Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label Oktovianus Maniani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Oktovianus Maniani. Tampilkan semua postingan

Indonesia vs Laos 1:1, Indonesia di Tahan Imbang

25 Nov 2012



Indonesia gagal meraih hasil maksimal di laga perdana Piala AFF 2012 grup B. Menghadapi Laos yang tak diunggulkan, skuad Garuda hanya mampu meraih hasil imbang 2-2. Raihan satu poin ini menjadi hasil terbaik Laos menghadapi Indonesia yang telah bertahan 43 tahun.

Tim Merah Putih memulai laga perdananya di Piala AFF 2012 yang digelar di Bukit Jalil National Stadium Malaysia dengan baik. Dalam 15 menit pertama, Indonesia mampu menciptakan tiga peluang matang melalui Irfan Bachdim dan Bambang Pamungkas. Sayang tidak ada yang berbuah gol.

Laos sendiri yang bermain lebih banyak menunggu di lini belakang mempunyai peluang pada menit ke-20. sebuah serangan dari Khampheng Sayavutthi berhasil menembus pertahanan Indonesia, beruntung kiper Endra Prasetya masih mampu mengantisipasi dengan baik.

Bencana bagi Indonesia datang pada menit ke-28. Sebuah pelanggaran Endra Prasetya kepada pemain Laos di dalam kotak penalti membuatnya harus mengakhiri pertandingan lebih dini. Indonesia pun mendapat hukuman penalti yang berhasil dieksekusi dengan baik oleh Khampheng Sayavutthi. Skor 1-0 untuk keunggulan Laos.

Hanya berselang empat menit, giliran pemain Laos Sopha Saysana yang mendapat kartu merah dari wasit akibat melanggar dengan keras Andik Vermansyah. Sepuluh pemain Laos melawan sepuluh pemain Indonesia.

Indonesia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-42. Serangan bertubi-tubi skuad Garuda akhirnya berhasil menemui sasaran saat sundulan Raphael Maitimo memanfaatkan bola rebound hasil tendangan pojok tak mampu dihalau oleh pertahanan Laos.

Di babak kedua, Indonesia tak mengendurkan serangan ke pertahanan Laos. Hanya menyisakan Bambang Pamungkas sebagai target man di depan dan menggeser posisi Irfan Bachdim di sisi sayap.

Pada menit ke-63 peluang datang dari tim Laos. Sebuah tendangan bebas dari luar kotak penalti Indonesia hampir saja mengubah kedudukan. Beruntung kiper pengganti Wahyu Tri Nugroho masih mampu menepis tendangan yang mengarah ke gawang skuad Garuda.

Laos yang mengandalkan serangan balik cepat beberapa kali membuat pertahanan Indonesia kalang kabut. Salah satunya adalah peluang pada menit ke-70 melalui Keoviengpheth Lithideth. Sayang gol pemain bernomor punggung 8 tersebut dianulir wasit karena lebih dahulu menyentuh bola dengan tangan.

Kecepatan pemain Laos kembali menjadi momok pertahanan Indonesia. Sebuah serangan pada menit ke-80 melalui kaki Keoviengpheth Lithideth kali ini sukses menembus gawang Wahyu Tri setelah melewati dua pemain bertahan Timnas. Laos pun sementara unggul 2-1.

Kembali tertinggal, Indonesia terus berupaya untuk menyamakan kedudukan. Upaya tersebut akhirnya berhasil setelah Vendry Mofu sukses memaksimalkan bola rebound dari tendangan Andik pada menit ke-90.

Berhasil menyamakan kedudukan, Indonesia semakin gencar memberikan tekanan ke pertahanan Laos. Namun hingga pertandingan berakhir skor imbang 2-2 tetap bertahan.

Dengan hasil ini, maka Indonesia dan Laos sama-sama meraih satu poin di Piala AFF grup B. Hasil ini juga menjadi hasil terbaik pertama bagi Laos dari tujuh pertemuannya dengan Indonesia sejak 1969.

Susunan pemain

Indonesia: Endra Prasetya, Raphael Maitimo, Handi Ramdhan (Fachruddin Aryanto 71') , Wahyu Wijiastanto, Novan Setyo Sasongko, Andik Vermansyah, Tonnie Cusell, Muhammad Taufiq, Oktovianus Maniani (Wahyu Tri Nugroho 29'), Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas (Vendry Mofu 65').

Laos: Sengphachan Bounthisanh, Phattana Syvilay, Ketsada Souksavanh, Khampoumy Hanevilay, Kovanh Namthavixay, Viengsavanh Sayyaboun (Kanlaya Sysomvang 88'), Soukaphone Vongchiengkam, Sopha Saysana, Visay Phaphouvanin (Khonesavanh Sihavong 73'), Vilayout Sayyabounsou (Keoviengpheht Lithideth 32'), Khampheng Sayavutth.
bola.net





Oktovianus Maniani Siap Lawan Upaya Hukum Persiram Raja Ampat

12 Mei 2012

Oktovianus Maniani siap menerima konsekuensi atas tindakannya kabur dari Persiram Raja Ampat tanpa izin.
Oktovianus Maniani mengaku siap melawan upaya hukum dari klubnya, Persiram Raja Ampat, terkait dengan keputusannya untuk meninggalkan klub tanpa izin agar dapat bergabung dengan tim nasional Indonesia asuhan Nil Maizar.

Seperti yang diketahui, pemain berusia 22 tahun tersebut kabur dari Persiram, klub Superliga Indonesia (ISL) yang sedang sibuk menjalani kompetisi, untuk bergabung dengan timnas yang dipersiapkan guna mengikuti turnamen Al Nakbah di Palestina.
"Semuanya memang ada konsekuensinya. Jika klub akan menempuh upaya hukum kami juga siap," tegas Okto.

Okto menyatakan kehadirannya di timnas bukan atas nama ISL ataupun Indonesia Premier League (IPL). Oleh karena itu, ia tidak mengkhawatirkan nasib kontraknya di Persiram. "Untuk masalah kontrak itu urusan manajer," ujarnya.

goal.com


Okto: Saya Ingin Bela Negara

koclokindoblog, 12 Mei 2012, Bantul - Oktovianus Maniani tampil membela timnas Indonesia dalam laga ujicoba melawan Persiba Bantul yg berkesudahan 1-1. Ia mengaku siap menanggung risiko "kabur" dari klubnya.

Okto akhirnya bergabung dengan training camp di Yogyakarta dalam rangka persiapan Indonesia untuk mengikuti turnamen internasional Al-Nakbah di Palestina tengah bulan ini. Namun keputusan pemain berusia 22 tahun itu mendapat kecaman dari klubnya, Persiram Raja Ampat, karena Okto tidak meminta ijin terlebih dahulu ke klub.

Meski demikian, Okto tak merasa menyesal telah mengambil keputusan yang ditentang oleh klubnya itu. Baginya, ia hanya memenuhi panggilan untuk membela negara dan karena itu ia siap menanggung segala risiko yang akan diterimanya.

"Saya berani menanggung apapun risikonya. Yang penting saya melakukannya demi bangsa dan negara. Sebagai pemain saya ingin membela negara saya. Saya siap kalau mau diproses secara hukum," ujar Okto seusai pertandingan.

"Saya masih ingin membela timnas. Saya siap menerima apapun yang terjadi. Kalau soal pemutusan kontrak, itu urusan saya dengan manajer. Saya hanya melakukan ini demi negara."

Dalam ujicoba yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (11/5/2012) sore WIB, timnas bermain imbang 1-1. Timnas lebih dulu mencetak gol melalui M. Nur Iskandar di menit 35, tapi Persiba membalasnya lewat Busari di menit 55.

Ini adalah ujicoba ketiga yang dijalani tim "Merah Putih" dalam persiapan untuk tampil di turnamen internasional Al-Nakbah. Sebelumnya timnas menang 8-0 dari PPSM Magelang dan 6-0 atas Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

sport.detik.com



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.