Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label Indonesia Selection. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia Selection. Tampilkan semua postingan

Dikalahkan Valencia, Nil Tetap Bangga dengan Para Pemain

5 Agu 2012

Jakarta - Pelatih timnas Indonesia, Nil Maizar, tak terlalu kecewa meskipun timnya kalah telak dari Valencia. Menurut Nil, dengan segala kondisi yang ada, para pemainnya sudah membuatnya bangga.

Timnas--yang menggunakan nama Indonesia Selection dalam laga ini--tak bisa berbuat banyak saat menjajal Valencia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (4/8/2012) malam WIB. Bambang Pamungkas dkk. takluk lima gol tanpa balas.

Nil menilai timnya memang kalah kelas dari Los Che. Selain itu, dalam kondisi puasa, persiapan anak asuhnya juga tak terlalu maksimal.

"Ini pengalaman buat tim nasional. Banyak pelajaran yang kita dapat dari Valencia, baik itu cara bermain, taktik dan strategi, pergerakan pemain, semuanya," ungkap Nil.

"Kalau 0-5 kita rasa wajar karena kualitas mereka yang sangat baik. Tapi, saya salut dengan perjuangan anak-anak. Saya bangga dengan para pemain saya. Meski dalam keadaan puasa, letih, tapi demi 'Merah Putih' mereka tetap bermain," imbuhnya.

"Mudah-mudahan ke depannya kita akan lebih banyak belajar lagi dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal," kata Nil.

Pernyataan senada diungkapkan oleh pemain yang baru saja pensiun dari timnas, Bima Sakti. Bima berharap timnas akan membaik di waktu mendatang.

"Ini pelajaran berharga buat kita. Mudah-mudahan ini menjadi titik awal perkembangan sepakbola kita yang lebih baik ke depan karena timnas bukan hanya untuk ujicoba ini, tapi untuk Piala AFF," ujar Bima.

"Dengan bersatunya pemain-pemain ISL dan IPL, semoga bisa membangun timnas lebih baik lagi ke depan," tuturnya.

detikSport


Indonesia Selection 0 - Valencia 5

Jakarta - Indonesia Selection gagal memetik hasil bagus kala menjamu Valencia dalam laga ujicoba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (4/8/2012). Indonesia Selection takluk 0-5 pada laga tersebut.

Pada pertandingan tersebut, Valencia bahkan mampu mencetak tiga buah gol dalam tempo kurang dari 30 menit. Ketiga gol tersebut dicetak oleh Pablo Piatti, Francisco Alcacer, dan Ricardo Costa.

Gol Piatti tercipta ketika pertandingan baru berjalan empat menit dengan diawali operan satu-dua para pemain Valencia di depan kotak penalti Indonesia. Bola kemudian berada di sisi kiri sebelum dikirim ke depan gawang yang dikawal Wahyu Tri Nugroho. Piatti kemudian dengan tenang menyelesaikannya lewat sepakan kaki kiri.

Alcacer kemudian menggandakan keunggulan tim tamu pada menit ke-12. Ia bebas berdiri di tengah-tengah barisan pertahanan Indonesia, lepas dari jebakan offside, dan menerima umpan terobosan yang dikirimkan kepadanya. Alacacer, yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Wahyu, mudah saja menceploskan bola ke dalam gawang.

Gawang Indonesia kemudian bobol lagi di menit ke-25. Kali ini, umpan lambung dari sisi kanan diterima dengan sundulan oleh Ricardo Costa yang tak terkawal di dalam kotak penalti. Gol tersebut menjadi gol terakhir di babak pertama.

Indonesia sebenarnya sempat mendapatkan peluang bagus melalui Patrich Wanggai di awal-awal babak pertama. Namun, tendangan pemain bernomor punggung 27 itu masih bisa ditangkap oleh Diego Alves.

Di babak kedua, Valencia menambah dua gol lagi. Satu dari Alcacer--gol keduanya dalam laga ini--, sementara yang lainnya dari Pablo Hernandez.

Gol Hernandez tercipta di menit ke-50 setelah dirinya melakukan tusukan dari sayap kiri, dan tak mendapatkan gadangan dari satu pemain pun. Ia kemudian melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti dan Wahyu tak mampu menghalaunya.

Terakhir, Alcacer menyempurnakan kemenangan Valencia setelah menerima umpan silang dari sisi kanan pada menit ke-55. Tendangannya ke arah pojok bawah gawang lagi-lagi tak mampu dibendung Wahyu.

Indonesia menurunkan beberapa pemain senior dalam laga ini, seperti M. Ridwan, Firman Utina, Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, hingga Bima Sakti. Baru di babak kedua, satu per satu beberapa dari pemain-pemain itu diganti--Bima sendiri baru bermain di babak kedua.

Laga ini, seperti disebutkan pelatih Nil Maizar, dimaksudkan sebagai salah satu laga ujicoba jelang perhelatan Piala AFF yang akan berlangsung akhir tahun ini.

detikSport


Hasil Tur Inter di Indonesia: Indonesia 2 - 4 Inter Milan

26 Mei 2012

Indonesia harus mengakui kematangan tim Inter Milan setelah melewati pertandingan 90 menit dan berakhir dengan skor 2 - 4.Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 26 Mei 2012 malam WIB, Indonesia turun dengan tim yang berisikan dua legenda nasional, Kurniawan Dwi Yulianto dan Bima Sakti. Bima bermain sebagai starter, sementara Kurniawan ada di bangku cadangan. Pelatih Nil Maizar juga memainkan Patrich Wanggai dan Ferdinand Sinaga sejak awal.

Dari kubu Inter, Stramaccioni memainkan Javier Zanetti, namun memberikan ban kapten kepada Ivan Cordoba yang bakal berpisah dengan tim karena gantung sepatu. Stramaccioni juga memasukkan Maicon, Esteban Cambiasso, Diego Milito, dan Phillipe Coutinho di starting XI. Coutinho tampil brilian.

Ia membuka keunggulan Inter ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Berawal dari bola yang diberikan Jonathan, Maicon melepaskan sebuah tembakan dari luar kotak penalti. Namun, tembakan Maicon masih bisa dihalau pertahanan Indonesia. Bola muntah kemudian jatuh di kaki Coutinho yang langsung melepaskan tembakan ke sudut bawah sebelah kanan gawang Markus Harrison.

Namun, keunggulan Inter hanya bertahan tujuh menit. Dengan dimotori oleh Okto Maniani dan Ellie Aiboy, Indonesia kerap menekan dari sisi lapangan. Okto kemudian menjadi salah satu aktor dari hadirnya gol pertama Indonesia. Umpan silangnya dari sisi kiri gagal dibuang dengan sempurna oleh Cambiasso. Imbasnya, Patrich Wanggai yang berada di luar kotak penalti leluasa melepaskan tembakan jarak jauh. Gawang Paolo Orlandoni bobol.

Selanjutnya, Inter mengurung pertahanan Indonesia. Mereka kerap melakukan serangan dari sisi kanan yang ditempati Maicon dan Jonathan. Diego Michiels pun harus bekerja keras. La Beneamata juga kerap memanfaatkan longgarnya pertahanan Indonesia dengan umpan-umpan terobosan atau umpan jauh. Sial bagi mereka, beberapa peluang mentah lantaran penyelesaian akhir kurang baik atau ditepis Markus.

Inter akhirnya unggul ketika pertandingan memasuki menit 42. Umpan Jonathan langsung disambut oleh Milito dan langsung melakukan operan satu-dua dengan Coutinho, sebelum nama yang disebut terakhir menceploskan bola ke gawang Markus dengan tenang. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 2-1 untuk Inter.

Di babak kedua, dominasi Inter kian kentara. Sementara pertahanan Indonesia masih longgar dan kerap dieksploitasi dengan cara yang sama seperti di babak pertama. Giampaolo Pazzini, yang masuk menggantikan Samuele Longo di babak kedua, mencetak dua gol. Gol pertamanya hadir juga dengan diawali umpan lob dari Cambiasso.

Menerima bola dari Cambiasso yang berada di sisi kiri, penyerang yang mengenakan nomor 7 itu langsung melakukan sontekan untuk menaklukkan Markus. Kiper berkepala plontos itu pun hanya bisa pasrah menyaksikan gawangnya kemasukan lagi.

Pazzini membuat gol keduanya di menit ke-74 setelah menerima umpan terobosan dari Milito. Serbuannya gagal ditahan bek-bek Indonesia sehingga ia dengan mudah melepaskan tendangan ke gawang Markus.

Indonesia akhirnya memperkecil skor lewat Yoshua Pahabol di menit ke-92. Gol tersebut diawali dengan aksi ciamik Valentino yang melakukan tusukan dari sisi kiri. Ia merangsek hingga ke dalam kotak penalti sebelum akhirnya melepaskan umpan ke depan gawang Inter. Yang selanjutnya terjadi adalah "text-book"; Pahabol menyelesaikannya dengan satu sontekan.

Pertandingan berakhir tak lama setelahnya. Zanetti pun berkeliling stadion untuk menyapa sekaligus berterima kasih kepada pendukung Inter di Indonesia.

Susunan Pemain:

Indonesia Selection: 12-Markus Harisson (22-Syamsidar 77), 4-Diego Michiels, 14-Abdul Rahman, 17-Hari Saputra (18-Valentino 82), 21-Hengky Ardiles (15-M Bachtiar 72), 8-Ellie Aiboy (10-Kurniawan Dwi Yulianto 53), 11-Bima Sakti, 13-Lucky Wahyu (7-Busari 42), 23-Okto Maniani (6-Yoshua Pahabol 78), 3-Ferdinand Sinaga (9-Irfan Bachdim 30), 5-Patrich Wanggai (25-Titus Bonai 56).

Inter Milan: 21-Paolo Orlandoni (12-Luca Castellazzi 45), 2-Ivan Cordoba, 4-Javier Zanetti (48-Lorenzo Crisetig 90), 13-Maicon, 25-Walter Samuel (24-Paolo Hernan Dellafiore 59), 42-Jonathan (34-Cristiano Biraghi 69), 17-Angelo Palombo (18-Andrea Poli 45), 19-Esteban Cambiasso, 29-Coutinho, 22-Diego Milito, 81-Samuele Longo (7-Giampaolo Pazzini 45).


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.