Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label chelsea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label chelsea. Tampilkan semua postingan

Fakta Menarik Chelsea vs Liverpool

11 Nov 2012





Laga penuh emosi antara Chelsea dan Liverpool akan berlangsung di markas The Blues, Stamford Bridge, malam ini. Berikut fakta menarik kedua tim seperti dihimpun Opta:




1 . Fernando Torres sudah mencetak lima gol ke gawang Chelsea dari empat pertandingan di Premier League yang dilakoninya saat masih berkostum Liverpool. Namun, dia masih belum bisa mencetak gol ke gawang The Reds setelah pindah ke Chelsea pada Januari 2011.

2 . Liverpool hanya kalah dua kali dari 11 pertemuan terakhir dengan Chelsea di Premier League (menang 7 kali, seri 2 kali dan kalah 2 kali). The Reds selalu menang di empat pertemuan terakhir.

3 . Di lima pertandingan terakhir di Premier League, Chelsea selalu gagal melakukan clean sheet, yang terburuk sejak Januari lalu. Mereka juga selalu kebobolan lebih dulu di dua laga terakhir di kandang.

4 . Liverpool menjadi satu-satunya tim yang belum pernah mencetak gol di 15 menit terakhir laga pada musim ini.

5 . Liverpool menjadi tim yang paling banyak memainkan laga Premier Leaguedi hari Minggu daripada klub lainnya. Dari total 187 laga, The Reds menang 87 kali.

6. Luis Suarez berperan besar dalam terjadinya semua gol Liverpool di musim ini (82 persen). Ia hanya kalah dari striker Sunderland, Steven Fletcher (100 persen) yang berperan sangat penting bagi klubnya di Premier League.

7 . Sejauh ini, Frank Lampard telah mencatat 499 kali jadi starter di Premier League. Itu termasuk saat bermain untuk West Ham United dan Chelsea.

8 . Torres melakukan debut untuk Chelsea saat melawan Liverpool di Stamford Bridge. Tapi, sejauh ini El Nino sudah kalah tiga kali dari The Reds di EPL dan juga ajang Piala Liga, musim lalu.



Liverpool Vs Chelsea, Liverpool Terlalu Digdaya

9 Nov 2012

 Dalam enam pertemuan terakhir, Liverpool adalah raksasa dan Chelsea adalah liliputnya. Mengapa demikian? Catatan pertemuan kedua tim dalam enam laga itu terlalu timpang.

Ya, Liverpool terlalu digdaya jika melihat catatan berikut: dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, The Reds menang lima kali, sementara The Blues menang satu kali. Rinciannya, empat pertandingan terjadi pada musim lalu, sementara dua sisanya pada musim 2010/2011.

Empat di antara enam pertemuan itu terjadi di Premier League dan Liverpool memenangi keempatnya, baik di Anfield ataupun Stamford Bridge.

Ada rivalitas menyengat di antara kedua tim. Dalam kurun waktu 2004 hingga 2009, Liverpool sudah bertemu sebanyak 24 kali. Itu artinya, setidaknya dalam satu musim mereka bisa bertemu lima kali.

Pada masa kepelatihan Jose Mourinho dan Rafael Benitez, pertemuan 'Si Merah' dan 'Si Biru' bahkan menjalar sampai ke Eropa. Ketika Liverpool terakhir kali menjuarai Liga Champions, pada 2005, mereka melaju ke final dengan melangkahi Chelsea di semifinal.

Ketika itu, keduanya bermain imbang tanpa gol pada pertemuan perdana di Stamford Bridge. Pada pertemuan selanjutnya di Anfield, Liverpool menang 1-0 berkat gol Luis Garcia. Siapa yang masih ingat dengan gol pemain asal Spanyol itu?

Gol diawali oleh umpan Steven Gerrard kepada Milan Baros, yang kemudian terjatuh lantaran dihadang oleh Petr Cech. Bola muntah kemudian disambar oleh Garcia. Dan, meski William Gallas berusaha untuk menyapu bola tepat di garis gawang, gol tetap tercipta. Asisten wasit mengatakan, bola sudah melewati garis gawang. Liverpool lolos ke final berkat gol itu dan kemudian menaklukkan AC Milan di partai puncak.

Minggu (11/11/2012) nanti, keduanya akan kembali bertemu. Jika melihat posisi di klasemen, Chelsea memang relatif lebih diunggulkan. Secara tim, Chelsea pun terbilang lebih solid. Dengan kombinasi Juan Mata, Oscar, dan Eden Hazard, tim besutan Roberto Di Matteo itu berpotensi membahayakan tim mana pun. Hanya saja, lini belakang mereka sedikit mengkhawatirkan.

Akhir pekan nanti, John Terry sudah bisa dimainkan. Ketika sang kapten absen, Chelsea kebobolan 12 gol dalam lima pertandingan di semua kompetisi. Catatan lainnya, Chelsea gagal menjaga gawangnya bebas dari kebobolan dalam tujuh pertandingan terakhir.

Di sisi lain, Luis Suarez tengah bagus-bagusnya. Dengan mobilitas yang dimilikinya, Brendan Rodgers mengaku senang memainkannya sebagai false 9. Hanya saja, Suarez kerap terlihat kerja sendiri di lini depan. Tidak ada yang bisa menuntaskan umpan-umpan yang kerap diberikan olehnya.

Untuk soal mengkreasikan peluang, Suarez masih jauh lebih baik dari striker manapun di Premier League. Dilansir EPL Index, dalam 10 laga terakhir, striker asal Uruguay tersebut sudah menciptakan 30 peluang atau 2,4 peluang setiap laga, dengan torehan dua assist. Itu artinya, dalam setiap 34 menit, Liverpool memiliki kemungkinan untuk mendapatkan gol hanya melalui Suarez seorang.

Jika Suarez yang dipasang Brendan Rodgers sebagai penyerang tengah dalam pola 4-3-3 justru lebih aktif sebagai kreator peluang, tak heran jika di bursa transfer Januari mendatang Liverpool sibuk membidik penyerang murni lain untuk dijadikan tandem.

detik.com

Eden Hazard Memilih Chelsea

29 Mei 2012

Melalui akun twitternya, Eden Hazard mengumumkan kepindahannya ke Chelsea.

"Saya tengah menandatangani kontrak dengan juara Liga Champions sekarang," kicaunya pada Senin waktu setempat.

Dengan adanya kabar ini maka pemain tim nasional Belgia ini dipastikan telah membuat Manchester City dan Manchester United hanya bisa merana. Sebelumnya dua klub asal kota Manchester ini menjadi pesaing Chelsea dalam upaya mendapatkan Hazard.

Meski sang pemain telah mengumumkan diri namun hingga kini pihak Lille masih belum memberikan kabar apapun terkait dengan kepindahan Hazard ke Chelsea.

Namun demikian sejumlah kabar menyebutkan pihak klub besar kemungkinan memperoleh $41.4 juta dari hasil penjualan ini. Angka tersebut merupakan banderol yang dipatok oleh klub Ligue 1 Prancis ini pada Hazard.

Pada musim lalu, Hazard telah menyumbangkan 20 gol buat Lille. Ia hanya terpaut satu gol di belakang pencetak gol terbanyak liga Oliver Giroud dari Montpellier.


Spanyol Panggil Torres dan Mata

23 Mei 2012

Madrid - Vicente Del Bosque memanggil dua pemain tambahan untuk dua laga pemanasan jelang Piala Eropa 2012. Mereka adalah dua pemain Chelsea, Fernando Torres dan Juan Mata.

Torres dan Mata sebelumnya tak masuk skuad yang dipersiapkan untuk pertandingan melawan Serbia di St. Gallen (26/5) dan Korea Selatan di Bern (6/6). Ini terkait partisipasi keduanya di final Liga Champions bersama klubnya.

Namun, setelah mengantarkan Chelsea jadi juara dan kondisi mereka juga tidak cedera, Torres dan Mata pun diikutsertakan untuk dua partai ujicoba di Swiss itu.

"Pelatih tim nasional, Vicente Del Bosque, memanggil pemain Chelsea Fernando Torres dan Juan Mata. Dua pemain internasional itu akan bergabung dengan skuad pada 25 Mei di St Gallen," demikian keterangan Federasi Sepakbola Spanyol di situsnya, sebagaimana dikutip Sky Sports.

Hingga saat ini, Del Bosque belum memanggil para pemain Barcelona dan Athletic Bilbao. Sebab, para pemain itu masih harus membela klubnya di final Copa del Rey.

Di Piala Eropa, Spanyol yang berstatus juara bertahan masuk Grup C dan akan bertarung melawan Italia, Kroasia, dan Republik Irlandia.
 
Sport detik


Drogba Akan Hengkang dari Chelsea

22 Mei 2012

London - Didier Drogba telah membuat keputusan mengenai masa depannya. Penyerang Chelsea itu mengungkapkan bahwa dirinya akan hengkang saat kontraknya habis pada musim panas ini.

Drogba menjadi salah satu kunci sukses Chelsea dalam meraih dobel gelar di musim ini. Ia tampil oke saat timnya menjuarai Piala FA dan menjadi pahlawan kala 'Si Biru' merengkuh gelar Liga Champions untuk kali pertama.

Namun tampaknya itu lah kontribusi terakhir penyerang berusia 34 tahun itu buat Chelsea. Ia telah mengatakan keputusannya itu kepada rekan-rekan se-timnya saat melakukan parade trofi pada Minggu (20/5).

"Kami tidak akan bersama di musim depan," ucap Drogba yang dikutip France Football.

Pesepakbola internasional Pantai Gading ini disebut-sebut telah sepakat untuk bergabung klub China, Shanghai Shenhua, dan mengakui sulit mengucap kata perpisahan.

"Karena saya sudah memutuskan, saya ingin mengatakan kepada mereka (tim) secara langsung. Hanya saja saya tidak sanggup. Mereka membuat saya menangis. Bahkan sudah selama tiga tahun saya bilang ingin pergi, sulit mengakui bahwa ini akhir dari saya dengan klub. Terutama bahwa saya tak menginginkan akhir seperti ini."

"Tapi saya tidak berencana duduk di bangku cadangan melihat orang lain bermain di saat klub berencana membangun tim yang baru."

"Jadi sekarang saya menyiapkan diri untuk melangkah ke arah yang tidak diketahui. Itu akan menjadi petualangan yang baru," pungkas pemain yang direkrut dari Marseille pada 2004 silam.

Keputusan Drogba turut dilatar belakangi oleh penolakan kubu The Blues untuk memberikan perpanjangan kontrak selama dua tahun yang diinginkan oleh sang pemain. Demikian diwartakan Mirror


Chelsea Mencatatkan Kota London Juarai Liga Champions

20 Mei 2012

Chelsea untuk pertama kalinya menjuarai Liga Champions dengan menundukkan Bayern Munchen, sang empat kali juara turnamen ini.

Kota London, sebagai ibukota Inggris, sebelumnya tak memiliki klub yang bisa menjuarai Piala Champions/Liga Champions. Chelsea baru saja menjadi yang pertama.

Sebelum final musim ini, seperti dicatat Reuters, baru ada lima ibukota sebuah negara yang memiliki tim pemenang di Liga Champions atau format lamanya, Piala Champions; Madrid, Amsterdam, Lisbon, Bukares, dan Belgrade.

Kota London akhirnya resmi menjadi ibukota sebuah negara yang memiliki tim pemenang seiring dengan keberhasilan Chelsea menjuarai Liga Champions.

Di Allianz Arena, Minggu (20/5/2012) dinihari WIB, Chelsea sempat tertinggal lebih dulu dari Bayern lewat gol Thomas Mueller pada menit 83.

Akan tetapi, 'Si Biru' berhasil memperpanjang napas setelah Didier Drogba menjebol gawang Bayern, memaksa pertandingan memasuki extra time. Tak ada gol tambahan, pertandingan pun mesti dituntaskan lewat adu penalti.

Pada prosesnya, Chelsea dipastikan meraih gelar juara setelah sepakan Drogba bersarang di dalam gawang Bayern yang dikawal Manuel Neuer. Chelsea menang adu penalti 4-3.

Trofi Piala Champions/Liga Champions yang Dimenangi Ibukota Sebuah Negara Eropa

9 - Madrid (1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002)

4 - Amsterdam (1971, 1972, 1973, 1995)

2 - Lisbon (1961, 1962)

1 - Bucharest (1986)

1 - Belgrade (1991)

1 - London (2012)


Hasil Champion League Final: Bayern 1 (3) - Chelsea 1 (4)

Melewati perpanjangan waktu dan drama adu penalti, Chelsea secara dramatis keluar sebagai jawara Liga Champions berkat dengan skor 1-1 (3-4)

Chelsea sukses merengkuh gelar juara Liga Champions pertama mereka usai menaklukkan tuan rumah Bayern Munich lewat drama adu penalti di Allianz Arena, Minggu (20/5) dinihari WIB.

Kemenangan The Blues terbilang dramatis, mengingat The Bavarian sempat unggul di penghujung babak kedua lewat Thomas Mueller. Namun, gol telat Didier Drogba membawa Chelsea menyamakan kedudukan dan memaksa laga berlanjut ke masa perpanjangan waktu.

Kedudukan yang tidak berubah hingga tambahan waktu 2x15 menit akhirnya memaksa kedua tim melakoni drama adu penalti. Bayern kembali terlihat unggul di awal adu penalti, namun lagi-lagi Chelsea berhasil membalikkan keadaan ketika Bastian Schweinsteiger gagal mengeksekusi penalti. Drogba menjadi pahlawan The Blues setelah eksekusi sempurnanya melesatkan Chelsea sebagai jawara Eropa musim 2011-12.


Babak Pertama
Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, dan notabene lebih berpengalaman di kompetisi Eropa ketimbang Chelsea, The Bavarians jelas tidak ingin menanggung malu. Sejak laga digulirkan, anak-anak asuh Jupp Heynckes melancarkan sejumlah serangan ke jantung pertahanan Chelsea.

Hanya dua menit laga berjalan, Bastian Schweinsteiger melakukan tindakan ceroboh yang bisa membahayakan peluang FC Hollywood pada laga ini ketika dirinya menepis sepakan John Obi Mikel dengan tangannya. Tanpa ampun, wasit Pedro Garcia Proenca segera mengeluarkan kartu kuning untuk Schweini.

Schweinsteiger berusaha membayar kesalahannya beberapa saat kemudian ketika dirinya melepaskan tendangan kencang ke arah gawang Petr Cech. Namun, Gary Cahill berhasil memblok tendangan tersebut.

Satu menit berselang, FC Hollywood kembali memperoleh peluang melalui Toni Kroos. Sayang, tendangan mendatarnya masih melebar di sisi gawang Cech.

Dominasi Bayern menyulitkan skuad asuhan Roberto Di Matteo keluar dari area pertahanan mereka. Kendati Didier Drogba sempat merangsek ke daerah pertahanan tuan rumah, pergerakannya belum bisa mengancam gawang Manuel Neuer.

Di menit ke-12, Mario Gomez kembali menguji ketangguhan Cech di bawah mistar ketika menyambut umpan terukur Franck Ribery dan menanduk bola di depan gawang. Sayang, tandukannya masih melambung di atas gawang.

Arjen Robben yang beberapa kali mengancam gawang Cech nyaris membawa Bayern unggul ketika dirinya dengan lihai melewati penjagaan tiga pemain Chelsea dan melepaskan tendangan di sisi kiri gawang. Beruntung, Cech masih dapat mengantisipasi serangan itu.

Tidak ingin terus dikurung oleh Bayern, The Blues sempat melakukan serangan balik di menit 30 lewat Ryan Bertrand di sisi kiri. Sayang, peluang Chelsea dengan mudah dipatahkan oleh kapten Bayern Philip Lahm yang memblok dribel gelandang muda Chelsea dengan super tackle.

Bayern mendapat peluang emas di menit 35 melalui Thomas Mueller yang berada tepat di depan gawng Cech. Namun, tendangan volinya menyambut umpan silang Diego Contento masih melebar di sisi gawang.

Beberapa saat kemudian, Chelsea pun menebar ancaman ke gawang Neuer setelah berhasil melepaskan diri dari tekanan tuan rumah dan melakukan serangan balik. Salomon Kalou berpeluang membawa Chelsea unggul ketika dirinya lolos dari pengawalan Bayern dan sempat melepaskan tendangan ke arah gawang. Namun, tendangan Kalou di sisi gawang masih bisa diantisipasi oleh kiper nomor satu Jerman tersebut.

Jual beli serangan antara kedua tim terus terjadi. Tiga menit menjelang turun minum, Gomez lagi-lagi mendapat kesempatan emas menjebol gawang Cech usai menerima umpan dari Ribery di sisi kiri. Namun, peluang itupun belum bisa dimaksimalkan kubu tuan rumah. Hingga satu menit tambahan waktu, skor kacamata tidak juga berubah.

Babak Kedua
Tidak banyak terjadi perubahan di awal babak kedua. Bayern tetap menekan pertahanan Chelsea dan berupaya mencuri gol. Hanya beberapa saat setelah babak kedua digulirkan, Bayern langsung melakukan serangan lewat Ribery yang merangsek ke dalam kotak penalti. Namun, David Luiz berhasil memblok serangan tersebut.

Tidak lama setelah itu, giliran Robben yang memberi tekanan dari sisi kanan lapangan. Akan tetapi, antisipasi yang bagus dari Ashley Cole berhasil meredam ancaman bintang internasional Belanda.

Drogba sempat balik menyerang raksasa Jerman lewat tendangan spekulasinya dari jarak 40 yard. Meski arah bola cukup akurat, namun upaya striker Pantai Gading belum berbuah gol karena bola masih melebar dari gawang Neuer.

Kubu tuan rumah sebenarnya sempat menjebol gawang Cech lewat sepakan Ribery di menit 53. Berawal dari peluang Robben yang dipatahkan oleh Cole, bola jatuh di kaki Ribery, yang tanpa pikir panjang menceploskan bola ke dalam gawang Cech. Sial bagi Bayern, wasit menganulir gol Ribery karena winger Prancis dalam posisi offside.

Beberapa menit berselang, Ashley Cole kembali memperlihatkan ketangguhannya di jantung pertahanan Chelsea. Bek asal Inggris itu memblok peluang emas The Bavarian lewat tendangan setengah voli Robben di depan gawang.

Memasuki menit 60, Bayern maupun Chelsea belum berhasil memecah kebuntuan di Allianz Arena. Pertahanan solid Frank Lampard dkk masih membuat para punggawa Bayern kesulitan. Lahm berupaya membantu serangan tuan rumah dengan menerobos kotak penalti Chelsea. Namun, Drogba yang turun ke lini pertahanan berhasil menggagalkan peluang Lahm.

Perlahan tapi pasti, Chelsea pun memberikan tekanan kepada kubu Bayern. Kelengahan Anatoliy Tymoshchuk dalam mengawal Drogba membuat bomber Pantai Gading leluasa melepaskan umpan ke dalam kotak penalti Bayern. Namun, Diego Contento dengan sigap membuang bola sehingga skor kacamata masih bertahan.

Di Matteo tampaknya harus berterima kasih kepada Cole yang menjadi batu karang skuad London pada pertandingan kali ini. Cole kembali mengawal pertahanan Chelsea dengan ketat ketika dirinya memblok umpan silang Ribery

Sementara itu, peruntungan Bayern belum juga berubah kendati memperoleh cukup banyak peluang. Untuk kesekian kalinya, tendangan Mueller di depan gawang melebar dari sisi gawang Cech dan membuat armada Bavaria frustrasi.

Beberapa menit kemudian, Mueller kembali menyia-nyiakan peluang emas Bayern ketika tandukannya di depan gawang dengan mudah ditangkap oleh Cech.

Namun, delapan menit sebelum laga berakhir, Mueller berhasil membayar kegagalannya dan membuat publik Allianz Arena bersorak gembira. Menyambut umpan Kroos, Mueller dengan lihai bergerak di belakang penjagaan Cole dan menanduk bola yang meluncur mulus ke dalam gawang Cech. Bayern pun memimpin 1-0.

Berupaya menyegarkan skuadnya, Di Matteo menarik mundur Salomon Kalou dan menurunkan striker Spanyol Fernando Torres.

Di tengah tensi tinggi karena tertinggal satu gol, Luiz melakukan pelanggaran keras terhadap Robben sehingga memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning. Ketika laga seolah akan berakhir dengan kemenangan Bayern, Didier Drogba kembali menghidupkan asa The Blues berkat tandukan kerasnya menyambut sepak pojok Juan Mata berhasil menjebol gawang Neuer. Kedua tim pun harus melakoni perpanjangan waktu.

Perpanjangan Waktu
Di awal babak pertama perpanjangan waktu, Torres terlihat dijatuhkan oleh Diego Contento di kotak terlarang. Namun, permintaan penalti oleh striker Spanyol tidak diindahkan wasit yang memutuskan untuk melanjutkan pertandingan.

Namun, hanya beberapa saat kemudian, peluang Chelsea mengangkat tropi di Allianz Arena justru terancam menyusul pelanggaran Drogba terhadap Ribery yang membuahkan penalti bagi FC Hollywood.

Robben dipercaya untuk mengeksekusi penalti dan berpeluang membawa Bayern memetik kemenangan. Sayangnya, penalti Robben berhasil digagalkan oleh Cech yang dengan brilian menepis bola dan menjatuhkan dirinya di atas bola sebelum Robben melakukan rebound.

Kesialan Bayern tidak berhenti sampai di sana. Mereka juga harus kehilangan Ribery yang tidak mampu lagi menahan rasa sakit di pergelangan kakinya dan harus ditarik keluar. Heynckes menurunkan Ivica Olic untuk menggantikan Ribery.
Chelsea semakin bermain terbuka dan lebih agresif menghadapi tuan rumah. Torres yang diturunkan di penghujung babak kedua pun cukup merepotkan barisan pertahanan Bayern lewat pergerakannya.

Meski pertandingan berjalan imbang, skor 1-1 masih bertahan hingga babak pertama perpanjangan waktu berakhir.
Memasuki babak kedua perpanjangan waktu, stamina para punggawa kedua tim, terutama kubu tuan rumah, cukup terkuras. Kendati demikian, raksasa Jerman terus berupaya menguasai jalannya pertandingan.

Daniel van Buyten berpeluang membungkus kemenangan Bayern di menit 108 ketika dirinya menerima umpan silang terukur dari Olic di depan gawang Cech. Namun, peluang emas itu berakhir sia-sia karena tendangannya masih melebar.

Tiga menit berselang, Bayern lagi-lagi kehilangan peluang emas. Kali ini, sontekan Gomez menyambut umpan Lahm masih bisa dihadang oleh Luiz. Skor 1-1 yang tidak berubah hingga akhir perpanjangan waktu memaksa laga berlanjut ke adu penalti.

Adu Penalti
Philip Lahm menjadi eksekutor pertama bagi Bayern dan berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik. Sementara itu, Juan Mata harus mengalami nasib serupa dengan Cristiano Ronaldo dan Kaka ketika eksekusinya digagalkan Neuer.

Eksekutor kedua bagi Bayern adalah Gomez. Tanpa kesulitan, Gomez pun memaksa Cech memungut bola untuk kedua kalinya. Beruntung, Chelsea berhasil memangkas keunggulan Bayern setelah eksekusi David Luiz berhasil menjebol gawang Neuer.

Kejutan terjadi ketika Bayern menempatkan Neuer sebagai eksekutor ketiga. Rupanya, kiper tangguh Bavaria juga piawai dalam menceploskan gol penalti dan eksekusinya berhasil membawa Bayern kembali unggul.

Frank Lampard kembali membuka peluang Chelsea setelah melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Kedudukan 3-2 bagi Bayern masih bertahan setelah penalti Ivica Olic berhasil ditepis oleh Cech.

Ashley Cole membawa kedudukan menjadi 3-3. Peluang Chelsea menjuarai Liga Champions pun semakin terbuka ketika tendangan Bastian Schweinsteiger membentur tiang.

Didier Drogba akhirnya membawa Chelsea unggul 3-4 sekaligus merengkuh gelar juara Liga Champions pertama setelah eksekusi penaltinya tidak mampu dibendung oleh Neuer.

goal.com


Barcelona Tertarik Merekrut Drogba

16 Mei 2012

Barcelona dikabarkan siap menampung Didier Drogba dari Chelsea, dimana statusnya akan bebas transfer musim panas nanti.

Raksasa Catalan itu dikabarkan siap menawarkan penyerang Pantai Gading berusia 34 tahun itu kontrak berdurasi dua tahun dengan nilai hampir 5 juta pound semusim, demi mencegahnya melenggang ke China, Amerika Serikat atau Italia.

Namun The Blues sendiri dilaporkan siap menahan kepergian Drogba dengan sang pemilik, Roman Abramovich siap memberikannya perpanjangan kontrak dua tahun lagi di Stamford Bridge.

Meski kepindahan ke China bakal memberikan garansi finansial lebih besar, namun prospek bermain bersama Lionel Messi dkk. diyakini bisa merayu Drogba untuk lebih memilih Camp Nou sebagai tujuan berikutnya.

Sebuah sumber di kubu Barca mengatakan, "Yang dibutuhkan tim adalah penyerang yang kehadiran serta kekuatannya bisa menyulitkan bek lawan. Drogba punya profil tersebut dan dia adalah salah satu pemain yang diincar klub."

Pelatih baru Barca, Tito Vilanova yang akan menggantikan posisi Pep Guardiola diyakini menginginkan sosok penyerang kelas dunia untuk melapis David Villa yang diperkirakan bisa fit musim depan setelah melewatkan sebagian besar musim ini karena cedera serius.


Premier League preview: Chelsea vs Blackburn

11 Mei 2012

koclokindoblog, 11 Mei 2012, The turbulent league seasons of Chelsea and Blackburn will come to a close when they square off at Stamford Bridge on Saturday.

The game is effectively a dead rubber, as Rovers will finish 19th and be relegated to the Championship, and Chelsea will end the season in sixth irrespective of the result.

However, Chelsea manager Roberto Di Matteo will use the game as a chance to fine-tune his side before the Champions League final on May 19.

The Blues will be missing both John Terry and Branislav Ivanovic through suspension in Munich, and Di Matteo may rush back defenders David Luiz and Gary Cahill against Blackburn in a race to be fit for the final.

"We are working towards their fitness and trying to get them back as soon as we can," Di Matteo said.

"They were not available for Liverpool so we will have to see (when they could return)."

Other absentees from Wednesday morning's game at Anfield were Didier Drogba, Peter Cech and John Obi Mikel, who were all nursing injuries.

Di Matteo is likely to use the trio sparingly, and may resort to several reserve and youth team players to fill the line-up on Saturday.

It may be the final time Chelsea fans see Drogba at home, if recent reports linking the striker to Chinese club Shanghai have any basis.

Meanwhile at Ewood Park, fans will be eager to finish a season that has delivered few positives.

The one-time Premier League champions have experienced a slow and painful road to relegation that has seen fans turn their back on the club's owners Venky's and manager Steve Kean.

The 'Kean Out' chants have been sung by Rovers fans since pre-Christmas, yet Kean himself maintains he is going nowhere.

"We have the basis of a good young side, we just have to add more experience," Kean said.

"I said a number of weeks ago, it is a changing time for the club.

"The owners are not going anywhere, I'm not going anywhere."
 


Didier Drogba

10 Mei 2012

Full name: Didier Yves Drogba Tébily
Nationality: Côte d'Ivoire
Date of birth: 11 March 1978
Country of birth: Côte d'Ivoire
Place of birth: Abidjan
Position: Attacker
Height: 189 cm
Weight: 91 kg
Foot: Right


Profile:
Undoubtedly one of the best centre forwards in the world, Drogba still manages to polarise opinion with his theatrical and temperamental style of play taking the shine off the powerful striker's incredible talent. Drogba moved from his native Ivory Coast to France in 1988, living with his uncle in order to pursue a career in football. He started his career at Dunkirk before moving to Abbeville, Levallois and Le Mans.
But it was after a move to Guingamp that he really began to catch the eye, netting 17 goals in their 2002-03 Ligue 1 campaign before signing for Marseille - where he scored 19 goals in 35 appearances during his one season there. Chelsea and Jose Mourinho then came knocking and smashed the British transfer record for a striker, paying £24 million for his services in 2004. Drogba scored 16 goals in each of the next two seasons, helping Chelsea win back-to-back Premier League titles, before starring in 2009-10 with 29 league goals to secure another title.
Injuries have hampered him as he moves into the later stage of his career, but when he has been on form, there are few defenders who can stop his devastating style. Drogba made his international debut in 2002 and is now the Elephants leading all-time goalscorer and appeared at two World Cup finals.
 
Strengths: Aerial prowess and power; there are few players in the world as strong.
 
Weaknesses: Temperament, propensity to dive and over-exaggerate tackles and confrontations.
 
Career High: Winning the 2006 African Footballer of the Year award after helping Chelsea to win a second successive Premier League title and captaining the Elephants to their maiden World Cup finals.
 
Career Low: Being sent-off in the Champions League final against Manchester United in 2008 after slapping Nemanja Vidic.
 
Style: Robust, bustling centre forward who harasses his markers. But he is excellent with the ball on the deck and a strong finisher with the ability to use both feet. 

Youth Carrer:
1996–1997: Levallois
1997–1998: Le Mans



Senior Carrer:
1998–2002: Le Mans
2002–2003: Guingamp
2003–2004: Marseille
2004– .......: Chelsea






Kontrak Baru Sebagai Tanda Cinta Chelsea untuk Drogba

8 Mei 2012

koclokindoblog, 8 Mei 2012, London - Didier Drogba tampaknya masih jadi figur penting untuk Chelsea. Sebab manajemen The Blues mengatakan akan segera membicarakan kontrak baru untuk penyerang Pantai Gading itu.

Kontrak Drogba sejatinya akan berakhir musim panas, namun ia acap kali dispekulasikan akan meninggalkan Stamford Bridge terkait belum adanya tanda-tanda pembicaraan mengenai perpanjangan masa tinggal striker 34 tahun itu.

Meski sudah berumur dan kerap dicap sudah "habis", tapi Drogba nyatanya masih memberikan kontribusi penting untuk Chelsea. Contohnya adalah saat berperan membawa 'Si Biru' melaju ke final Liga Champions dan akhir pekan lalu saat Chelsea memenangi Piala FA.

Hal itulah kemudian yang akhirnya mungkin membuat klub berubah pikiran untuk secepat mungkin memberikan kontrak baru untuk Drogba.

"Kami selalu berbicara soal kontrak baru kepada Drogba, Didier mencintai dan kami mencintai Didier," tutur chief executive klub, Ron Gourlay, seperti dilansir Talksport.

"Kami akan terus melanjutkan pembicaraan ini dan kita lihat seperti apa nanti hasilnya. Dan secepat mungkin kami akan memberi tahu Anda semua begitu ada keputusan nantinya," tuntas Gourlay.

Selama delapan musim memperkuat Chelsea, Drogba sudah jadi salah satu legenda klub itu dengan 337 penampilan dan 156 gol serta 71 assist di seluruh kompetisi. Selain itu dia juga adalah pencetak gol terbanyak keempat dalam sejarah Chelsea.
sport.detik.com


Premier League preview: Liverpool vs Chelsea

7 Mei 2012

koclokindoblog, 7 Mei 2012, Liverpool and Chelsea will lock horns again in the Premier League on Tuesday three days after battling for FA Cup glory on Saturday.

The Blues won 2-1 at Wembley and the Reds will be keen to atone for missing out on becoming the first team to win a domestic cup double since Chelsea in 2007.

But if Liverpool thought they'd be done a favour by Chelsea as they prepare for their second Champions League final in five years in a fortnight, they best think again.

Sixth-placed Chelsea (61 points), with two league games to play, are five points behind fourth-placed Tottenham (66) who only have one more match left in their 2011-12 campaign against Fulham at White Hart Lane on Sunday.

And if Chelsea lose the Champions League decider to Bayern Munich on May 19, then the only way they will get a chance at redemption next season is if they finish in the league's top four.

The only way they can do that is if they win their last two matches.

Newcastle (fifth), on 65 points, are sandwiched in between Tottenham and Chelsea but they also face a challenging task on the last day in the form of Everton at Goodison Park.

So where there's life there's hope for Chelsea and there will certainly be no thoughts of resting players or going easy crossing the mind of interim manager Roberto Di Matteo against Liverpool.

Capturing all three points will be the sole focus at Anfield, especially when one considers how similar the goal differences of both Tottenham (+23) and Chelsea (+21) are and how poor Newcastle's (+7) is.

And winning at Anfield has become far less daunting proposition for visiting teams with Liverpool losing four of their last eight at their former fortress.

However, ninth-placed Liverpool have motivation of their own as they try to avoid their worst finish to a Premier League campaign in 57 years.

The highest the Reds can finish this season is seventh and to have any chance of achieving that, they will have to beat Chelsea and Swansea at Liberty Stadium.

And Liverpool (49 points) will be desperate to avoid finishing lower than fierce Merseyside rivals Everton who are seventh on 53 points and play Newcastle in their final match.

Everton have not finished above the Reds since 2004-05.

Chelsea head into the match in decent league form, their 2-0 loss to Newcastle last week ending their six-match unbeaten run in the league.

But the same can't be said for Liverpool who have seven points from a possible 24 before this clash.
 
soccerway.com


FA Cup preview: Liverpool vs Chelsea

4 Mei 2012

koclokindoblog, 4 Mei 2012, The managers of both Chelsea and Liverpool hope they can turn around their form before Saturday's FA Cup Final after poor mid-week defeats.

Liverpool lost 1-0 to Fulham at Anfield on Tuesday, while Chelsea went down 2-0 to visitors Newcastle on Wednesday in the English Premier League.

Liverpool's manager Kenny Dalglish slammed the players he picked against Fulham for not taking the opportunity to push for selection in Saturday's final.

Dalglish selected a second-string team with only Andy Carroll and Dirk Kuyt having a decent chance of starting against Chelsea.

The Scot was happy with Carroll, but not with the other 13 players who got game time on Tuesday.

"Their attitude was not right and if you get a bad attitude you going to get a bad performance and that is what we got," Dalglish said.

"I tried to be fair and give everyone an opportunity - maybe I was wrong."

After Wednesday's loss to Newcastle, Chelsea manager Roberto Di Matteo quickly switched his focus to the final of the 140-year-old competition.

Di Matteo admitted his players looked tired against Newcastle after trying to maintain a high level in three separate competitions but promised they would be ready for Saturday's final.

"We'll regroup and pick them up," Di Matteo said. "We've got a big game, a great final, on Saturday and we'll go again."

Chelsea, who also have the Champions League final to prepare for on May 19, will hope at least one of central-defensive pair David Luiz and Gary Cahill recover in time for the FA Cup Final.

Di Matteo will surely pick Didier Drogba to lead his attack as the 34-year-old striker has scored every time he has played a competitive match at Wembley and Chelsea have won all of those four games.

Liverpool are likely to rely on Luis Suarez for goals after the Uruguayan striker scored a hat-trick against Norwich on Sunday to take his season tally to 17 goals in all competitions.

Dalglish will be aiming for his third FA Cup title as a manager on Saturday (he also won it as a player in 1986), while Di Matteo could join him as one of the 16 people to have won the competition both as a player and a manager if Chelsea triumph. The former Italy international won the FA Cup in 1997 and 2000.

Despite their poor showing in the league this season, if Liverpool win on Saturday it will be the first time since 2001 they have won the FA Cup-Carling Cup double.
 
soccerway.com


Premier League preview: Chelsea vs Newcastle

2 Mei 2012

koclokindoblog, 2 Mei 2012, Chelsea and Newcastle lock horns in a crucial English Premier League clash at Stamford Bridge on Wednesday.

Both clubs are right in the mix for a fourth-place finish and potential qualification for the Champions League, with Newcastle trailing fourth-placed Tottenham on goal difference only.

Chelsea, who could make finishing fourth irrelevant with victory in the Champions League final against Bayern Munich next month, are a point behind Newcastle and Tottenham, but have a superior goal difference.

The Blues are riding high following an incredible two months under interim manager Roberto Di Matteo.

They have lost just once since he took charge - away to Manchester City - and have progressed to the FA Cup final as well as the Champions League final following their stunning upset over Barcelona in the semis last week.

Chelsea made plenty of changes to the team that pulled off a 2-2 draw at the Camp Nou, but still had little trouble in routing Queens Park Rangers 6-1 in their most recent league outing on Sunday.

There could be even more changes for the Newcastle match, with the west London club preparing for the FA Cup final against Liverpool on Saturday.

Fernando Torres scored a hat-trick against QPR and looks likely to keep his place, assuming Di Matteo holds back Didier Drogba for Liverpool.

Newcastle notched six straight victories to move into the box seat for a fourth-place finish, but a shock 4-0 loss at the hands of Wigan opened the door for Tottenham to leapfrog them on the table.

Midfielder Cheick Tiote apologised to fans following that Wigan defeat and will be hoping to give them something to cheer about on Wednesday.

"I am disappointed for the supporters," he told nufc.co.uk.

"We are thinking about Wednesday now, and hopefully we can give them something to cheer about at Chelsea.

"Before this, we win every game and this one we lost heavily, so it was not good for the team. Everyone is disappointed, but it is finished now and we need to think about Chelsea on Wednesday."

Newcastle play Manchester City and Everton to finish the season, so taking points in this game appears crucial for their Champions League aspirations.
 
soccerway.com


Gunter Netzer: Chelsea Memainkan Sepakbola Konyol

30 Apr 2012

koclokindoblog, 30 April 2012, Chelsea mengabaikan permainan menghibur demi menjadi juara.
Gunter Netzer, legenda Jerman, memperpanjang daftar komentator yang mengkritik taktik bertahan Chelsea di Liga Champions.

"Chelsea mengeliminasi Barcelona dengan permainan sepakbola konyol," ujar Netzer.

"Bayern Munich harus siap menghadapi kemungkinan Chelsea menggunakan taktik bertahan yang sama," lanjutnya.
Menurut Netzer, bagaimana mungkin klub Inggris mencapai final Liga Champions dengan permainan tak menarik. Chelsea, katanya, mengecewakan banyak pengamat sepakbola -- yang menginginkan permainan sepakbola menyerang.

Netzer hanya satu dari puluhan, atau mungkin ratusan, komentator yang mengecam keras permainan Chelsea. Ia yakin The Blues akan menggunakan cara yang sama untuk menjadi juara.

"Permainan Chelsea saat mengalahkan Barcelona menyakitkan untuk ditonton. Saya berharap tidak ada tim lain yang mengadopsi permainan ini," demikian Netzer.

Ia juga mengatakan tidak pernah mendukung filosofi yang hanya mengutamakan hasil, dan mengabaikan sepakbola sebagai sesuatu yang menghibur.

"Bagi saya, kombinasi sepakbola menghibur dan individual pemain akan selalu menjadi kunci sukses sebuah tim. Saya ingin Bayern memenangkan Liga Champions dengan cara seperti itu," Netzer mengakiri. 
 
goal.com


Scholes, Giggs longevity inspires Lampard

29 Apr 2012

koclokindoblog, 29 April 2012, Frank Lampard wants to emulate Manchester United's Paul Scholes and Ryan Giggs by continuing his career at Chelsea for several more years.

The 33-year-old revealed that he had considered a move to a foreign league previously, but is now looking to stay at Stamford Bridge, with contract talks set for the summer.

He told the Daily Mirror: "I love Chelsea and, ideally, I will be here longer than just one more season.

"I look at people like Paul Scholes and Ryan Giggs at Manchester United and see what they are still doing and I would love to do the same for Chelsea. I want to emulate them.

"I considered playing abroad three or four years ago. But I decided to be here at Chelsea for the long haul.

"You can see what can be achieved by players like John Terry and Steven Gerrard who have been one-club men. Talks are planned with the club in the summer and as long as they want me, I would be more than happy to continue.

"As you get that bit older, you can't play the same way as you did five or six years ago. But I still feel I can contribute. I still feel good and I feel fresh in training and I am enjoying my football as much as ever."

Chelsea take on QPR on Sunday with controversy already surrounding the clash at Stamford Bridge.

The pre-game handshake ceremony has been scrapped with Anton Ferdinand's lawyers suggesting they could have an effect on John Terry's court case for allegedly racially abusing the defender.

Lampard believes Chelsea will have to maintain their composure in order to pick up a much-needed win as they chase a place in the Premier League top four.

"We will need cool heads and concentrate on winning the three points," he said.

"It was a very hot atmosphere when we played there and their crowd were really up for it. It was very hostile. But we have to just set out targets on winning the three points.

"All the talk that will go on is not something for the players.

"There is a lot at stake for both clubs – they want to stay up and we want to get in that top four."
 
soccerway.com


Premier League preview: Chelsea vs QPR

28 Apr 2012

koclokindoblog, 28 April 2012, Queens Park Rangers' fight for survival in the English Premier League takes them to Stamford Bridge on Sunday where they meet Chelsea.

Impressive home form - QPR have won their last four fixtures at home, including wins over Arsenal and Tottenham - has seen Mark Hughes' side move out of the relegation zone.

But an 11-match winless run on the road means they are just one point above the relegation zone with three fixtures remaining.

And the first of those is no easy task as Hughes takes his men to sixth-placed Chelsea, who knocked Barcelona out of the UEFA Champions League at the semi-final stage on Tuesday.

"We've got to try to address our away form in the final two fixtures on the road," Hughes said in the build-up to Sunday's match.

"If we can be disciplined and understand what is required against Chelsea then we could get a positive result. It's a great London derby for the fans.

"It would be massive if we could get something positive from the trip to Stamford Bridge and then come back to Loftus Road for a huge game against Stoke."

Hughes believes victory at Chelsea - a side who they beat 1-0 in the reverse fixture in a match that was shrouded in controversy - will play a huge part in keeping the club safe from relegation.

The controversy that surrounded QPR's 1-0 win at Loftus Road in October came largely due the alleged racial comments John Terry made to Rangers defender Anton Ferdinand during the match.

Chelsea also finished the match with nine men, but the severity of Terry's alleged racial abuse will see him in court in July facing a criminal trial.

In the FA Cup meeting between the two sides in January, the traditional pre-match handshake was scrapped over fears that Ferdinand would reject any approach from Terry.

But the Premier League confirmed that the handshakes before the match would go ahead on Sunday, meaning that Ferdinand - and perhaps some of his QPR team-mates - are likely to refuse a handshake with the former England captain.

Chelsea will head into the match in a buoyant mood after their 2-2 draw at Camp Nou on Tuesday secured them a spot in the final of Europe's premier club competition, with Roberto Di Matteo's men to take on Bayern Munich in the May 19 showpiece.

Chelsea have lost just one of their last 15 matches in all competitions but will be without defenders Gary Cahill (hamstring) and Ryan Bertrand (calf) for Sunday's match, with David Luiz (hamstring) a 50-50 chance of playing.

QPR will be without midfield duo Alejandro Faurlin (knee) and Kieron Dyer (ankle) but other than that, have no injury concerns.
 
soccerway.com


Chelsea vs QPR Tanpa Jabat Tangan Antar Pemain

27 Apr 2012

koclokindoblog, 27 April 2012, London - Pertandingan Liga Primer Ingris antara Chelsea kontra Queens Park Rangers pada akhir pekan tidak akan diawali dengan tradisi jabat tangan antara para pemain dari kedua kesebelasan.

Keputusan tersebut diambil oleh otoritas Liga Primer sehubungan dengan kasus yang melibatkan kapten Chelsea John Terry dengan bek QPR Anton Ferdinand.

Terry telah didakwa atas tindakan rasisme terhadap Ferdinand bulan Oktober lalu dan kini dijadwalkan muncul di pengadilan pada bulan Juli setelah Piala Eropa 2012. Terry sendiri sudah menampik dakwaan tersebut.

Pada akhir pekan, Chelsea akan menjamu QPR di Stamford Bridge dalam lanjutan pertandingan Liga Primer. Hubungan antara Terry-Ferdinand pun ikut membayangi laga tersebut.

Spekulasi kemudian mulai merebak apakah Terry dan Ferdinand akan bersalaman di pertandingan tersebut. Pertanyaan kini terjawab sudah.

"Posisi Liga Primer di dalam jabat tangan sebelum pertandingan tetap konsisten. Dalam kondisi nornal itu mesti dilakukan," terang Liga Primer dalam pernyataan yang dikutip Reuters.

"Akan tetapi, setelah berdiskusi dengan Chelsea dan QPR mengenai konteks legal secara potensial dan khusus terkait John Terry dan Anton Ferdinand, keputusan sudah diambil untuk meniadakan kebiasaan bersalaman untuk partai hari Minggu itu," lanjut keterangan tersebut.

Di bulan Januari lalu, kedua kesebelasan juga berhadapan di babak empat Piala FA. Ketika itu, prosesi salaman juga ditiadakan.

sport.detik.com


Di Matteo Nyaris Sempurna, Bayar Masa Lalu di Camp Nou

25 Apr 2012

koclokindoblog, 25 April 2012, Barcelona - Chelsea di era Roberto di Matteo belum terkalahkan di Liga Champions musim ini. Sang manajer juga telah membalas luka masa lalunya di Camp Nou.

Pada pertandingan semifinal kedua di markas Barcelona, Rabu (25/4/2012) dinihari WIB, Chelsea menahan imbang tuan rumah 2-2, dan mereka menang 3-2 secara agregat. The Blues lolos ke final, seperti empat tahun lalu.

Di Matteo, yang statusnya cuma caretaker manager, sudah menjadi kunci keberhasilan timnya sejauh ini. Faktanya, dari lima pertandingan Chelsea di Eropa, mereka tak terkalahkan dan nyaris sempurna: menang empat kali, seri sekali.

Catatan lain soal Di Matteo, jika bisa memenangi Liga Champions, itu akan menjadi titel tertinggi dalam kariernya. Semasa jadi pemain, medali terbanyak ia kumpulkan bersama Chelsea, yaitu dua Piala FA, satu Piala Liga Inggris, satu Piala Winners, dan satu Piala Super Eropa.

Italiano 41 tahun kelahiran Swiss itu pernah bermain di Liga Champions di musim 1999/2000. Kiprah dia dan timnya dihentikan oleh Barcelona di Camp Nou pada 18 April 2000.

Setelah menang 3-1 di Stamford Bridge di leg pertama babak perempatfinal, Di Matteo dan "Si Biru" digebuk El Barca 1-5 di Catalan lewat perpanjangan waktu, dan mereka kalah agregat 4-6.

Maka, selain mengantarkan klub ke final, Di Matteo juga telah membayar cerita duka masa lalunya di Camp Nou.

Rapor Di Matteo di Liga Champions musim ini:

Chelsea 4-1 Napoli, 14 Maret, babak 16 besar
Benfica 0-1 Chelsea, 27 Maret, perempatfinal
Chelsea 2-1 Benfica, 4 April, perempatfinal
Chelsea 1-0 Barcelona, 18 April, semifinal
Barcelona 2-2 Chelsea, 24 April, semifinal

sport.detik.com


Champions League preview: Barcelona vs Chelsea

24 Apr 2012


koclokindoblog, 24 April 2012, The eyes of the world will turn to Camp Nou on Tuesday when Barcelona host Chelsea in the Champions League semi-finals.

Reigning champions Barca trail Chelsea 1-0 following their surprise defeat in the first leg at Stamford Bridge last Wednesday.

Chelsea have been well below their best for much of the season, and few observers gave them a chance of upsetting Pep Guardiola's team.

The home side did indeed see little of the ball during the 90 minutes, but somehow snatched a goal through veteran striker Didier Drogba just before the half-time whistle.

Alexis Sanchez and Pedro Rodriguez hit the woodwork for Barca, and Chelsea goalkeeper Petr Cech was called upon several times to deny the visitors.

Given the prize on offer, it would appear the coaches of both teams are prioritising Wednesday's return fixture over domestic considerations.

Chelsea's interim manager Roberto Di Matteo made a raft of changes for his team's visit to Arsenal in the English Premier League on Saturday, a match which ended in a 0-0 draw.

Meanwhile, Barca coach Pep Guardiola brought in Christian Tello and Thiago Alcantara, while leaving out Alexis Sanchez and Cesc Fabregas, for the Clasico at home to Real Madrid.

Jose Mourinho's Real emerged 2-1 winners from the crunch fixture, to open up a seven-point lead at the top of La Liga.

Those results mean Chelsea will be hard pressed to earn a place in next season's Champions League through a top-four finish, while Barca have effectively surrendered their Liga crown to Real.

So, with earning a place in the Champions League final now paramount to both clubs, this week's match looms as season-defining.

Drogba sat out the Arsenal draw with a minor knee complaint, but is likely to replace Fernando Torres in the Chelsea attack.

Ashley Cole, Frank Lampard, Raul Meireles, Juan Mata and John Obi Mikel could all return to the starting line-up, with Ryan Bertrand, Florent Malouda, Oriol Romeu, Daniel Sturridge and Michael Essien likely to step aside.

For Barca, Sanchez and Fabregas should come in for Tello and Alcantara.

Pedro and centre-back Gerard Pique, the latter reportedly out of favour with Guardiola, are also in contention for a place in Barca's starting 11.
 
soccerway.com


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.