Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
News Update :

Infolinks InText

AFF

Sepakbola Indonesia

MotoGP

Tampilkan postingan dengan label Bambang Pamungkas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bambang Pamungkas. Tampilkan semua postingan

Timnas Indonesia Gelar Latihan Setelah Tiba di Malaysia

21 Nov 2012


Usai mendarat di Malaysia, Timnas Indonesia rencananya menggelar latihan ringan guna memantapkan diri bermain pada ajang Piala AFF 2012 di Stadion Bukit Jalil Malaysia, 24 November hingga 1 Desember. Hal ini diungkapkan oleh pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar sesaat sebelum bertolak ke Malaysia.

"Memang benar. Kami akan langsung menjalani latihan ringan, untuk peregangan otot saja," ucap Nil di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Rabu (21/11), sesaat sebelum bertolak ke Malaysia.

Menurut dia, latihan peregangan hanya dilakukan pada hari ini saja. Selanjutnya pelatihan dengan program terjadwal seperti di Tanah Air akan kembali diberikan kepada Irfan Bachdim dan kawan-kawan.

"Besok, Kamis (22/11), latihan dilakukan pagi sore, dan untuk Jumat dan Sabtu latihan hanya pagi saja," imbuh mantan pelatih Semen Padang ini.

Menghadapi Piala AFF 2012 ini, timnas diperkuat pemain dari beberapa kompetisi termasuk pemain naturalisasi. Meski Raphael Maitimo masih terganjal administrasi kewarganegaraan, namun Nil memutuskan untuk membawanya ke Malaysia. "Saya dengar prosesnya sudah sekitar 90 persen. Tinggal menunggu pernyataan dari Kedubes Belanda saja. Selanjutnya diproses," imbuh Nil kala dihubungi waktu itu.

Dengan dibawanya semua pemain naturalisasi itu ke Malaysia, maka tidak ada pemain yang ditinggal di Indonesia. Kondisi ini berbeda dengan pernyataan Manajer Timnas Habil Marati di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Selasa (20/11). Menurut Habil, Maitimo ditinggal di Jakarta hingga proses administrasi kewarganegaraannya tuntas.

Timnas Garuda pada Piala AFF 2012 tergabung di Grup B dan akan menjalani pertandingan pertama melawan Laos pada Minggu (25/11). Selanjutnya timnas Garuda akan ditantang Singapura pada Rabu (28/11) dan di pertandingan terakhir, Indonesia akan berhadapan dengan tuan rumah Malaysia, Sabtu (01/12)

bola.net

Indonesia Menang Lawan Timor Leste 1:0

14 Nov 2012



Timnas Indonesia menumbangkan tamunya Timor Leste 1:0 dalam laga persahabatan menghadapi AFF dalam waktu dekat ini. Gol di ciptakan oleh Bambang Pamungkas setelah mendapat umpan cantik dari rekanya Van Baukering, pemain Naturalisasi asal belanda.
jalanya pertandingan:Shot on goal pertama didapat Timor Leste pada menit 12. Leandro melepaskan tembakan keras yang masih bisa diblok oleh Endra Prasetya.

Indonesia kemudian balas mengancam lewat aksi Bepe. Tetapi tendangan kerasnya dari depan kotak penalti masih bisa dihentikan kiper Emerson.

Ellie Aiboy ganti mencatatkan peluang buat Indonesia melalui sebuah serangan di menit ke-32. Umpan lambung Novan Setya Sasongko berhasil disundul Ellie di depan gawang Timor Leste, tapi masih lemah.

Lima menit sebelum turun minum, kiper Endra kembali diuji melalui shot on goal kedua dari Timor Leste. Bola bisa ditangkap, kedudukan 0-0 pada prosesnya menyudahi babak pertama.

Indonesia langsung menekan di awal babak kedua. Sebuah umpan silang dari sisi kanan pada menit 47 mengarah ke Bepe yang tidak terkawal di depan gawang. Ia mengontrol bola dengan baik lalu menyepaknya, meski masih bisa diamankan kiper.

Peluang Indonesia berikutnya kembali dibuat Bepe, tiga menit berselang dari kans sebelumnya. Kali ini ia melakukan diving header dan mengirim bola melaju deras, meski arahnya masih menyamping dari sasaran.

Peluang berikutnya dari Indonesia hadir pada menit 57. Diawali dari serangan cepat, bola dioper Elie ke Okto di sayap kiri. Setelah itu Okto melepaskan umpan silang yang disambut Vendry Mofu dengan tandukan. Bola masih melayang di atas mistar.

Dua menit berselang, giliran Irfan melepaskan tendangan keras ke arah gawang usai memanfaatkan bola liar. Tapi bola masih bisa dibendung kiper.

Indonesia memimpin pada menit 67. Di kotak penalti, Jhonny Van Beukering, yang masuk menggantikan Elie pada menit 58, melepaskan umpan menyusur tanah ke arah tiang jauh. Kiper gagal menghalau dan Bepe sukses menyambar bola.


Inilah susunan pemain dari masing-masing Tim:
 Indonesia: Endra Prasetya, Nopendi, Wahyu Wijiastanto, Hamdi Ramdan, Novan, Elie Aiboy (C), Vendry Mofu, Tony Cusell, Oktovianus, Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas
Cadangan: Wahyu Tri, Valentino, Arthur Irawan, Taufiq, Cornelius Gedy, Andik Vermansyah, Samsul Arif, Rahmat, Van Beukering
Timor Leste: Emerson; Raul Diaz, Ramon, Wellinto Rocha, Raimundo; Paulo Ribeiro, Jesse Fernando, Adelino, Jose Vide, Nicolau; Leandro
Cadangan: Oligario, Jose Carlos, Ramos Saozinho, Joao Paulo, Marcos Morais, Jose Martins


Pemain Naturalisasi Makin Padu

10 Nov 2012



Pada latihan Training Centre (TC), Timnas Sabtu (10/11), Andik Vermansyah dkk berlatih dengan menggelar simulasi pertandingan 11 melawan 11 dan menggunakan waktu normal, 2x45 menit.


Timnas dibagi ke dalam dua tim. Tim A menggunakan kostum merah-putih, sedangkan Tim B menggunakan kostum putih-hijau. Tim A ditangani oleh Nil Maizar, sedangkan Tim B ditangani oleh Fabio.

Kedua tim menampilkan permainan terbaiknya sejak menit-menit pertama. Pada babak pertama, skor berakhir imbang, 1-1. Johnny Van Beukering dan Bambang Pamungkas menjadi pencetak gol di babak pertama.

Pada babak kedua, para pemain dirotasi dan dikombinasikan ulang. Trio naturalisasi asal Belanda yang awalnya bermain bersama Tim B, ikut dirotasi. Johnny Van Beukering dan Tonnie Cusell diplot di Tim A, sedangkan Raphael Guilermo tetap berada di Tim B. Termasuk, Bambang Pamungkas pun juga dirotasi ke Tim B.

Pemain asal klub Espanyol B, Arthur Irawan terlihat belum menyatu dan sepanjang pertandingan performanya masih belum terlihat maksimal.

Memasuki babak kedua, Bambang Pamungkas kembali mencetak gol untuk Tim B. Tidak lama berselang, dibalas dengan gol dari Vendry Mofu yang memperkuat Tim A.

"Secara keseluruhan, Tonnie Cusell, Raphael Guilermo, Johnny Van Beukering, dan Arthur Irawan, memiliki kualitas yang cukup baik. Keempatnya patut diperhitungkan untuk masuk ke dalam skuad utama," ujar Nil Maizar uai laga.

"Mereka juga memiliki strategi secara cepat dan bermain dengan karakter masing-masing. Sehingga, kita memiliki banyak pilihan pemain," sambungnya.

Nil kembali mengatakan, bahwa keempat masih membutuhkan waktu adaptasi dengan tim dan suhu udara di Jakarta.

"Dampaknya, Arthur tidak bermain dengan maksimal. Hal sama juga terjadi pada Johnny, yang mengeluh dengan udara panas. Ke depannya, saya berharap mereka dapat menyesuaikan diri dan memberikan seluruh kemampuannya," pungkasnya

bola.net

Artikel Bambang Pamungkas di Situs Resmi Fifa

13 Jun 2012

Jakarta - Bambang Pamungkas sudah menjadi salah satu ikon dalam sejarah sepakbola Indonesia. Situs resmi FIFA hari ini memunculkan artikel tentang penyerang Persija Jakarta itu di situs resminya.

Panggilan akrabnya 'Bepe'. Di akun jejaring sosial Twitter, "pengikut"-nya hampir tiga juta orang. Dalam 83 penampilannya untuk tim nasional Indonesia, ia berhasil mencetak 37 gol. Bepe kecil bercita-cita menjadi guru, bukan pesepakbola seperti sekarang.

Tetapi, nasib adalah kesunyian masing-masing. Lewat sepakbola, ia menjadi mercusuar inspirasi bagi banyak pemuda di negeri yang memiliki 1.128 suku ini. Dia adalah: Bambang Pamungkas.

Berikut adalah petikan wawancaranya dengan FIFA:

"Awalnya tidak pernah terlintas dalam pikiran saya untuk menjadi pemain sepak bola. Mimpi saya adalah menjadi guru."

"Pada ulang tahun saya yang kedelapan ayah memberi saya sepasang sepatu bola, sejak itu saya ingin menjadi pesepakbola."

Kurniawan Dwi Julianto dan Paul Gascoine adalah dua pesepakbola yang menjadi inspirasi bagi Bepe. "Saya bermain sebagai gelandang serang ketika di awal karir dan menurut saya Paul Gascoigne adalah seorang jenius di era itu," ia berpendapat.

Dan untuk Kurniawan DJ, ia berkata, "Hampir semua remaja menganggapnya sebagai idola, termasuk saya. Pada tahun 2000, kami bermain bersama di timnas dan itu mimpi yang menjadi kenyataan."

Karirnya di Liga Indonesia diawali saat dia bergabung dengan Persija Jakarta pada tahun 1999. Musim pertamanya sensasional: ia mencetak 24 gol dalam 30 pertandingan yang membuatnya menjadi topskor liga musim itu. Selain memiliki motivasi tinggi saat itu, Bepe juga bicara perihal teknik.

"Saat itu saya sangat termotivasi untuk membuktikan bahwa saya pantas untuk bersaing dengan semua striker top di Indonesia," katanya. "Di sisi lain, mungkin pemain bertahan saat itu tidak terbiasa dengan gaya bermain saya, jadi mungkin agak sulit untuk bermain melawan saya."

Kemampuan Bepe mencetak gol menarik minat klub asing. Ia lantas menjalani pelatihan bersama dua klub Jerman, Borussia Monchengladbach dan Cologne. Setelah itu klub divisi Belanda ketiga EHD Norad menawarinya kontrak bermain. Bepe setuju. Meski bermain hanya dalam jangka pendek, Bepe mengaku senang dengan pengalaman tersebut.

"Salah satu momen paling penting dalam karir saya adalah ketika saya di Belanda," ujarnya. "Saya belajar banyak tentang bagaimana hidup sebagai pemain sepakbola profesional. Sayangnya, cuaca dingin membuat saya agak sulit untuk beradaptasi. Tapi, karakter saya banyak terbentuk selama di sana."

Ia kembali ke Indonesia dan memenangkan gelar liga dengan Persija Jakarta. Pada tahun 2005, Bepe mendapat tawaran untuk bergabung Selangor FC, salah satu klub papan atas di Liga Malaysia.

Musim pertama, musim luar biasa: Bepe berhasil mencetak 41 gol dalam 43 pertandingan, memenangi treble domestik, tidak pernah megalami cedera, dan tidak mendapat satu pun kartu kuning.

Tahun 2007 ia kembali ke Persija. Tawaran dari klub asing kembali datang kepadanya. Adalah Wellington Phoenix, salah satu klub Selandia Baru yang hendak memakai jasanya pada tahun 2010. Tetapi Bepe menampik pergi.

"Sekali lagi, cuaca dingin di Selandia Baru membuat saya berpikir dua kali, karena akan sulit bagi saya dan keluarga saya tinggal di sana. Mungkin masih akan ada kemungkinan bagi saya untuk bermain di Asia Tenggara."

Debut internasional pemain kelahiran Semarang, 10 Juni 1980 ini dimulai saat usianya masih 18 tahun. Kala itu, lawan yang dihadapinya adalah Lithuania. Ia mengaku, dalam usia semuda itu, tekanan terasa jauh lebih berat.

"Tekanan tersebut sangat berat. Jika saya tak mampu mengontrol diri, bisa jadi saya menjadi besar kepala dan lupa bahwa perjalanan masih sangat panjang."

Untuk urusan gol dan penampilan di tim nasional, Bepe adalah yang terbaik. Tetapi ia mengerti, rekor pribadi tak berarti tanpa trofi. Untuk itu, ia menegaskan bahwa hanya akan pensiun jika telah mendapatkan piala dengan timnas Indonesia.

"Segala rekor saya tak ada artinya jika saya tak meraih trofi," katanya. "Sebuah trofi penting bagi Indonesia dan akan menjadi akhir yang manis sebelum saya pensiun. "

Ketika ditanya apa yang akan dilakukannya sepuluh tahun mendatang, Bepe masih belum memikirkannya, "Mungkin aku akan menjadi pelatih, atau mungkin cukup menghabiskan diri di kamar dengan laptop dan segelas kopi sebagai penulis. Atau menjadi koki! Jamie Oliver adalah koki favorit saya. Gaya memasaknya ekspresif dan inovatif. "

Belum lama ini Bepe berulang tahun ke-32. Dengan usia yang tak lagi muda, Bepe menitip pesan untuk Indonesia yang dicintainya ini:

"Suatu hari bisa jadi kalian semua menggantikan saya, jadi persiapkan diri sebaik mungkin. Jangan pernah berhenti bermimpi."
 
sport detik


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© Copyright Sport,Music,Tourism, Business, Game 2012 | Design by koclok | Published by koclokindoblog| Powered by Blogger.com.