama tiga tahun saya bilang ingin pergi, sulit mengakui bahwa ini akhir dari saya dengan klub. Terutama bahwa saya tak menginginkan akhir seperti ini."

"Tapi saya tidak berencana duduk di bangku cadangan melihat orang lain bermain di saat klub berencana membangun tim yang baru."

"Jadi sekarang saya menyiapkan diri untuk melangkah ke arah yang tidak diketahui. Itu akan menjadi petualangan yang baru," pungkas pemain yang direkrut dari Marseille pada 2004 silam.

Keputusan Drogba turut dilatar belakangi oleh penolakan kubu The Blues untuk memberikan perpanjangan kontrak selama dua tahun yang diinginkan oleh sang pemain. Demikian diwartakan Mirror


Chelsea Mencatatkan Kota London Juarai Liga Champions

20 Mei 2012

Chelsea untuk pertama kalinya menjuarai Liga Champions dengan menundukkan Bayern Munchen, sang empat kali juara turnamen ini.

Kota London, sebagai ibukota Inggris, sebelumnya tak memiliki klub yang bisa menjuarai Piala Champions/Liga Champions. Chelsea baru saja menjadi yang pertama.

Sebelum final musim ini, seperti dicatat Reuters, baru ada lima ibukota sebuah negara yang memiliki tim pemenang di Liga Champions atau format lamanya, Piala Champions; Madrid, Amsterdam, Lisbon, Bukares, dan Belgrade.

Kota London akhirnya resmi menjadi ibukota sebuah negara yang memiliki tim pemenang seiring dengan keberhasilan Chelsea menjuarai Liga Champions.

Di Allianz Arena, Minggu (20/5/2012) dinihari WIB, Chelsea sempat tertinggal lebih dulu dari Bayern lewat gol Thomas Mueller pada menit 83.

Akan tetapi, 'Si Biru' berhasil memperpanjang napas setelah Didier Drogba menjebol gawang Bayern, memaksa pertandingan memasuki extra time. Tak ada gol tambahan, pertandingan pun mesti dituntaskan lewat adu penalti.

Pada prosesnya, Chelsea dipastikan meraih gelar juara setelah sepakan Drogba bersarang di dalam gawang Bayern yang dikawal Manuel Neuer. Chelsea menang adu penalti 4-3.

Trofi Piala Champions/Liga Champions yang Dimenangi Ibukota Sebuah Negara Eropa

9 - Madrid (1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002)

4 - Amsterdam (1971, 1972, 1973, 1995)

2 - Lisbon (1961, 1962)

1 - Bucharest (1986)

1 - Belgrade (1991)

1 - London (2012)


Hasil Champion League Final: Bayern 1 (3) - Chelsea 1 (4)

Melewati perpanjangan waktu dan drama adu penalti, Chelsea secara dramatis keluar sebagai jawara Liga Champions berkat dengan skor 1-1 (3-4)

Chelsea sukses merengkuh gelar juara Liga Champions pertama mereka usai menaklukkan tuan rumah Bayern Munich lewat drama adu penalti di Allianz Arena, Minggu (20/5) dinihari WIB.

Kemenangan The Blues terbilang dramatis, mengingat The Bavarian sempat unggul di penghujung babak kedua lewat Thomas Mueller. Namun, gol telat Didier Drogba membawa Chelsea menyamakan kedudukan dan memaksa laga berlanjut ke masa perpanjangan waktu.

Kedudukan yang tidak berubah hingga tambahan waktu 2x15 menit akhirnya memaksa kedua tim melakoni drama adu penalti. Bayern kembali terlihat unggul di awal adu penalti, namun lagi-lagi Chelsea berhasil membalikkan keadaan ketika Bastian Schweinsteiger gagal mengeksekusi penalti. Drogba menjadi pahlawan The Blues setelah eksekusi sempurnanya melesatkan Chelsea sebagai jawara Eropa musim 2011-12.


Babak Pertama
Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, dan notabene lebih berpengalaman di kompetisi Eropa ketimbang Chelsea, The Bavarians jelas tidak ingin menanggung malu. Sejak laga digulirkan, anak-anak asuh Jupp Heynckes melancarkan sejumlah serangan ke jantung pertahanan Chelsea.

Hanya dua menit laga berjalan, Bastian Schweinsteiger melakukan tindakan ceroboh yang bisa membahayakan peluang FC Hollywood pada laga ini ketika dirinya menepis sepakan John Obi Mikel dengan tangannya. Tanpa ampun, wasit Pedro Garcia Proenca segera mengeluarkan kartu kuning untuk Schweini.

Schweinsteiger berusaha membayar kesalahannya beberapa saat kemudian ketika dirinya melepaskan tendangan kencang ke arah gawang Petr Cech. Namun, Gary Cahill berhasil memblok tendangan tersebut.

Satu menit berselang, FC Hollywood kembali memperoleh peluang melalui Toni Kroos. Sayang, tendangan mendatarnya masih melebar di sisi gawang Cech.

Dominasi Bayern menyulitkan skuad asuhan Roberto Di Matteo keluar dari area pertahanan mereka. Kendati Didier Drogba sempat merangsek ke daerah pertahanan tuan rumah, pergerakannya belum bisa mengancam gawang Manuel Neuer.

Di menit ke-12, Mario Gomez kembali menguji ketangguhan Cech di bawah mistar ketika menyambut umpan terukur Franck Ribery dan menanduk bola di depan gawang. Sayang, tandukannya masih melambung di atas gawang.

Arjen Robben yang beberapa kali mengancam gawang Cech nyaris membawa Bayern unggul ketika dirinya dengan lihai melewati penjagaan tiga pemain Chelsea dan melepaskan tendangan di sisi kiri gawang. Beruntung, Cech masih dapat mengantisipasi serangan itu.

Tidak ingin terus dikurung oleh Bayern, The Blues sempat melakukan serangan balik di menit 30 lewat Ryan Bertrand di sisi kiri. Sayang, peluang Chelsea dengan mudah dipatahkan oleh kapten Bayern Philip Lahm yang memblok dribel gelandang muda Chelsea dengan super tackle.

Bayern mendapat peluang emas di menit 35 melalui Thomas Mueller yang berada tepat di depan gawng Cech. Namun, tendangan volinya menyambut umpan silang Diego Contento masih melebar di sisi gawang.

Beberapa saat kemudian, Chelsea pun menebar ancaman ke gawang Neuer setelah berhasil melepaskan diri dari tekanan tuan rumah dan melakukan serangan balik. Salomon Kalou berpeluang membawa Chelsea unggul ketika dirinya lolos dari pengawalan Bayern dan sempat melepaskan tendangan ke arah gawang. Namun, tendangan Kalou di sisi gawang masih bisa diantisipasi oleh kiper nomor satu Jerman tersebut.

Jual beli serangan antara kedua tim terus terjadi. Tiga menit menjelang turun minum, Gomez lagi-lagi mendapat kesempatan emas menjebol gawang Cech usai menerima umpan dari Ribery di sisi kiri. Namun, peluang itupun belum bisa dimaksimalkan kubu tuan rumah. Hingga satu menit tambahan waktu, skor kacamata tidak juga berubah.

Babak Kedua
Tidak banyak terjadi perubahan di awal babak kedua. Bayern tetap menekan pertahanan Chelsea dan berupaya mencuri gol. Hanya beberapa saat setelah babak kedua digulirkan, Bayern langsung melakukan serangan lewat Ribery yang merangsek ke dalam kotak penalti. Namun, David Luiz berhasil memblok serangan tersebut.

Tidak lama setelah itu, giliran Robben yang memberi tekanan dari sisi kanan lapangan. Akan tetapi, antisipasi yang bagus dari Ashley Cole berhasil meredam ancaman bintang internasional Belanda.

Drogba sempat balik menyerang raksasa Jerman lewat tendangan spekulasinya dari jarak 40 yard. Meski arah bola cukup akurat, namun upaya striker Pantai Gading belum berbuah gol karena bola masih melebar dari gawang Neuer.

Kubu tuan rumah sebenarnya sempat menjebol gawang Cech lewat sepakan Ribery di menit 53. Berawal dari peluang Robben yang dipatahkan oleh Cole, bola jatuh di kaki Ribery, yang tanpa pikir panjang menceploskan bola ke dalam gawang Cech. Sial bagi Bayern, wasit menganulir gol Ribery karena winger Prancis dalam posisi offside.

Beberapa menit berselang, Ashley Cole kembali memperlihatkan ketangguhannya di jantung pertahanan Chelsea. Bek asal Inggris itu memblok peluang emas The Bavarian lewat tendangan setengah voli Robben di depan gawang.

Memasuki menit 60, Bayern maupun Chelsea belum berhasil memecah kebuntuan di Allianz Arena. Pertahanan solid Frank Lampard dkk masih membuat para punggawa Bayern kesulitan. Lahm berupaya membantu serangan tuan rumah dengan menerobos kotak penalti Chelsea. Namun, Drogba yang turun ke lini pertahanan berhasil menggagalkan peluang Lahm.

Perlahan tapi pasti, Chelsea pun memberikan tekanan kepada kubu Bayern. Kelengahan Anatoliy Tymoshchuk dalam mengawal Drogba membuat bomber Pantai Gading leluasa melepaskan umpan ke dalam kotak penalti Bayern. Namun, Diego Contento dengan sigap membuang bola sehingga skor kacamata masih bertahan.

Di Matteo tampaknya harus berterima kasih kepada Cole yang menjadi batu karang skuad London pada pertandingan kali ini. Cole kembali mengawal pertahanan Chelsea dengan ketat ketika dirinya memblok umpan silang Ribery

Sementara itu, peruntungan Bayern belum juga berubah kendati memperoleh cukup banyak peluang. Untuk kesekian kalinya, tendangan Mueller di depan gawang melebar dari sisi gawang Cech dan membuat armada Bavaria frustrasi.

Beberapa menit kemudian, Mueller kembali menyia-nyiakan peluang emas Bayern ketika tandukannya di depan gawang dengan mudah ditangkap oleh Cech.

Namun, delapan menit sebelum laga berakhir, Mueller berhasil membayar kegagalannya dan membuat publik Allianz Arena bersorak gembira. Menyambut umpan Kroos, Mueller dengan lihai bergerak di belakang penjagaan Cole dan menanduk bola yang meluncur mulus ke dalam gawang Cech. Bayern pun memimpin 1-0.

Berupaya menyegarkan skuadnya, Di Matteo menarik mundur Salomon Kalou dan menurunkan striker Spanyol Fernando Torres.

Di tengah tensi tinggi karena tertinggal satu gol, Luiz melakukan pelanggaran keras terhadap Robben sehingga memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning. Ketika laga seolah akan berakhir dengan kemenangan Bayern, Didier Drogba kembali menghidupkan asa The Blues berkat tandukan kerasnya menyambut sepak pojok Juan Mata berhasil menjebol gawang Neuer. Kedua tim pun harus melakoni perpanjangan waktu.

Perpanjangan Waktu
Di awal babak pertama perpanjangan waktu, Torres terlihat dijatuhkan oleh Diego Contento di kotak terlarang. Namun, permintaan penalti oleh striker Spanyol tidak diindahkan wasit yang memutuskan untuk melanjutkan pertandingan.

Namun, hanya beberapa saat kemudian, peluang Chelsea mengangkat tropi di Allianz Arena justru terancam menyusul pelanggaran Drogba terhadap Ribery yang membuahkan penalti bagi FC Hollywood.

Robben dipercaya untuk mengeksekusi penalti dan berpeluang membawa Bayern memetik kemenangan. Sayangnya, penalti Robben berhasil digagalkan oleh Cech yang dengan brilian menepis bola dan menjatuhkan dirinya di atas bola sebelum Robben melakukan rebound.

Kesialan Bayern tidak berhenti sampai di sana. Mereka juga harus kehilangan Ribery yang tidak mampu lagi menahan rasa sakit di pergelangan kakinya dan harus ditarik keluar. Heynckes menurunkan Ivica Olic untuk menggantikan Ribery.
Chelsea semakin bermain terbuka dan lebih agresif menghadapi tuan rumah. Torres yang diturunkan di penghujung babak kedua pun cukup merepotkan barisan pertahanan Bayern lewat pergerakannya.

Meski pertandingan berjalan imbang, skor 1-1 masih bertahan hingga babak pertama perpanjangan waktu berakhir.
Memasuki babak kedua perpanjangan waktu, stamina para punggawa kedua tim, terutama kubu tuan rumah, cukup terkuras. Kendati demikian, raksasa Jerman terus berupaya menguasai jalannya pertandingan.

Daniel van Buyten berpeluang membungkus kemenangan Bayern di menit 108 ketika dirinya menerima umpan silang terukur dari Olic di depan gawang Cech. Namun, peluang emas itu berakhir sia-sia karena tendangannya masih melebar.

Tiga menit berselang, Bayern lagi-lagi kehilangan peluang emas. Kali ini, sontekan Gomez menyambut umpan Lahm masih bisa dihadang oleh Luiz. Skor 1-1 yang tidak berubah hingga akhir perpanjangan waktu memaksa laga berlanjut ke adu penalti.

Adu Penalti
Philip Lahm menjadi eksekutor pertama bagi Bayern dan berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik. Sementara itu, Juan Mata harus mengalami nasib serupa dengan Cristiano Ronaldo dan Kaka ketika eksekusinya digagalkan Neuer.

Eksekutor kedua bagi Bayern adalah Gomez. Tanpa kesulitan, Gomez pun memaksa Cech memungut bola untuk kedua kalinya. Beruntung, Chelsea berhasil memangkas keunggulan Bayern setelah eksekusi David Luiz berhasil menjebol gawang Neuer.

Kejutan terjadi ketika Bayern menempatkan Neuer sebagai eksekutor ketiga. Rupanya, kiper tangguh Bavaria juga piawai dalam menceploskan gol penalti dan eksekusinya berhasil membawa Bayern kembali unggul.

Frank Lampard kembali membuka peluang Chelsea setelah melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Kedudukan 3-2 bagi Bayern masih bertahan setelah penalti Ivica Olic berhasil ditepis oleh Cech.

Ashley Cole membawa kedudukan menjadi 3-3. Peluang Chelsea menjuarai Liga Champions pun semakin terbuka ketika tendangan Bastian Schweinsteiger membentur tiang.

Didier Drogba akhirnya membawa Chelsea unggul 3-4 sekaligus merengkuh gelar juara Liga Champions pertama setelah eksekusi penaltinya tidak mampu dibendung oleh Neuer.

goal.com


Barcelona Tertarik Merekrut Drogba

16 Mei 2012

Barcelona dikabarkan siap menampung Didier Drogba dari Chelsea, dimana statusnya akan bebas transfer musim panas nanti.

Raksasa Catalan itu dikabarkan siap menawarkan penyerang Pantai Gading berusia 34 tahun itu kontrak berdurasi dua tahun dengan nilai hampir 5 juta pound semusim, demi mencegahnya melenggang ke China, Amerika Serikat atau Italia.

Namun The Blues sendiri dilaporkan siap menahan kepergian Drogba dengan sang pemilik, Roman Abramovich siap memberikannya perpanjangan kontrak dua tahun lagi di Stamford Bridge.

Meski kepindahan ke China bakal memberikan garansi finansial lebih besar, namun prospek bermain bersama Lionel Messi dkk. diyakini bisa merayu Drogba untuk lebih memilih Camp Nou sebagai tujuan berikutnya.

Sebuah sumber di kubu Barca mengatakan, "Yang dibutuhkan tim adalah penyerang yang kehadiran serta kekuatannya bisa menyulitkan bek lawan. Drogba punya profil tersebut dan dia adalah salah satu pemain yang diincar klub."

Pelatih baru Barca, Tito Vilanova yang akan menggantikan posisi Pep Guardiola diyakini menginginkan sosok penyerang kelas dunia untuk melapis David Villa yang diperkirakan bisa fit musim depan setelah melewatkan sebagian besar musim ini karena cedera serius.


Premier League preview: Chelsea vs Blackburn

11 Mei 2012

koclokindoblog, 11 Mei 2012, The turbulent league seasons of Chelsea and Blackburn will come to a close when they square off at Stamford Bridge on Saturday.

The game is effectively a dead rubber, as Rovers will finish 19th and be relegated to the Championship, and Chelsea will end the season in sixth irrespective of the result.

However, Chelsea manager Roberto Di Matteo will use the game as a chance to fine-tune his side before the Champions League final on May 19.

The Blues will be missing both John Terry and Branislav Ivanovic through suspension in Munich, and Di Matteo may rush back defenders David Luiz and Gary Cahill against Blackburn in a race to be fit for the final.

"We are working towards their fitness and trying to get them back as soon as we can," Di Matteo said.

"They were not available for Liverpool so we will have to see (when they could return)."

Other absentees from Wednesday morning's game at Anfield were Didier Drogba, Peter Cech and John Obi Mikel, who were all nursing injuries.

Di Matteo is likely to use the trio sparingly, and may resort to several reserve and youth team players to fill the line-up on Saturday.

It may be the final time Chelsea fans see Drogba at home, if recent reports linking the striker to Chinese club Shanghai have any basis.

Meanwhile at Ewood Park, fans will be eager to finish a season that has delivered few positives.

The one-time Premier League champions have experienced a slow and painful road to relegation that has seen fans turn their back on the club's owners Venky's and manager Steve Kean.

The 'Kean Out' chants have been sung by Rovers fans since pre-Christmas, yet Kean himself maintains he is going nowhere.

"We have the basis of a good young side, we just have to add more experience," Kean said.

"I said a number of weeks ago, it is a changing time for the club.

"The owners are not going anywhere, I'm not going anywhere."
 


Didier Drogba

10 Mei 2012

Full name: Didier Yves Drogba Tébily
Nationality: Côte d'Ivoire
Date of birth: 11 March 1978
Country of birth: Côte d'Ivoire
Place of birth: Abidjan
Position: Attacker
Height: 189 cm
Weight: 91 kg
Foot: Right


Profile:
Undoubtedly one of the best centre forwards in the world, Drogba still manages to polarise opinion with his theatrical and temperamental style of play taking the shine off the powerful striker's incredible talent. Drogba moved from his native Ivory Coast to France in 1988, living with his uncle in order to pursue a career in football. He started his career at Dunkirk before moving to Abbeville, Levallois and Le Mans.
But it was after a move to Guingamp that he really began to catch the eye, netting 17 goals in their 2002-03 Ligue 1 campaign before signing for Marseille - where he scored 19 goals in 35 appearances during his one season there. Chelsea and Jose Mourinho then came knocking and smashed the British transfer record for a striker, paying £24 million for his services in 2004. Drogba scored 16 goals in each of the next two seasons, helping Chelsea win back-to-back Premier League titles, before starring in 2009-10 with 29 league goals to secure another title.
Injuries have hampered him as he moves into the later stage of his career, but when he has been on form, there are few defenders who can stop his devastating style. Drogba made his international debut in 2002 and is now the Elephants leading all-time goalscorer and appeared at two World Cup finals.
 
Strengths: Aerial prowess and power; there are few players in the world as strong.
 
Weaknesses: Temperament, propensity to dive and over-exaggerate tackles and confrontations.
 
Career High: Winning the 2006 African Footballer of the Year award after helping Chelsea to win a second successive Premier League title and captaining the Elephants to their maiden World Cup finals.
 
Career Low: Being sent-off in the Champions League final against Manchester United in 2008 after slapping Nemanja Vidic.
 
Style: Robust, bustling centre forward who harasses his markers. But he is excellent with the ball on the deck and a strong finisher with the ability to use both feet. 

Youth Carrer:
1996–1997: Levallois
1997–1998: Le Mans



Senior Carrer:
1998–2002: Le Mans
2002–2003: Guingamp
2003–2004: Marseille
2004– .......: Chelsea






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.